Dalam dunia game shooter yang didominasi oleh perspektif orang pertama (FPS), kehadiran Rogue Company membawa warna berbeda dengan pendekatan third-person shooter (TPS) yang menggabungkan elemen taktis, kerja sama tim, serta karakter unik bergaya hero shooter. Dikembangkan oleh First Watch Games dan diterbitkan oleh Hi-Rez Studios, Rogue Company hadir sebagai game free-to-play yang dapat dimainkan di berbagai platform, termasuk PC, PlayStation, dan Xbox, dengan dukungan cross-play dan cross-progression.
Sejak perilisannya, Rogue Company berhasil menarik jutaan pemain berkat gameplay yang cepat, desain karakter yang menarik, serta konsep pertandingan berbasis objektif yang menuntut strategi dan komunikasi tim yang solid.
Konsep dan Latar Cerita

Rogue Company mengambil tema dunia modern dengan sentuhan fiksi, di mana pemain berperan sebagai agen elit bernama Rogues. Mereka adalah tentara bayaran profesional yang bekerja di luar sistem pemerintahan, menangani misi-misi berbahaya yang tidak bisa dilakukan oleh lembaga resmi.
Slogan game ini, “Save the day. Look good. Get paid.”, mencerminkan gaya Rogue Company: penuh aksi, penuh gaya, dan berorientasi pada profesionalisme para Rogue. Meskipun bukan game yang menonjolkan cerita single-player, latar belakang dunia dan karakter tetap dikembangkan melalui lore, event, serta deskripsi setiap Rogue.
Gameplay dan Mekanisme Utama
Perspektif Third-Person yang Taktis
Salah satu ciri utama Rogue Company adalah penggunaan kamera third-person. Perspektif ini memberikan keuntungan taktis, seperti kemampuan mengintip di balik tembok (corner peeking) dan memanfaatkan cover secara lebih efektif. Hal ini membuat permainan terasa lebih strategis dibandingkan shooter FPS tradisional.

Sistem Round-Based
Pertandingan dalam Rogue Company umumnya berbasis ronde. Setiap ronde dimulai dengan pemain terjun dari pesawat ke area map, lalu melanjutkan dengan fase pembelian senjata dan perlengkapan. Pemain menggunakan uang yang diperoleh dari ronde sebelumnya untuk membeli:
Senjata utama (rifle, SMG, sniper, shotgun, dll)
Senjata sekunder
Gadget (granat, flashbang, dll)
Perks (kemampuan pasif untuk meningkatkan performa)
Sistem ini mirip dengan game taktis seperti Counter-Strike atau Valorant, namun dengan gaya TPS dan karakter hero.
Down But Not Out
Berbeda dengan banyak shooter lain, Rogue Company menggunakan sistem downed. Saat pemain terkena tembakan hingga HP habis, mereka tidak langsung mati, tetapi jatuh dalam kondisi downed. Rekan satu tim masih bisa melakukan revive, sehingga kerja sama tim menjadi sangat penting.
Karakter (Rogues) dan Peran
Salah satu daya tarik terbesar Rogue Company adalah daftar karakter unik yang disebut Rogues. Setiap Rogue memiliki:
Ability aktif (kemampuan khusus)
Passive ability (kemampuan pasif)
Loadout senjata yang berbeda
Peran tertentu dalam tim
Beberapa kategori peran antara lain:

Duelist – Fokus pada serangan dan eliminasi musuh. Cocok untuk pemain agresif.
Support – Membantu tim dengan heal, revive lebih cepat, atau utilitas defensif.
Defender – Menguasai area dan menahan pergerakan musuh.
Intel – Mengumpulkan informasi posisi musuh.
Keberagaman Rogue membuat komposisi tim menjadi faktor penting. Tim yang seimbang biasanya memiliki kombinasi attacker, support, dan intel untuk hasil optimal.
Mode Permainan
Rogue Company menawarkan berbagai mode yang berfokus pada objektif, di antaranya:
- Demolition
Mode 4v4 klasik di mana satu tim bertugas menanam bom, sementara tim lain bertahan dan mencegah penanaman. Mode ini sangat mirip dengan mode bomb defusal di game taktis lainnya.

- Strikeout
Mode yang lebih kasual dengan sistem respawn terbatas. Tim yang menghabiskan respawn lawan lebih dulu akan menang. Mode ini populer untuk pemain yang ingin aksi cepat.
- Extraction
Mode berbasis hack objective, di mana satu tim mencoba mengaktifkan alat, dan tim lain berusaha menghentikannya.
- Team Deathmatch (TDM)
Mode 6v6 yang lebih santai, fokus pada eliminasi tanpa terlalu banyak elemen taktis.
Keberadaan berbagai mode ini membuat Rogue Company cocok untuk pemain kompetitif maupun pemain kasual.

Desain Map dan Visual
Map dalam Rogue Company dirancang dengan fokus pada:
Banyak cover (tembok, kotak, objek)
Jalur flank
Area tinggi untuk posisi strategis
Desain ini mendukung gameplay taktis dan memaksa pemain untuk berpikir soal positioning. Secara visual, game ini menggunakan Unreal Engine, menghasilkan tampilan yang cukup detail, dengan gaya semi-realistis dan sentuhan arcade.
Sistem Monetisasi

Sebagai game free-to-play, Rogue Company menggunakan model monetisasi melalui:
Skin karakter
Skin senjata
Battle Pass
Emote dan kosmetik lainnya
Yang menarik, semua Rogue dapat dibuka melalui gameplay tanpa harus membayar, meskipun pembelian dengan uang asli dapat mempercepat proses. Hal ini membuat Rogue Company relatif ramah bagi pemain gratisan (free-to-play friendly).
Komunitas dan Perkembangan
Rogue Company sempat mencapai popularitas tinggi dengan jutaan pemain. Namun, seperti banyak game live-service, komunitasnya mengalami pasang surut. Beberapa pemain memuji gameplay yang solid dan unik, sementara yang lain mengkritik soal:

Update yang melambat
Masalah bug
Isu balancing
Penurunan jumlah pemain aktif
Meski demikian, Rogue Company tetap memiliki basis penggemar setia yang menghargai gameplay TPS taktis yang jarang ditemukan di game lain.
Kelebihan Rogue Company
Beberapa keunggulan utama Rogue Company antara lain:
Perspektif third-person yang unik untuk game taktis
Karakter (Rogues) dengan kemampuan menarik
Sistem revive yang mendorong kerja sama tim
Cross-play dan cross-progression

Gratis dimainkan (free-to-play)
Kekurangan Rogue Company
Di sisi lain, game ini juga memiliki beberapa kekurangan:
Update konten yang tidak selalu konsisten
Masalah teknis dan bug di beberapa platform
Basis pemain yang fluktuatif
Kurangnya mode atau inovasi besar dalam jangka panjang
Kesimpulan
Rogue Company adalah game third-person shooter taktis yang menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan FPS tradisional. Dengan kombinasi gameplay berbasis objektif, karakter hero dengan kemampuan unik, serta sistem ekonomi ala game taktis, Rogue Company berhasil menciptakan identitasnya sendiri.
Bagi pemain yang mencari shooter dengan sudut pandang berbeda, fokus pada kerja sama tim, dan gaya visual yang stylish, Rogue Company tetap menjadi pilihan menarik untuk dicoba. Meskipun menghadapi tantangan sebagai game live-service, fondasi gameplay yang kuat membuat Rogue Company masih relevan dan layak dimainkan, terutama bagi penggemar TPS kompetitif.

