SEPUTAR DUNIA GAME
SEPUTAR DUNIA GAME

Industri game survival terus berkembang dengan menghadirkan berbagai konsep baru. Jika sebagian besar game survival menempatkan pertarungan, berburu, dan menghadapi ancaman sebagai fokus utama, Honeycomb: The World Beyond mencoba menawarkan pendekatan yang berbeda. Game besutan Frozen Way ini menggabungkan eksplorasi dunia terbuka, pembangunan markas, crafting, survival, serta eksperimen bioengineering dalam sebuah petualangan fiksi ilmiah di planet asing bernama Sota7.

Honeycomb: The World Beyond resmi diluncurkan pada 8 September 2026 dan tersedia untuk PC melalui Steam serta Epic Games Store, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S. Game ini diterbitkan oleh Snail Games

Menjadi Bioengineer di Planet Sota7

Dalam Honeycomb: The World Beyond, pemain berperan sebagai Hennessy, seorang ahli bioengineering yang dikirim ke Sota7 oleh perusahaan EON Corp. Planet tersebut menjadi harapan bagi kelangsungan hidup umat manusia karena menyimpan berbagai sumber daya, organisme, dan pengetahuan biologis yang mungkin dapat membantu masa depan Bumi.

Sota7 bukan sekadar lokasi untuk mengumpulkan material. Planet ini memiliki ekosistem yang hidup dengan berbagai jenis flora dan fauna. Pemain dituntut untuk mengamati lingkungan, mempelajari makhluk hidup yang ditemukan, mengumpulkan sampel, dan memahami karakteristik spesies yang ada.

Konsep tersebut membuat eksplorasi terasa seperti bagian penting dari penelitian. Alih-alih sekadar berjalan dari satu lokasi ke lokasi lain untuk mencari loot, pemain didorong untuk memiliki rasa ingin tahu terhadap lingkungan di sekitarnya.

Sota7 juga memiliki berbagai bioma, mulai dari kawasan terbuka hingga lokasi yang lebih berbahaya dan sulit dijangkau. Setiap lingkungan dapat menyimpan spesies serta sumber daya yang berbeda.

Bioengineering Menjadi Daya Tarik Utama

Salah satu fitur paling menarik dari Honeycomb: The World Beyond adalah sistem bioengineering. Mekanik ini memungkinkan pemain melakukan eksperimen terhadap flora dan fauna yang ditemukan selama perjalanan.

Pemain dapat melakukan proses seperti crossbreeding untuk menghasilkan kombinasi organisme baru. Sistem tersebut menjadi pembeda utama Honeycomb dibandingkan banyak game survival lainnya. Pengetahuan tentang dunia bukan hanya digunakan untuk bertahan hidup, tetapi juga menjadi sumber perkembangan karakter dan teknologi.

Eksperimen dapat dilakukan melalui fasilitas penelitian yang dibangun di markas. Dengan mengumpulkan berbagai sampel dan mempelajari spesies yang ditemukan, pemain dapat membuka kemungkinan baru dalam penelitian mereka. Pengembang secara resmi menempatkan eksperimen terhadap tumbuhan dan hewan serta pengembangan spesies baru sebagai salah satu fitur inti permainan. 

Konsep ini memberikan nuansa bahwa pemain bukanlah seorang pejuang yang kebetulan terdampar di planet asing. Hennessy merupakan seorang ilmuwan yang menggunakan pengetahuan dan teknologi sebagai senjata utamanya.

Membangun Markas dan Laboratorium

Seperti game survival sandbox pada umumnya, pembangunan markas menjadi bagian penting dari gameplay. Pemain harus mengumpulkan material dari lingkungan Sota7 sebelum membangun tempat yang dapat digunakan sebagai tempat berlindung sekaligus pusat penelitian.

Markas dapat dikembangkan menjadi laboratorium yang dilengkapi berbagai fasilitas. Di sinilah hasil eksplorasi dan pengumpulan sumber daya dapat diolah lebih lanjut.

Menariknya, pembangunan tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi. Markas memiliki peran fungsional dalam perkembangan permainan. Situs resmi Honeycomb menyebut pemain dapat memanfaatkan berbagai teknologi seperti pompa air, panel surya, grow pod untuk eksperimen tanaman, hingga peralatan laboratorium. 

Bagi pemain yang kurang menyukai sistem pembangunan manual, Honeycomb juga menyediakan planning mode yang membantu proses konstruksi. Dengan demikian, pemain dapat lebih fokus pada eksplorasi dan penelitian tanpa harus menghabiskan terlalu banyak waktu mengatur setiap detail bangunan. 

Eksplorasi yang Tidak Selalu Berujung Pertarungan

Dunia Sota7 memang indah, tetapi bukan berarti aman. Beberapa makhluk dapat bersikap pasif, sementara lainnya bisa menjadi ancaman bagi Hennessy.

Namun, pendekatan Honeycomb terhadap bahaya berbeda dari survival game yang mengandalkan pertarungan konstan. Pemain lebih banyak didorong untuk memahami lingkungan, menentukan kapan harus mendekati makhluk tertentu, kapan harus menghindar, dan bagaimana mempersiapkan diri sebelum memasuki wilayah berbahaya.

Peralatan tertentu juga dapat membantu perjalanan. Salah satunya adalah hoverboard yang dirancang untuk mempercepat mobilitas pemain ketika menjelajahi dunia. Untuk menghadapi makhluk berbahaya, pemain juga dapat mengembangkan perangkat tranquilizer. 

Pendekatan tersebut membuat gameplay terasa lebih dekat dengan ekspedisi ilmiah dibandingkan petualangan survival tradisional.

Dunia Alien yang Penuh Misteri

Visual menjadi salah satu aspek yang cukup menonjol dari Honeycomb: The World Beyond. Sota7 dirancang sebagai planet dengan warna-warna cerah dan lingkungan yang terlihat berbeda dari dunia manusia.

Pepohonan raksasa, tumbuhan asing, makhluk unik, serta berbagai bioma membuat planet ini terasa seperti ekosistem yang belum pernah dikenal sebelumnya. Pemain dapat menemukan organisme berukuran sangat besar maupun makhluk kecil yang hidup di lingkungan tertentu.

Keindahan tersebut juga memiliki fungsi gameplay. Pemain perlu memperhatikan lingkungan untuk menemukan sumber daya, spesies baru, serta lokasi yang dapat membuka bagian lain dari perjalanan.

Karena itu, eksplorasi bukan sekadar perjalanan menuju tujuan berikutnya. Rasa penasaran menjadi salah satu motivasi utama untuk terus menjelajahi Sota7.

Survival yang Lebih Santai

Honeycomb: The World Beyond mungkin menggunakan formula survival, tetapi pendekatannya relatif berbeda dari game survival yang sangat agresif. Fokus utama permainan berada pada eksplorasi, penelitian, pembangunan, pengumpulan sumber daya, dan eksperimen.

Pemain tetap harus memperhatikan kebutuhan untuk bertahan hidup dan mempersiapkan peralatan sebelum melakukan ekspedisi. Namun, tujuan akhirnya bukan sekadar menjadi karakter paling kuat di planet tersebut.

Justru, semakin banyak pemain memahami ekosistem Sota7, semakin besar pula kemampuan mereka untuk berkembang.

Pendekatan ini membuat Honeycomb berpotensi menarik bagi pemain yang menyukai game survival tetapi menginginkan pengalaman yang lebih berorientasi pada eksplorasi dan kreativitas.

Cocok untuk Siapa?

Honeycomb: The World Beyond cocok bagi pemain yang menikmati game dengan kombinasi eksplorasi, crafting, pembangunan markas, dan eksperimen. Penggemar survival sandbox yang menyukai dunia terbuka juga memiliki alasan untuk mencobanya.

Game ini terutama menarik bagi pemain yang senang melakukan eksperimen dan menemukan sesuatu secara mandiri. Sistem bioengineering memberikan tujuan tambahan di luar sekadar mengumpulkan material atau memperluas markas.

Sebaliknya, pemain yang mencari game survival dengan pertarungan intens dan aksi tanpa henti mungkin akan menemukan pengalaman Honeycomb cukup berbeda dari ekspektasi mereka.

Kesimpulan

Honeycomb: The World Beyond menawarkan konsep yang cukup unik dalam genre survival. Dengan menempatkan seorang bioengineer sebagai protagonis, game ini mengubah aktivitas seperti mengumpulkan sampel, mempelajari makhluk hidup, membangun laboratorium, dan melakukan crossbreeding menjadi bagian penting dari gameplay.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *