Destruction AllStars adalah salah satu judul eksklusif PlayStation 5 yang dirancang untuk menonjolkan kemampuan generasi baru konsol Sony, terutama dari sisi visual, kecepatan, dan gameplay berbasis fisika kendaraan. Dirilis pada tahun 2021 oleh Lucid Games dan diterbitkan Sony Interactive Entertainment, permainan ini merupakan perpaduan unik antara balapan, pertempuran kendaraan, aksi parkour, dan karakter-karakter flamboyan yang terasa seperti masuk ke dunia olahraga masa depan yang dipenuhi ledakan, tabrakan, dan chaos.
Artikel berikut membahas Destruction AllStars secara lengkap, mulai dari konsep, mode, karakter, gameplay, gaya visual, hingga penerimaan komunitas game.

Konsep Game: Olahraga Masa Depan yang Penuh Kegilaan
Destruction AllStars mengambil latar dunia futuristik, di mana tabrakan kendaraan bukanlah kecelakaan, melainkan hiburan utama. Dalam arena yang dirancang dengan berbagai rintangan, pemain bertarung menggunakan mobil khusus, lalu melompat keluar menggunakan aksi parkour ketika kendaraan rusak, dan terus bertahan dengan berlari, menghindar, serta mencuri mobil lain.
Ide dasarnya sederhana namun menarik:
- Hancurkan kendaraan lawan.
- Menghindari tabrakan mematikan.
- Gunakan kemampuan unik setiap karakter.
- Kuasai arena yang dinamis.
- Jadilah AllStar terakhir yang bertahan.
Konsep ini menjadikan game terasa seperti evolusi dari Destruction Derby, Twisted Metal, dan sentuhan hero-shooter seperti Overwatch, namun tetap punya identitas sendiri.
Karakter: AllStars dengan Kemampuan Unik

Terdapat lebih dari 16 karakter AllStars, masing-masing memiliki kepribadian, latar belakang, serta kemampuan khusus berupa:
Hero Vehicle
Kendaraan khusus yang dapat dipanggil karakter, dengan:
- Kemampuan unik (misalnya mobil yang bisa menjadi tidak terlihat, mobil berduri, hingga mobil dengan kekuatan magnet).
- Statistik berbeda, seperti kecepatan, daya tahan, dan kekuatan tabrakan.
Hero Ability (On-foot Skill)
Ketika keluar dari kendaraan, karakter tetap bisa bertarung menggunakan kemampuan parkour seperti:
- Wall running
- Double jump
- Sliding
- Menjebak lawan
- Menyabotase kendaraan musuh

Contohnya:
- Hana dengan mobil Sabre yang dapat menebas arena dengan bilah energi.
- Bluefang yang dapat mengaktifkan mode berputar penuh listrik untuk meremukkan musuh.
- Fuego yang memakai api untuk membakar musuh di area tertentu.
Keberagaman karakter membuat pertandingan tidak monoton dan memberi fleksibilitas strategi.
Gameplay: Kombinasi Tabrakan, Strategi, dan Parkour
Gameplay adalah daya tarik utama Destruction AllStars. Tidak hanya fokus pada mengemudi, tetapi juga permainan kaki dan memanfaatkan lingkungan arena.
1. Pertempuran Kendaraan

Pemain harus:
- Tabrak lawan dari sisi atau belakang untuk menghasilkan damage maksimum.
- Menghindari tabrakan frontal yang bisa merusak mobil sendiri.
- Menggunakan turbo dan boost secara tepat.
- Memanfaatkan lingkungan seperti dinding, pilar, atau area loncat.
Fisik tabrakan sangat terasa berkat dukungan Haptic Feedback dan Adaptive Trigger DualSense.
2. Permainan Parkour
Saat mobil rusak atau hancur, pemain harus:
- Menjelajah arena dengan berlari dan melompat.
- Mengambil shard untuk mengisi kemampuan hero vehicle.
- Menumpang atau mencuri mobil lawan.
- Menghindari lawan yang masih di kendaraan, yang bisa menabrak pemain.

Parkour menambah dimensi gameplay yang jarang ditemukan di game pertempuran kendaraan lain.
3. Pemanggilan Kendaraan Khusus
Setelah mengumpulkan cukup energi, pemain bisa memanggil:
- Kendaraan standar baru
atau - Hero Vehicle milik karakter, yang menjadi pembeda utama antarpemain.
Keputusan kapan menggunakan kendaraan hero menjadi elemen taktis yang menentukan hasil pertandingan.
Mode Permainan yang Variatif

Destruction AllStars menghadirkan beberapa mode permainan yang cocok untuk solo maupun multiplayer.
1. Mayhem
Mode klasik yang paling banyak dimainkan—free-for-all dengan tujuan:
- Mengumpulkan poin paling banyak dari menghancurkan kendaraan lawan.
Sederhana, cepat, dan chaotic.
2. Gridfall
Mode bertahan hidup.
Arena akan terus runtuh, lantai hilang sedikit demi sedikit.
Tujuan:
- Bertahan sampai tinggal satu pemain.
Perpaduan strategi dan keberanian membuat mode ini tegang dan penuh kejutan.

3. Carnado
Mode berbasis tim atau solo:
- Tabrak musuh untuk mengumpulkan Gear.
- Masukkan Gear ke “Carnado” (tornado di tengah arena) untuk mendapatkan poin.
- Namun, memasukkan Gear berarti mobil Anda hancur.
Ini menciptakan dilema strategis antara bermain aman atau agresif.
4. Stockpile
Mode tim untuk mengambil alih titik kontrol dengan cara:
- Mengumpulkan Gear dari kendaraan lawan.
- Menyerahkannya di titik tertentu.
Lebih taktis dibandingkan mode lainnya.
5. Challenge Series
Mode single-player yang menyoroti kisah dan rivalitas para AllStars, menawarkan tujuan unik, tantangan waktu, dan cutscene pendek.

Visual dan Presentasi: Warna, Gaya, dan Energi
Destruction AllStars tampil sangat mencolok dengan gaya visual:
- Pewarnaan neon terang.
- Arena futuristik.
- Karakter dengan desain flamboyan.
- UI yang dinamis dan energik.
Dengan kekuatan PS5:
- Resolusi tajam 60 FPS stabil.
- Loading sangat cepat berkat SSD.
- Efek partikel dan lighting yang sangat hidup.
Setiap tabrakan terasa realistis sekaligus eksplosif.
DualSense: Pengalaman Tabrakan yang Lebih Hidup

Salah satu aspek paling dihargai dari game ini adalah penggunaan fitur DualSense:
- Adaptive Trigger menampilkan ketegangan pedal gas.
- Haptic feedback memberikan sensasi:
- Gesekan ban
- Benturan
- Getaran yang berbeda dari tiap jenis permukaan
Itu membuat pengalaman mengemudi tidak hanya dilihat, tetapi juga dirasakan.
Audio: Suasana Arena yang Meriah
Game ini menggunakan audio 3D untuk menciptakan suasana:
- Suara mesin yang berbeda untuk tiap kendaraan.
- Dentuman logam saat tabrakan.
- Sorakan penonton.
- Musik EDM yang menandai gaya permainan futuristik.
Audio menjadi faktor penting yang memperkuat imersi.

Kontroversi dan Tantangan di Awal Perilisan
Saat dirilis, Destruction AllStars mendapat penerimaan yang beragam:
Kritikan:
- Konten terbatas saat peluncuran.
- Struktur progresi dianggap kurang menarik.
- Harga awal terlalu tinggi untuk konten yang tersedia.
- Beberapa pemain merasa gameplay cepat repetitif.
Kelebihan yang Diakui:
- Gameplay mobil yang solid dan menyenangkan.
- Visual memukau.
- Karakter unik dan penuh gaya.
- Mode online yang menegangkan.
Seiring waktu, pembaruan dan penyesuaian membuat game menjadi lebih stabil dan menyenangkan.
Komunitas dan Posisi Game Saat Ini

Terlepas dari awal yang sulit, komunitas kecil namun setia tetap memainkan Destruction AllStars. Event musiman, update karakter, dan perbaikan balancing membantu menjaga game tetap hidup.
Game ini kini dipandang sebagai:
- Game multiplayer ringan yang menyenangkan.
- Pengalaman unik di antara judul-judul PS5 lainnya.
- Pilihan tepat untuk pemain yang suka chaos, mobil, dan aksi cepat.
Kesimpulan
Destruction AllStars adalah game yang menghadirkan perpaduan antara aksi kendaraan, parkour, dan karakter yang penuh warna. Meskipun tidak sempurna dan sempat melalui periode awal yang sulit, game ini menawarkan pengalaman yang unik, cepat, dan seru—sebuah hiburan futuristik di mana menghancurkan mobil lawan adalah cara terbaik untuk meraih kemenangan.
Dengan gameplay energik, desain karakter yang kreatif, serta penggunaan teknologi PS5 yang memukau, Destruction AllStars tetap menjadi salah satu game arena combat kendaraan paling menarik di generasi ini.

