SEPUTAR DUNIA GAME
SEPUTAR DUNIA GAME

Bayangkan sebuah dunia yang membeku, penuh reruntuhan, robot berbahaya, sumber daya langka, dan ancaman yang dapat muncul kapan saja. Di tengah kondisi tersebut, satu-satunya tempat yang benar-benar aman bagi manusia adalah sebuah kereta yang terus bergerak. Inilah konsep utama yang ditawarkan EverRail, game survival crafting open-world dari Aesir Interactive.

Dirilis dalam format Early Access pada 20 Juli 2026, EverRail memadukan elemen survival, crafting, eksplorasi, pembangunan markas, dan multiplayer co-op. Yang membuatnya berbeda dari game survival pada umumnya adalah kereta bukan sekadar alat transportasi. Kereta merupakan rumah, tempat produksi, benteng, sekaligus sistem pendukung kehidupan bagi para penyintas. 

Dunia Beku yang Tidak Pernah Sama

Petualangan EverRail berlangsung di sebuah exomoon bernama Inara. Dunia ini merupakan lingkungan bersalju yang luas dan dihasilkan secara prosedural. Artinya, lokasi, jalur perjalanan, fasilitas terbengkalai, ancaman, dan berbagai titik eksplorasi dapat berbeda sehingga pengalaman bermain tidak selalu sama.

Pemain akan menemukan berbagai tempat yang sebelumnya dihuni manusia, fasilitas yang telah ditinggalkan, sumber daya berharga, serta berbagai ancaman. Kondisi lingkungan juga menjadi bagian penting dari tantangan. Pemain tidak hanya harus menghadapi musuh, tetapi juga harus memperhitungkan sumber daya dan kemampuan untuk kembali ke kereta sebelum kondisi menjadi terlalu berbahaya. 

Konsep dunia prosedural ini memberikan EverRail nuansa roguelike. Setiap ekspedisi dapat menghadirkan rute dan situasi yang berbeda, sehingga pemain dituntut untuk beradaptasi daripada sekadar menghafal lokasi.

Kereta Adalah Jantung Permainan

Salah satu konsep paling menarik dalam EverRail adalah sistem kereta. Dalam banyak game survival, pemain biasanya membangun markas di satu lokasi dan menjadikannya pusat aktivitas. EverRail mengambil pendekatan berbeda: markas pemain terus bergerak.

Kereta berfungsi sebagai tempat berlindung sekaligus pusat crafting dan peningkatan fasilitas. Namun, kereta memiliki satu kelemahan penting: energi. Baterainya harus terus dijaga agar tetap beroperasi. Ketika kereta bergerak, sistemnya dapat mengisi kembali energi, sedangkan ketika kereta berhenti, persediaan energi menjadi semakin penting. Jika energi habis, perjalanan bisa berakhir dengan konsekuensi serius. 

Mekanisme ini membuat keputusan sederhana seperti “berapa lama kita akan mengeksplorasi lokasi ini?” menjadi sangat penting. Mengambil terlalu banyak sumber daya mungkin menguntungkan, tetapi terlalu lama berada jauh dari kereta dapat membuat pemain tidak memiliki cukup waktu atau energi untuk kembali.

Karena itu, EverRail tidak hanya menguji kemampuan bertarung. Game ini juga menuntut pemain untuk mengatur waktu, sumber daya, dan risiko.

Eksplorasi dari Darat dan Udara

Eksplorasi di EverRail berlangsung melalui beberapa cara. Pemain dapat meninggalkan kereta dan menjelajahi dunia secara langsung untuk mencari sumber daya, teknologi, senjata, serta berbagai rahasia.

Selain berjalan kaki, pemain dapat menggunakan glider untuk melakukan pengintaian dari udara. Glider membantu pemain melihat lingkungan dari perspektif yang lebih luas, menemukan lokasi menarik, mencari sumber daya, serta mempersiapkan ekspedisi sebelum benar-benar memasuki suatu area. 

Keberadaan perangkat seperti drone juga menambah unsur pengintaian. Dengan memanfaatkan teknologi tersebut, pemain dapat memperoleh informasi mengenai lingkungan dan ancaman sebelum mengambil keputusan untuk turun langsung ke area berbahaya.

Konsep ini membuat eksplorasi terasa lebih strategis. Pemain tidak selalu harus langsung berlari menuju lokasi yang terlihat menarik. Mengamati situasi terlebih dahulu dapat menjadi perbedaan antara ekspedisi yang sukses dan perjalanan yang berakhir dengan kematian.

Kematian Bukan Akhir Segalanya

Sistem kematian menjadi salah satu fitur EverRail yang cukup unik. Ketika karakter yang sedang digunakan mati, pemain tidak otomatis kehilangan seluruh perjalanan. Sebaliknya, karakter lain dari kalangan penumpang di kereta dapat mengambil alih.

Selama masih ada penyintas, perjalanan dapat dilanjutkan. Karena itu, para penumpang bukan hanya sekadar karakter tambahan. Mereka juga menjadi bagian dari sistem kehidupan yang menentukan seberapa panjang perjalanan pemain dapat berlangsung. Pemain bahkan dapat menyelamatkan orang-orang yang terjebak di berbagai fasilitas untuk menambah jumlah penyintas di kereta. 

Namun, sistem ini juga menciptakan tekanan tersendiri. Jika jumlah penyintas terus berkurang, risiko kehilangan seluruh perjalanan semakin besar. Dengan demikian, kematian tetap memiliki konsekuensi meskipun tidak selalu berarti game over secara langsung.

Crafting dan Pengembangan Kereta

Seperti game survival crafting lainnya, mengumpulkan sumber daya menjadi aktivitas penting. Material yang diperoleh dari ekspedisi dapat digunakan untuk membuat berbagai kebutuhan, meningkatkan peralatan, serta mengembangkan kereta.

Kereta secara bertahap dapat menjadi lebih dari sekadar kendaraan. Pemain dapat membangun dan meningkatkan fasilitas di dalamnya sehingga kereta berkembang menjadi basis bergerak yang mampu mendukung perjalanan semakin jauh.

Sistem tersebut memberikan tujuan jangka panjang. Pemain bukan hanya mencari makanan atau material untuk bertahan hidup selama beberapa menit berikutnya, tetapi juga memikirkan bagaimana membuat kereta menjadi lebih kuat dan efisien.

Bisa Dimainkan Sendiri atau Bersama Teman

EverRail mendukung mode single-player maupun online co-op hingga empat pemain. A

Mode co-op berpotensi menjadi salah satu daya tarik terbesar game ini. Dengan beberapa pemain, ekspedisi dapat dibagi berdasarkan peran. Satu pemain dapat fokus mencari sumber daya, sementara pemain lain mengawasi area, menghadapi musuh, atau membantu membawa hasil ekspedisi kembali ke kereta.

Namun, multiplayer juga dapat membuat keputusan menjadi lebih kompleks. Semakin banyak pemain yang menjelajah, semakin banyak pula sumber daya yang perlu dipertimbangkan. Koordinasi menjadi penting karena semua pemain pada akhirnya bergantung pada sistem kereta yang sama.

Early Access dan Potensi Pengembangan

Saat ini EverRail masih berada dalam tahap Early Access. Pengembang secara terbuka menyatakan bahwa game diluncurkan cukup awal dalam proses pengembangannya agar mereka dapat memperoleh masukan langsung dari pemain. Artinya, konten, sistem permainan, keseimbangan, dan elemen cerita masih dapat berubah selama pengembangan. 

Pendekatan ini memiliki dua sisi. Bagi pemain yang senang mengikuti perkembangan sebuah game dari tahap awal, Early Access memberikan kesempatan untuk melihat bagaimana EverRail berkembang sekaligus memberikan masukan kepada pengembang. Sebaliknya, pemain yang menginginkan game dengan konten yang sudah sepenuhnya matang mungkin perlu mempertimbangkan status pengembangannya.

Di Steam, EverRail saat ini mendapatkan respons yang tergolong campuran secara keseluruhan, sementara ulasan terbaru berada pada kategori yang lebih positif. Karena game masih aktif dikembangkan, penilaian tersebut tentu dapat berubah seiring hadirnya pembaruan berikutnya. 

Kesimpulan

EverRail menawarkan konsep survival yang cukup berbeda dengan menjadikan kereta yang terus bergerak sebagai pusat seluruh pengalaman bermain. Pemain harus menjelajahi dunia beku, mencari sumber daya, menyelamatkan penyintas, mengembangkan kereta, menghadapi berbagai ancaman, dan memastikan energi tetap tersedia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *