Mutant Year Zero: Road to Eden – Strategi, Stealth, dan Dunia Pasca-Kiamat

Genre taktik berbasis giliran sering kali dikaitkan dengan seri legendaris seperti XCOM. Namun, pada tahun 2018, sebuah game bernama Mutant Year Zero: Road to Eden hadir dengan membawa angin segar ke dalam formula tersebut. Dikembangkan oleh The Bearded Ladies dan dipublikasikan oleh Funcom, game ini memadukan strategi taktis dengan eksplorasi dunia nyata dan elemen stealth yang jarang ditemui dalam genre sejenis.

Dengan latar dunia pasca-apokaliptik, karakter unik berupa manusia mutan hewan, serta sistem pertempuran yang menuntut pemikiran matang, Mutant Year Zero berhasil menarik perhatian penggemar strategi dan pemain yang ingin mencoba sesuatu yang baru.


Latar Cerita dan Dunia

Game ini diadaptasi dari Mutant: Year Zero, sebuah permainan role-playing tabletop populer asal Swedia. Ceritanya berlatar di dunia yang telah hancur akibat perang nuklir, wabah penyakit, dan perubahan iklim. Peradaban runtuh, dan yang tersisa hanyalah puing-puing kota serta kelompok manusia yang bertahan hidup dengan susah payah.

Pemain mengikuti kisah sekelompok mutan yang menjadi bagian dari komunitas kecil bernama The Ark. Tempat ini dipimpin oleh seorang tokoh misterius yang dikenal sebagai The Elder, dan para mutan sering dikirim keluar untuk mencari sumber daya, teknologi, atau jawaban atas kehancuran dunia.

Dua karakter utama yang langsung dikenalkan adalah:

  • Dux: seekor mutan berbentuk bebek yang sinis namun setia.
  • Bormin: mutan berbentuk babi besar, keras kepala tapi memiliki hati yang baik.

Seiring perjalanan, pemain akan bertemu dengan mutan lain yang bisa bergabung ke dalam tim, masing-masing dengan kepribadian dan kemampuan unik. Narasi penuh humor gelap dan dialog tajam membuat dunia terasa hidup meski dipenuhi kesuraman.


Gameplay – Perpaduan Unik Stealth dan Taktik

Yang membuat Mutant Year Zero berbeda adalah kombinasi eksplorasi real-time dengan pertempuran berbasis giliran.

  1. Eksplorasi Dunia
    Pemain dapat bergerak bebas di dunia semi-terbuka untuk mencari loot, suku cadang, dan artefak kuno dari peradaban lama. Eksplorasi dilakukan dalam mode real-time, memberi kesempatan untuk mengamati musuh, menemukan jalur alternatif, atau menyiapkan penyergapan.
  2. Stealth sebagai Kunci
    Tidak seperti kebanyakan game taktis, di sini stealth memainkan peran penting. Pemain bisa mematikan lampu senter dan bergerak diam-diam agar tidak terdeteksi. Dengan memisahkan anggota tim, pemain dapat menyergap musuh dari arah berbeda atau mengeliminasi lawan lemah tanpa memicu alarm.
  3. Pertarungan Berbasis Giliran
    Begitu pertempuran dimulai, sistemnya sangat mirip dengan XCOM. Setiap karakter memiliki poin aksi yang bisa digunakan untuk bergerak, menembak, bersembunyi, atau menggunakan kemampuan khusus. Penempatan posisi, penggunaan cover, serta pemilihan target sangat menentukan hasil pertempuran.
  4. Mutasi dan Kemampuan Khusus
    Setiap karakter memiliki pohon kemampuan yang bisa ditingkatkan, disebut mutations. Contoh:
    • Dux bisa mengembangkan sayap untuk melayang dan menembak dari udara.
    • Bormin memiliki serangan brutal yang bisa melumpuhkan musuh.
    • Karakter lain dapat memanipulasi musuh atau menyembuhkan rekan.

Kemampuan ini memberikan variasi dalam strategi, sehingga pemain bisa menyesuaikan gaya bermain mereka.


Strategi dan Tingkat Kesulitan

Game ini menuntut perencanaan matang. Tidak seperti beberapa game yang memberi kesempatan banyak untuk memperbaiki kesalahan, Mutant Year Zero bisa sangat keras. Musuh sering kali berjumlah lebih banyak, sehingga penyergapan yang salah bisa berarti kehancuran tim.

Beberapa elemen penting dalam strategi meliputi:

  • Memisahkan musuh dengan stealth sebelum pertarungan besar.
  • Menggunakan senjata sunyi untuk menghabisi lawan tanpa menarik perhatian.
  • Memaksimalkan cover untuk mengurangi peluang terkena tembakan.
  • Mengelola sumber daya karena peluru, granat, dan medkit sangat terbatas.

Kesulitan ini justru menjadi daya tarik tersendiri, karena setiap kemenangan terasa memuaskan dan hasil dari rencana yang matang.


Visual dan Atmosfer

Mutant Year Zero menggunakan Unreal Engine 4, menghasilkan grafis 3D yang detail meski bukan setingkat AAA. Atmosfer dunia pasca-apokaliptik ditampilkan dengan indah—reruntuhan kota, hutan gelap, hingga pabrik terbengkalai, semuanya dipenuhi detail yang menegaskan kesuraman dunia.

Desain karakter mutan menjadi sorotan. Dux dengan jas hujan robeknya atau Bormin dengan gaya kasar terlihat unik dan mudah diingat. Animasi saat pertarungan, terutama penggunaan kemampuan mutasi, menambah kesan spektakuler.

Suara juga berperan besar. Musik latar bernuansa ambient memperkuat rasa tegang saat menjelajah, sementara efek suara senjata dan dialog karakter membuat pengalaman terasa lebih hidup.


Penerimaan dan Kritik

Saat dirilis, Mutant Year Zero: Road to Eden mendapatkan respon positif dari banyak kritikus. Game ini dipuji karena keberaniannya menggabungkan genre dengan cara yang segar.

Pujian utama:

  • Kombinasi stealth dan strategi berbasis giliran yang unik.
  • Karakter-karakter menarik dengan kepribadian kuat.
  • Dunia pasca-apokaliptik yang atmosferik dan penuh detail.
  • Tantangan strategi yang memuaskan bagi penggemar taktik.

Kritik yang muncul:

  • Cerita utama relatif singkat (sekitar 15–20 jam).
  • Variasi musuh terbatas, membuat pertarungan bisa terasa repetitif.
  • Tingkat kesulitan tinggi bisa membuat pemain kasual frustrasi.

Meski begitu, game ini tetap dianggap sebagai tambahan segar dalam genre strategi, terutama bagi mereka yang menyukai tantangan dan eksplorasi.


Ekspansi dan Dampak

Pada tahun 2019, ekspansi berjudul Seed of Evil dirilis, memperluas cerita dengan konten baru, termasuk area tambahan, musuh baru, serta kemampuan lebih banyak bagi karakter. Ekspansi ini memperdalam narasi sekaligus memperbaiki beberapa kelemahan konten awal.

Mutant Year Zero juga memberi inspirasi bahwa genre strategi bisa berevolusi dengan memasukkan elemen real-time dan stealth, sesuatu yang jarang dilakukan oleh game lain.


Kesimpulan

Mutant Year Zero: Road to Eden adalah perpaduan unik antara strategi taktis, eksplorasi, dan stealth dalam dunia pasca-apokaliptik. Dengan karakter-karakter memorable, dunia yang kaya detail, serta tantangan strategi yang menuntut kecerdikan, game ini menawarkan pengalaman berbeda dari sekadar klon XCOM.

Bagi penggemar strategi yang ingin mencoba sesuatu dengan nuansa segar, Mutant Year Zero adalah pilihan tepat. Ia mungkin tidak sempurna, tetapi inovasi dan atmosfer yang dihadirkan menjadikannya salah satu game taktis paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *