Seputar Dunia Game

Viewfinder adalah game teka-teki (puzzle) yang dikembangkan oleh Sad Owl Studios dan diterbitkan oleh Thunderful Publishing. Game ini pertama kali dirilis pada Juli 2023 untuk PlayStation 5 dan Windows, kemudian menyusul versi PlayStation 4 pada Desember 2023, serta versi Xbox Series X/S pada Agustus 2025. Versi Nintendo Switch dijadwalkan rilis pada kuartal keempat 2025.

Game ini mendapat ulasan yang umumnya positif dari para kritikus, terutama karena konsep mekaniknya yang unik dan pendekatan kreatif dalam memecahkan teka-teki visual.

Gameplay

Viewfinder menghadirkan konsep unik di mana gambar dua dimensi seperti foto atau ilustrasi dapat diproyeksikan ke dalam dunia tiga dimensi, menciptakan struktur dan tata ruang baru secara instan. Mekanik ini menjadi inti utama gameplay dan digunakan untuk memecahkan berbagai teka-teki lingkungan.

Dalam setiap level, pemain harus menemukan cara untuk mengakses perangkat teleporter sebagai tujuan akhir. Beberapa level mengharuskan pemain menyalakan teleporter terlebih dahulu dengan mencari dan memasang baterai atau mengaktifkan perangkat daya lainnya.

Seiring progres permainan, pemain akan memperoleh kamera bergaya Polaroid yang memungkinkan mereka memotret lingkungan sekitar, lalu menggunakan hasil foto itu sebagai objek fisik baru di dunia permainan — membuka kemungkinan solusi yang lebih kreatif dan tidak terbatas.

Cerita

Dalam Viewfinder, pemain berperan sebagai seorang peneliti yang menjelajahi dunia simulasi buatan. Simulasi ini diciptakan oleh sekelompok ilmuwan untuk mencari cara menghidupkan kembali tanaman di Bumi, karena di dunia nyata seluruh flora telah punah dan meninggalkan planet tanpa sumber oksigen yang memadai.

Dibantu oleh Cait, seekor kucing kecerdasan buatan bergaya Cheshire, karakter pemain menelusuri ruang simulasi, memecahkan berbagai teka-teki, dan mencari petunjuk dari penelitian para ilmuwan sebelumnya.

Seiring progres cerita, pemain menyadari bahwa eksperimen besar para ilmuwan tersebut telah gagal. Untuk keluar dari simulasi, mereka harus memaksa seluruh dunia virtual ini untuk mati, sekaligus menghancurkan seluruh hasil kerja masa lalu. Namun saat meninggalkan simulasi, sang karakter menemukan sebutir bibit tanaman — harapan kecil bahwa kehidupan hijau masih bisa dipulihkan di Bumi.

Perkembangan

Viewfinder berawal dari eksperimen pribadi pengembang indie Matt Stark pada November 2019. Saat itu, Stark membagikan video ke media sosial yang menampilkan fitur unik: pemain bisa mengambil foto di dalam dunia game, lalu menempatkan foto tersebut untuk menimpa dunia sekitar dengan isi dari foto itu.

Awalnya, area yang ditempatkan dari foto hanya bisa dijelajahi tanpa bisa berinteraksi dengan objek di dalamnya. Namun pada Januari 2020, Stark berhasil mengembangkan fitur interaksi dengan objek dalam foto sekaligus memungkinkan penggunaan beberapa foto sekaligus. Konsep yang ia sebut sebagai “Efek Polaroid” ini viral di media sosial dan mendorongnya untuk menjadikannya sebuah game penuh.

Pada Juni 2021, Stark mendirikan studio bernama Robot Turtle untuk mengembangkan Viewfinder, dengan dukungan dari studio pendamping Robot Teddy. Tim ini terinspirasi oleh game puzzle seperti Portal, khususnya dalam cara memperkenalkan mekanik baru secara bertahap agar pemain tidak kewalahan. Mereka ingin mekanik “Efek Polaroid” menjadi bagian dari pengalaman yang kohesif, bukan sekadar gimmick visual.

Pada Oktober 2021, Robot Teddy diakuisisi oleh Thunderful Publishing, yang kemudian ikut mendukung dan menerbitkan Viewfinder. Dalam proses ini, Robot Turtle juga berganti nama menjadi Sad Owl Studios.

Viewfinder resmi diumumkan di ajang The Game Awards 2022 sebagai game untuk PlayStation 5 dan Windows, dan akhirnya dirilis pada 18 Juli 2023. Versi PlayStation 4 menyusul pada 12 Desember 2023.

Penerimaan

Sebelum resmi dirilis, Viewfinder sempat meraih penghargaan UKIE UK Game of the Show di ajang Gamescom 2021, sebuah pengakuan awal atas inovasi konsep yang ditawarkannya. Penghargaan ini ikut membantu membangun antusiasme publik terhadap game tersebut bahkan sebelum pemain sempat mencobanya secara langsung.

Setelah rilis, Viewfinder mendapatkan ulasan “umumnya baik” di agregator Metacritic untuk berbagai platform. Mayoritas kritikus menyoroti mekanik puzzle berbasis foto yang sangat kreatif dan inovatif, menyebutnya sebagai salah satu ide paling segar dalam genre puzzle dalam beberapa tahun terakhir. Cara game ini memperkenalkan mekanik baru secara bertahap dinilai berhasil membuat pemain terus penasaran tanpa merasa kewalahan.

Meski begitu, ada juga kritik bahwa durasi permainan tergolong pendek dan nilai ulangnya terbatas setelah teka-teki utama terselesaikan. Beberapa pengulas menyebut bahwa game ini terasa seperti “perjalanan singkat namun menakjubkan” — penuh momen mengesankan, tetapi berakhir terlalu cepat.

Secara keseluruhan, Viewfinder dianggap berhasil menghadirkan pengalaman puzzle yang cerdas, orisinal, dan memuaskan, sekaligus menempatkan Sad Owl Studios sebagai salah satu studio indie baru yang paling menjanjikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *