Pendahuluan
Industri game indie terus menghadirkan inovasi segar yang sering kali melampaui ekspektasi gamer. Salah satu judul yang mencuri perhatian adalah Wretch: Divine Ascent, sebuah game yang memadukan berbagai genre populer menjadi satu pengalaman unik. Dirilis pada November 2025, game ini langsung menarik perhatian berkat konsep gameplay yang tidak biasa: menggabungkan sistem auto battler, strategi berbasis inventori (backpack management), serta elemen roguelike dalam balutan dunia dark fantasy.
Berbeda dari game strategi tradisional yang mengandalkan kontrol langsung, Wretch: Divine Ascent menuntut pemain berpikir cerdas sebelum pertempuran dimulai. Setiap keputusan dalam menyusun item, skill, dan kombinasi serangan akan menentukan hasil duel. Hal ini membuat game ini terasa seperti permainan catur yang dibungkus dengan aksi brutal ala dunia medieval gelap.
Konsep dan Gameplay Utama
Di inti permainan, Wretch: Divine Ascent adalah game 1v1 tactical auto battler. Artinya, pemain tidak mengontrol karakter secara langsung saat pertarungan berlangsung. Sebaliknya, pemain harus menyusun strategi sebelum battle dimulai.
Sistem utama yang menjadi ciri khas game ini adalah:
1. Backpack Management System
Salah satu fitur paling unik dari game ini adalah sistem manajemen tas atau inventory. Pemain harus:
- Menempatkan senjata, armor, dan skill ke dalam backpack
- Mengatur posisi item agar menciptakan kombinasi serangan tertentu
- Menggabungkan (fuse) item untuk menghasilkan efek baru
Penempatan item bukan sekadar estetika — posisi menentukan interaksi antar item. Misalnya:
- Senjata tertentu bisa memicu combo jika diletakkan bersebelahan
- Item defensif dapat memperkuat serangan jika ditempatkan strategis
- Beberapa skill bahkan bisa saling meniadakan jika salah kombinasi
Inilah yang membuat gameplay terasa dalam dan penuh eksperimen.
2. Sistem Auto Battle yang Taktis
Setelah persiapan selesai, pertarungan berjalan otomatis. Namun jangan salah—meskipun “auto”, hasilnya sangat bergantung pada strategi pemain.
Setiap karakter akan:
- Menyerang berdasarkan urutan dan kombinasi item
- Mengaktifkan skill sesuai sinergi
- Bereaksi terhadap efek lawan
Kesalahan kecil dalam build bisa berujung kekalahan telak. Sebaliknya, kombinasi sempurna bisa menghasilkan chain attack mematikan.
3. Elemen Roguelike
Game ini juga mengusung elemen roguelike, di mana:
- Setiap run terdiri dari beberapa pertarungan berturut-turut
- Item yang didapat bersifat acak
- Strategi harus terus beradaptasi
Biasanya, satu sesi permainan terdiri dari hingga 10 pertarungan. Jika pemain berhasil menang terus, mereka bisa menghadapi lawan yang lebih kuat di leaderboard global.




Karakter dan Gaya Bermain
Wretch: Divine Ascent menawarkan berbagai karakter dengan gaya bermain berbeda. Setiap karakter memiliki:
Skill unik
Preferensi item tertentu
Mekanisme bertarung khas
Beberapa karakter yang tersedia antara lain:
- Knight
Karakter klasik dengan pertahanan tinggi dan serangan stabil. Cocok untuk pemain yang suka strategi defensif.
- Ronin
Fokus pada kecepatan dan serangan beruntun. Build combo menjadi kunci kemenangan.
- Plague Doctor
Mengandalkan efek status seperti poison dan damage over time.
- Wujiang
Karakter dengan senjata berat dan damage besar, cocok untuk burst attack.
- Pirate
Karakter perempuan pertama dengan gaya unik, menggabungkan senjata api dan serangan cepat.
Setiap karakter memberikan pengalaman bermain yang berbeda, sehingga replayability game ini sangat tinggi.
Sistem Item dan Kombinasi
Salah satu kekuatan utama game ini adalah jumlah item yang sangat banyak. Tersedia ratusan item yang bisa digunakan, termasuk:
Senjata (pedang, tombak, pistol, dll.)
Armor dan pelindung
Skill aktif dan pasif
Item khusus hasil fusion
Mekanisme Fusion
Fusion adalah fitur penting yang memungkinkan pemain:
Menggabungkan dua atau lebih item
Menciptakan equipment baru dengan efek unik
Mendapatkan keunggulan yang tidak tersedia di shop
Contohnya:
Menggabungkan senjata cepat + buff critical → menghasilkan combo DPS tinggi
Menggabungkan armor + regen → menciptakan tank build
Eksperimen menjadi kunci di sini. Tidak ada build “pasti menang”, semua tergantung kreativitas pemain.
Mode Permainan
Game ini menawarkan beberapa mode utama:
- PvP Asynchronous
Pemain melawan build pemain lain tanpa harus online secara bersamaan. Ini membuat matchmaking cepat dan efisien.
- Ranked / Leaderboard
Setelah menang beruntun, pemain bisa naik ke leaderboard global dan menghadapi lawan yang lebih kompetitif.
- Singleplayer Experience
Meskipun fokus pada PvP, game ini tetap bisa dinikmati solo dengan sistem AI dan simulasi battle.
Visual dan Atmosfer
Secara visual, Wretch: Divine Ascent mengusung gaya dark medieval fantasy. Dunia game dipenuhi dengan:
Nuansa gelap dan suram
Desain karakter yang brutal
Efek serangan yang dramatis
Game ini menggunakan Unreal Engine, sehingga:
Animasi terlihat halus
Efek visual cukup detail untuk ukuran game indie
Atmosfer terasa hidup meskipun gameplay fokus pada strategi
Desain karakter seperti Plague Doctor dan Knight memberikan vibe seperti dunia souls-like, meskipun gameplay-nya berbeda jauh.
Strategi dan Kedalaman Gameplay
Yang membuat game ini menonjol adalah kedalaman strateginya. Beberapa aspek penting yang harus diperhatikan pemain:
- Positioning Item
Salah penempatan bisa merusak seluruh build.
- Counter System
Beberapa skill bisa menjadi counter langsung terhadap strategi lawan.
- Timing dan Combo
Urutan serangan menentukan efektivitas damage.
- Adaptasi
Karena elemen roguelike, pemain harus terus menyesuaikan build.
Game ini bukan soal refleks, tapi soal perencanaan dan eksperimen.
Kelebihan Game
Berikut beberapa keunggulan utama:
✔ Gameplay Unik
Kombinasi auto battler + inventory strategy jarang ditemukan.
✔ Replayability Tinggi
Setiap run berbeda karena item acak.
✔ Banyak Build Variasi
Ratusan kombinasi memungkinkan gaya bermain bebas.
✔ PvP Tanpa Ribet
Tidak perlu menunggu lawan online.
✔ Visual Dark Fantasy yang Kuat
Atmosfer gelap memberikan identitas khas.


Kekurangan Game
Namun, game ini juga memiliki beberapa kekurangan:
✖ Kurva Belajar Tinggi
Pemain baru bisa merasa kebingungan di awal.
✖ RNG (Keberuntungan)
Item acak kadang membuat run terasa tidak adil.
✖ Kurang Kontrol Langsung
Bagi yang suka aksi real-time, gameplay auto mungkin terasa kurang memuaskan.
Update dan Perkembangan Terbaru
Sejak rilis, developer terus memberikan update, termasuk:
Penambahan karakter baru
Rework sistem combat
Penyeimbangan item
Konten tambahan seperti DLC skin dan artbook
Game ini masih terus berkembang, yang menjadi nilai plus untuk jangka panjang.
Perbandingan dengan Game Serupa
Wretch: Divine Ascent sering dibandingkan dengan beberapa game lain seperti:
Backpack Battles (dari segi inventory system)
Auto Chess (dari sisi auto battler)
Slay the Spire (dari sisi strategi roguelike)
Namun, game ini berhasil menciptakan identitas sendiri dengan menggabungkan semua elemen tersebut secara unik.
Tips untuk Pemula
Jika kamu baru mulai, berikut beberapa tips:
Fokus pada satu strategi dulu
Jangan asal ambil item
Pelajari sinergi antar item
Perhatikan counter lawan
Eksperimen sebanyak mungkin
Kesalahan adalah bagian dari proses belajar di game ini.
Kesimpulan
Wretch: Divine Ascent adalah salah satu game indie paling menarik di tahun 2025. Dengan gameplay yang inovatif, sistem strategi mendalam, dan atmosfer dark fantasy yang kuat, game ini berhasil menawarkan pengalaman berbeda dari kebanyakan game lainnya.
Game ini sangat cocok untuk:
Pecinta strategi
Penggemar roguelike
Player yang suka eksperimen build
Namun, bagi yang mencari aksi cepat atau kontrol langsung, mungkin perlu waktu untuk beradaptasi.
Pada akhirnya, Wretch: Divine Ascent bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang bagaimana kamu menyusun strategi terbaik dari setiap kemungkinan yang ada.
