Industri game Jepang kembali menghadirkan gebrakan menarik melalui seri legendaris Disgaea, yang selama ini dikenal sebagai tactical RPG dengan sistem kompleks dan angka damage yang “tidak masuk akal”. Namun di tahun 2026, franchise ini mencoba keluar dari zona nyaman melalui spin-off terbaru berjudul Disgaea Mayhem.
Berbeda dari seri utama yang berbasis strategi turn-based, Disgaea Mayhem membawa pendekatan baru berupa action RPG real-time. Perubahan ini bukan sekadar eksperimen kecil, melainkan transformasi besar yang berpotensi mengubah cara pemain menikmati dunia Netherworld.
Game ini dikembangkan oleh Nippon Ichi Software dan dirilis pertama kali di Jepang pada Januari 2026, sebelum akhirnya mendapatkan rilis global pada 23 Juli 2026 untuk PlayStation 5, Nintendo Switch, Switch 2, dan PC.
Perubahan Besar: Dari Tactical RPG ke Action RPG
Selama lebih dari dua dekade, Disgaea dikenal sebagai game strategi berbasis grid dengan sistem turn-based yang kompleks. Namun, Disgaea Mayhem mengambil langkah berani dengan mengubah gameplay menjadi action RPG.
Dalam game ini, pemain tidak lagi mengatur unit di medan perang seperti papan catur. Sebaliknya, pemain mengendalikan karakter secara langsung dalam pertempuran real-time, melawan ratusan musuh dalam gaya hack-and-slash yang cepat dan penuh efek visual.
Perubahan ini memberikan nuansa gameplay yang lebih dinamis, bahkan sedikit mengingatkan pada genre musou atau “warriors”, di mana pemain harus menghadapi banyak musuh sekaligus dalam satu area luas.
Cerita: Misi Demi Puding di Netherworld
Seperti tradisi Disgaea yang selalu absurd dan penuh humor, cerita Disgaea Mayhem tetap mempertahankan gaya khasnya.
Pemain berperan sebagai seorang tentara bayaran bernama N.A., karakter yang memiliki motivasi sederhana: uang. Ia bekerja untuk seorang putri bernama Tichelle, yang memiliki obsesi terhadap makanan manis—khususnya flan (puding khas).
Kombinasi karakter ini menciptakan dinamika cerita yang ringan, konyol, namun tetap menarik. Misi utama pemain adalah mengalahkan monster demi mendapatkan uang, yang nantinya digunakan untuk memenuhi keinginan sang putri.
Meskipun terdengar sederhana, interaksi antar karakter tetap dipenuhi dialog humor khas Disgaea yang sering kali absurd dan over-the-top.



Gameplay Inti: Hack-and-Slash dengan Sentuhan RPG
Gameplay Disgaea Mayhem berfokus pada aksi cepat, tetapi tetap mempertahankan elemen RPG yang menjadi identitas seri ini.
- Combat Real-Time
Pemain bisa:
Menyerang secara langsung
Menghindar (dodge)
Menggunakan skill khusus
Mengganti senjata secara instan
Pertarungan terasa cepat, chaotic, dan penuh efek visual yang bombastis.
- Sistem Senjata yang Fleksibel
Salah satu fitur menarik adalah adanya tujuh jenis senjata berbeda, antara lain:
Pedang
Kapak
Pistol
Busur
Tinju
Tombak
Senjata khusus lainnya
Setiap senjata menawarkan gaya bermain berbeda. Misalnya:
Pedang → seimbang
Busur → jarak jauh
Tinju → cepat dan agresif
Pemain bisa mengganti senjata kapan saja, sehingga gameplay terasa variatif dan tidak monoton.
- Magichange dan Sistem Klasik Disgaea
Walaupun gameplay berubah, beberapa elemen klasik tetap dipertahankan, seperti:
Magichange (mengubah senjata atau kekuatan)
Level grinding tanpa batas
Damage angka besar
Reincarnation system
Hal ini memastikan bahwa fans lama tetap bisa merasakan “jiwa” Disgaea dalam format baru.
Item World: Grind Tanpa Batas
Salah satu fitur ikonik Disgaea adalah Item World, dan fitur ini kembali hadir di Disgaea Mayhem.
Item World adalah dungeon procedural di mana pemain bisa:
Meningkatkan kekuatan equipment
Melawan musuh acak
Mendapatkan loot langka
Sistem ini memungkinkan grinding hampir tanpa batas, sebuah ciri khas yang membuat Disgaea terkenal sebagai game dengan durasi gameplay sangat panjang.
Bahkan dalam versi action RPG ini, grinding tetap menjadi elemen utama untuk memperkuat karakter.
Dark Assembly Versi Baru
Dalam seri klasik, pemain bisa menggunakan Dark Assembly untuk mengubah aturan permainan. Di Disgaea Mayhem, sistem ini hadir dalam bentuk baru yang disebut “Dark Chocolate Assembly”.
Melalui sistem ini, pemain bisa:
Meningkatkan kekuatan karakter
Membuka fitur baru
Mengubah mekanik gameplay
Fitur ini menambah kedalaman strategi meskipun game berfokus pada aksi.
Desain Dunia dan Level
Dunia Disgaea Mayhem tetap mengambil setting Netherworld yang penuh warna dan absurd.
Namun, berbeda dari seri sebelumnya yang berbasis grid, kali ini dunia dirancang sebagai:
Area terbuka kecil
Arena pertempuran
Dungeon instanced
Setiap area dipenuhi musuh dalam jumlah besar, memberikan sensasi pertempuran masif yang intens.
Grafis dan Visual
Secara visual, Disgaea Mayhem menggunakan gaya anime 3D yang penuh warna. Desain karakter tetap mempertahankan ciri khas Disgaea, seperti:
Proporsi karakter chibi
Animasi berlebihan
Efek skill yang mencolok
Namun, karena ini adalah game action, animasi menjadi lebih dinamis dibanding seri sebelumnya.
Perubahan Identitas Seri
Perubahan terbesar dalam Disgaea Mayhem adalah identitas gameplay-nya. Jika sebelumnya Disgaea dikenal sebagai:
Tactical RPG kompleks
Gameplay berbasis strategi
Kini berubah menjadi:
Action RPG cepat
Fokus pada refleks dan timing
Langkah ini tentu menuai pro dan kontra di kalangan fans.



Reaksi Komunitas
Perubahan drastis ini mendapat beragam reaksi dari komunitas:
Beberapa pemain menyambut positif:
Gameplay lebih cepat dan modern
Lebih mudah diakses pemain baru
Namun, ada juga yang skeptis:
Kehilangan identitas tactical RPG
Khawatir gameplay menjadi terlalu sederhana
Secara umum, Disgaea Mayhem dianggap sebagai eksperimen berani yang mencoba memperluas audiens.
Perbandingan dengan Game Lain
Disgaea Mayhem sering dibandingkan dengan beberapa game lain:
- Dynasty Warriors Series
Sama-sama melawan banyak musuh sekaligus
Gameplay hack-and-slash - Diablo Series
Fokus pada loot dan grinding
Progression berbasis equipment - Game Disgaea Klasik
Perbedaan utama ada pada sistem combat
Namun tetap mempertahankan humor dan grinding
Kelebihan Disgaea Mayhem
✔️ Gameplay cepat dan seru
Aksi real-time memberikan sensasi baru yang segar.
✔️ Sistem senjata variatif
Banyak gaya bermain yang bisa dicoba.
✔️ Grinding khas Disgaea tetap ada
Fans lama masih bisa menikmati progression mendalam.
✔️ Dunia penuh humor
Cerita tetap ringan dan menghibur.
Kekurangan Disgaea Mayhem
❌ Kehilangan elemen strategi klasik
Fans tactical RPG mungkin merasa kurang puas.
❌ Risiko repetitif
Hack-and-slash bisa terasa monoton jika tidak dikembangkan lebih jauh.
❌ Ekspektasi tinggi dari fans lama
Sebagai spin-off, game ini harus membuktikan dirinya layak.
Masa Depan Franchise Disgaea
Disgaea Mayhem bisa menjadi titik awal arah baru bagi franchise ini. Jika sukses, kemungkinan besar:
Akan ada lebih banyak spin-off action
Sistem hybrid (action + tactical) bisa muncul
Namun jika gagal, kemungkinan seri akan kembali ke akar tactical RPG.
Kesimpulan
Disgaea Mayhem adalah eksperimen ambisius yang mencoba membawa franchise klasik ke arah baru. Dengan mengubah gameplay menjadi action RPG, game ini menawarkan pengalaman yang lebih cepat, modern, dan mudah diakses.
Meski demikian, perubahan ini juga membawa risiko besar, terutama bagi fans lama yang mencintai sistem strategi kompleks dari seri sebelumnya.
Secara keseluruhan, Disgaea Mayhem adalah game yang:
Berani
Unik
Penuh potensi
Bagi pemain baru, ini adalah pintu masuk yang sempurna ke dunia Disgaea. Sementara bagi fans lama, game ini bisa menjadi pengalaman berbeda yang menyegarkan—atau justru kontroversial.
Yang jelas, satu hal tetap sama: dunia Disgaea masih penuh dengan kekacauan, humor, dan angka damage yang tidak masuk akal.
