Pendahuluan
Days Gone adalah game aksi-petualangan bergenre open-world survival yang dikembangkan oleh Bend Studio dan diterbitkan oleh Sony Interactive Entertainment. Pertama kali dirilis pada tahun 2019 untuk PlayStation 4 dan kemudian hadir di PC pada 2021, Days Gone menghadirkan pengalaman dunia pasca-apokaliptik yang brutal, emosional, dan penuh ketegangan.
Berbeda dari game zombie pada umumnya, Days Gone tidak hanya berfokus pada aksi dan horor, tetapi juga pada kisah personal, perjuangan mental, serta hubungan antar manusia di dunia yang telah runtuh. Pemain diajak mengikuti perjalanan Deacon St. John, seorang mantan anggota klub motor yang mencoba bertahan hidup di tengah wabah misterius yang mengubah manusia menjadi makhluk buas bernama Freakers.

Latar Belakang Cerita
Cerita Days Gone berlatar dua tahun setelah wabah global menghancurkan peradaban manusia. Dunia yang dulu penuh kehidupan kini berubah menjadi wilayah liar yang dipenuhi reruntuhan kota, hutan lebat, dan jalanan kosong yang berbahaya. Pemerintahan runtuh, hukum tidak lagi berlaku, dan manusia yang tersisa harus bertahan dengan caranya masing-masing.
Deacon St. John adalah seorang drifter dan bounty hunter yang hidup di atas motornya. Ia kehilangan istrinya, Sarah Whitaker, pada hari pertama wabah dan meyakini bahwa Sarah telah meninggal. Bersama sahabatnya, William “Boozer” Gray, Deacon bertahan hidup dengan mengambil pekerjaan berbahaya untuk kamp-kamp penyintas.
Namun seiring berjalannya waktu, Deacon mulai menemukan petunjuk bahwa Sarah mungkin masih hidup. Harapan inilah yang menjadi penggerak utama perjalanan emosional dalam Days Gone, membuat ceritanya terasa lebih manusiawi dibanding sekadar kisah bertahan hidup dari zombie.
Dunia Open-World yang Hidup dan Berbahaya

Salah satu kekuatan terbesar Days Gone adalah dunia open-world-nya yang luas dan dinamis. Berlatar di wilayah fiksi Oregon, Amerika Serikat, game ini menghadirkan berbagai lingkungan seperti:
- Hutan pinus yang lebat
- Pegunungan bersalju
- Padang rumput luas
- Kota-kota kecil yang terbengkalai
- Terowongan dan fasilitas militer lama
Dunia dalam Days Gone terasa hidup karena adanya siklus siang dan malam, serta perubahan cuaca. Pada siang hari, Freakers cenderung bersembunyi di sarang, sedangkan malam hari menjadi jauh lebih berbahaya karena mereka lebih agresif dan aktif berburu.
Selain Freakers, pemain juga harus menghadapi:
- Marauders (perampok)
- Rippers (kultus fanatik)
- Survivor liar
- Hewan terinfeksi seperti serigala dan beruang Freaker
Semua ancaman ini membuat eksplorasi dunia Days Gone penuh risiko dan ketegangan.

Sistem Gameplay dan Mekanisme Bertahan Hidup
1. Pertarungan yang Taktis
Days Gone menggabungkan elemen third-person shooter, stealth, dan melee combat. Pemain tidak bisa asal menyerang, karena amunisi dan sumber daya sangat terbatas.
- Senjata api berguna, tetapi suara tembakan bisa menarik Freakers dalam jumlah besar.
- Senjata melee seperti kayu, pipa, dan kapak bisa rusak, memaksa pemain untuk terus mencari pengganti.
- Stealth menjadi kunci untuk menghindari konflik yang tidak perlu.
2. Horde System yang Ikonik
Fitur paling ikonik dari Days Gone adalah Horde Freakers, yaitu ratusan Freakers yang bergerak bersama sebagai satu kelompok besar. Menghadapi Horde bukan sekadar soal menembak, melainkan membutuhkan:
- Perencanaan rute kabur
- Pemanfaatan lingkungan
- Perangkap dan bahan peledak
- Manajemen stamina dan amunisi
Pertarungan melawan Horde adalah momen paling menegangkan sekaligus memuaskan dalam game ini.
3. Sistem Crafting
Crafting menjadi bagian penting dari gameplay. Pemain bisa membuat:
- Molotov
- Bom pipa
- Perangkap
- Perban dan item medis
Semua bahan harus dicari melalui eksplorasi, membuat pemain selalu waspada terhadap lingkungan sekitar.

Motor: Jiwa dari Days Gone
Motor Deacon bukan sekadar alat transportasi, melainkan elemen inti gameplay dan simbol kebebasan. Pemain harus:
- Mengisi bensin secara manual
- Memperbaiki kerusakan
- Meng-upgrade mesin, ban, dan tangki
Motor juga menjadi penyelamat di situasi genting, terutama saat dikejar Horde. Kehabisan bensin di tengah malam bisa menjadi mimpi buruk yang mematikan.
Karakter dan Hubungan Emosional
Deacon St. John
Deacon digambarkan sebagai karakter kompleks: keras, sinis, namun penuh empati. Monolog internalnya sering kali menunjukkan konflik batin antara keputusasaan dan harapan.
Boozer
Boozer adalah sahabat setia Deacon. Hubungan mereka terasa nyata, penuh loyalitas, dan menjadi salah satu aspek emosional terkuat dalam cerita.
Sarah Whitaker
Sarah bukan sekadar “karakter yang hilang”, tetapi sosok penting yang menjadi pusat konflik emosional dan moral Deacon.
Selain mereka, terdapat berbagai karakter pendukung di kamp-kamp penyintas yang memberikan misi dan cerita sampingan yang memperkaya dunia game.

Kamp Penyintas dan Sistem Kepercayaan
Di dunia Days Gone, pemain akan menemukan beberapa kamp penyintas seperti:
- Copeland’s Camp
- Hot Springs
- Iron Mike’s Camp
Setiap kamp memiliki ideologi, pemimpin, dan sistem ekonomi sendiri. Pemain bisa meningkatkan trust level dengan menyelesaikan misi, yang membuka:
- Senjata baru
- Upgrade motor
- Perlengkapan khusus
Pilihan kamp mana yang lebih sering dibantu juga memengaruhi gaya bermain pemain.
Visual dan Atmosfer
Secara visual, Days Gone menampilkan detail lingkungan yang memukau. Efek pencahayaan, kabut, hujan, dan salju menciptakan atmosfer suram yang kuat. Desain Freakers terasa mengerikan tanpa berlebihan, menekankan sisi “manusia yang kehilangan kemanusiaannya”.
Versi PC menghadirkan peningkatan grafis, frame rate lebih stabil, dan dukungan ultra-wide yang membuat pengalaman bermain semakin imersif.

Musik dan Desain Suara
Musik dalam Days Gone cenderung minimalis dan emosional, menyesuaikan dengan suasana dunia yang sepi dan penuh kehilangan. Suara motor, teriakan Freakers, dan ambient sound hutan menciptakan ketegangan konstan, terutama saat malam hari.
Tema Besar: Kehilangan, Harapan, dan Kemanusiaan
Di balik aksi dan zombie, Days Gone mengangkat tema-tema mendalam seperti:
- Kehilangan orang tercinta
- Trauma dan depresi
- Loyalitas dan persahabatan
- Harapan di tengah kehancuran
Game ini menanyakan satu pertanyaan besar: apa arti bertahan hidup jika tidak ada yang tersisa untuk diperjuangkan?
Kelebihan Days Gone
- Dunia open-world luas dan imersif
- Horde system unik dan menegangkan
- Cerita emosional dan karakter kuat
- Gameplay survival yang menantang
- Atmosfer pasca-apokaliptik yang autentik
Kekurangan Days Gone
- Ritme cerita awal terasa lambat
- Beberapa misi repetitif
- AI musuh manusia terkadang kurang konsisten
- Respons awal yang kurang baik saat rilis PS4
Meski demikian, banyak kekurangan ini telah diperbaiki melalui patch dan update.

Penerimaan dan Warisan
Awalnya, Days Gone mendapat ulasan beragam dari kritikus. Namun seiring waktu, game ini memperoleh status cult favorite di kalangan gamer. Banyak pemain memuji kedalaman ceritanya dan berharap adanya sekuel, meskipun hingga kini Days Gone 2 belum dikonfirmasi secara resmi.
Kesimpulan
Days Gone adalah game yang menawarkan lebih dari sekadar dunia zombie. Ia adalah kisah tentang manusia yang terluka, tentang cinta yang hilang, dan tentang harapan yang terus menyala meski dunia telah runtuh. Dengan gameplay intens, dunia yang hidup, dan cerita emosional, Days Gone layak disebut sebagai salah satu game survival open-world terbaik dalam satu dekade terakhir.
Bagi pemain yang mencari pengalaman pasca-apokaliptik yang mendalam, penuh ketegangan, dan sarat makna, Days Gone adalah perjalanan yang tidak boleh dilewatkan.

