Di tengah dominasi game besar dengan grafis realistis dan aksi cepat, hadir sebuah karya indie yang justru memilih jalur berbeda—lebih tenang, lebih emosional, dan lebih artistik. Game tersebut adalah Forgotlings, sebuah cinematic action-adventure yang menawarkan pengalaman unik melalui dunia penuh imajinasi dan cerita yang menyentuh hati.
Dirilis pada Februari 2026 oleh Throughline Games, game ini langsung menarik perhatian berkat gaya visual hand-drawn yang indah serta narasi mendalam yang menjadi ciri khas studio tersebut. Dengan menggabungkan eksplorasi, pilihan moral, pertarungan ringan, dan elemen diplomasi, Forgotlings bukan sekadar game—melainkan sebuah perjalanan emosional yang penuh makna.
Dunia Forgotten Lands: Tempat Semua yang Terlupakan Berkumpul
Konsep dunia dalam Forgotlings adalah salah satu yang paling unik di industri game saat ini. Game ini berlatar di dunia bernama Forgotten Lands—sebuah dimensi misterius tempat semua benda yang hilang dan terlupakan berkumpul.
Bayangkan:
- Kaos kaki yang hilang
- Surat lama yang tak pernah dikirim
- Mainan rusak yang dibuang
- Barang kecil yang pernah berarti, tapi kini dilupakan
Semua benda tersebut hidup kembali dalam bentuk makhluk yang disebut “Forgotlings.”
Setiap Forgotling memiliki identitas, kepribadian, dan bahkan sisa kenangan dari masa lalu mereka. Mereka bukan sekadar objek—mereka adalah representasi dari memori, emosi, dan pengalaman manusia yang telah terlupakan.
Dunia ini terasa seperti kombinasi antara fantasi dan nostalgia, di mana setiap sudutnya menyimpan cerita.
Cerita: Perjalanan Fig Menyatukan Dunia yang Terpecah
Pemain akan mengendalikan karakter utama bernama Fig, sebuah boneka pose yang dulunya hanyalah objek biasa, namun kini menjadi pemimpin kapal hidup bernama Volare.
Cerita dimulai ketika dunia Forgotten Lands mulai mengalami keretakan besar:
- Konflik antar suku
- Ancaman misterius yang muncul dari kegelapan
- Perpecahan yang semakin dalam
Tugas Fig adalah menyatukan lima suku utama Forgotlings sebelum semuanya hancur.
Namun, perjalanan ini tidak mudah. Setiap suku memiliki:
- Ideologi berbeda
- Kepentingan sendiri
- Konflik masa lalu
Pemain harus menentukan bagaimana menghadapi situasi tersebut—melalui diplomasi, keputusan moral, atau bahkan kekuatan.
Cerita dalam game ini sangat menekankan pada:
- Identitas
- Rasa memiliki
- Arti keberadaan
- Hubungan antar individu
Dan yang paling penting: apa arti menjadi “dilupakan.”


Gameplay: Kombinasi Aksi, Diplomasi, dan Pilihan Moral
Forgotlings menghadirkan gameplay yang cukup unik karena tidak hanya fokus pada satu aspek saja.
- Sistem Eksplorasi Dunia
Pemain akan menjelajahi Forgotten Lands menggunakan kapal hidup bernama Volare.
Eksplorasi mencakup:
Kota-kota unik
Wilayah udara yang luas
Area penuh rahasia
Lokasi yang mencerminkan tema memori dan kehilangan
Setiap tempat memiliki cerita tersendiri yang bisa ditemukan melalui interaksi dan observasi.
- Combat: Aksi yang Tidak Mendominasi
Meskipun termasuk action-adventure, combat dalam game ini bukan fokus utama.
Namun tetap hadir dengan sistem:
Hack-and-slash ringan
Serangan langsung dan stealth
Upgrade kemampuan karakter
Pertarungan terasa lebih sebagai pelengkap daripada inti gameplay.
- Diplomasi dan Dialog
Salah satu fitur paling menarik adalah sistem diplomasi.
Alih-alih selalu bertarung, pemain bisa:
Bernegosiasi
Meyakinkan karakter lain
Menyelesaikan konflik tanpa kekerasan
Game ini menggunakan sistem dialog berbasis pilihan, di mana setiap keputusan memiliki konsekuensi nyata terhadap cerita.
- Mini Game INA
Forgotlings juga menghadirkan mekanik unik berupa permainan papan bernama INA.
Game ini digunakan untuk:
Menyelesaikan konflik
Mencairkan suasana
Menghindari pertempuran
INA terinspirasi dari permainan strategi seperti catur dan Go, memberikan variasi gameplay yang menarik.
- Sistem Pilihan dan Multiple Ending
Setiap keputusan pemain akan mempengaruhi:
Hubungan antar karakter
Nasib suku tertentu
Arah cerita utama
Ending game
Tidak ada pilihan yang benar-benar “benar” atau “salah”—semuanya membawa konsekuensi.
Visual: Animasi Hand-Drawn yang Memukau
Salah satu kekuatan terbesar Forgotlings adalah visualnya.
Game ini menggunakan:
Animasi frame-by-frame
Gaya gambar tangan (hand-drawn)
Desain karakter yang unik dan ekspresif
Setiap adegan terasa seperti film animasi interaktif.
Banyak pemain membandingkan visualnya dengan karya Studio Ghibli karena:
Warna yang lembut
Detail yang artistik
Atmosfer yang emosional
Lingkungan dalam game juga dirancang dengan sangat detail, menciptakan dunia yang terasa hidup dan penuh keajaiban.


Audio dan Musik: Emosi yang Diperkuat Suara
Tidak hanya visual, aspek audio dalam game ini juga sangat kuat.
Game ini menghadirkan:
Voice acting penuh
Soundtrack emosional
Paduan suara dari ensemble profesional
Musik dalam game mampu:
Memperkuat momen emosional
Menciptakan atmosfer mendalam
Membuat pengalaman lebih imersif
Struktur Dunia dan Suku Forgotlings
Dunia Forgotlings dibagi menjadi lima suku utama, masing-masing dengan karakteristik unik:
Videra – pencari pengetahuan
Aufero – pekerja dan pembangun
Suku lainnya dengan filosofi berbeda
Setiap suku memiliki:
Budaya sendiri
Konflik internal
Pandangan hidup yang berbeda
Interaksi dengan suku-suku ini menjadi inti dari perjalanan Fig.
Tema Besar: Lebih dari Sekadar Game
Yang membuat Forgotlings benar-benar spesial adalah tema yang diangkat.
Game ini membahas hal-hal seperti:
Apa arti dilupakan
Nilai kenangan
Hubungan antara manusia dan benda
Identitas diri
Tidak banyak game yang berani mengangkat tema seperti ini dengan cara yang begitu emosional.
Respon Awal dan Popularitas
Sejak rilisnya pada Februari 2026, game ini mendapat respon positif dari pemain.
Banyak yang memuji:
Visual yang indah
Cerita yang kuat
Atmosfer yang unik
Game ini juga menjadi salah satu indie yang cukup ramai dibicarakan saat peluncuran karena gaya artistiknya yang berbeda dari kebanyakan game modern.
Kelebihan Forgotlings
✔ Visual hand-drawn yang sangat indah
✔ Cerita emosional dan mendalam
✔ Gameplay unik (kombinasi aksi & diplomasi)
✔ Dunia kreatif dan original
✔ Pilihan pemain benar-benar berdampak
Kekurangan Forgotlings
✖ Tempo permainan cenderung lambat
✖ Combat tidak terlalu kompleks
✖ Tidak cocok untuk pemain yang suka aksi cepat
✖ Beberapa bagian terasa linear
Untuk Siapa Game Ini Cocok?
Game ini sangat cocok untuk:
Pecinta game story-driven
Fans game indie artistik
Player yang suka eksplorasi dan narasi
Gamer yang mencari pengalaman emosional
Namun mungkin kurang cocok untuk:
Penggemar aksi cepat
Player kompetitif
Gamer yang ingin gameplay intens
Kesimpulan
Forgotlings adalah bukti bahwa game tidak harus selalu besar, cepat, dan penuh aksi untuk menjadi luar biasa. Dengan pendekatan yang lebih artistik dan emosional, game ini berhasil menciptakan pengalaman yang berbeda dari kebanyakan game modern.
