Seputar Dunia Game

Hell Let Loose adalah game penembak taktis multipemain sudut pandang orang pertama (FPS) yang dirilis pada 2021. Game ini diterbitkan oleh Team17, dan saat ini dikembangkan oleh Expression Games serta Cover 6 Studios. Pemain bertempur dalam pertempuran-pertempuran ikonik Perang Dunia II di Front Barat, Front Timur, dan Afrika Utara, dengan skala pertempuran besar berbasis peleton.

Awalnya game ini dibuat oleh studio asal Australia, Black Matter, yang dipimpin oleh Maximilian Rea. Proyek ini pertama kali diumumkan lewat kampanye Kickstarter pada 2017 dan berhasil mengumpulkan dana sekitar US$220.000. Hell Let Loose diluncurkan dalam akses awal untuk Microsoft Windows pada 6 Juni 2019, lalu rilis penuh pada Juli 2021. Versi PlayStation 5 dan Xbox Series X/S menyusul pada 5 Oktober 2021.

Pada Januari 2022, Black Matter menjual kepemilikan game ini kepada Team17 seharga £31 juta, dengan potensi tambahan £15 juta tergantung kinerjanya. Setelah itu, tanggung jawab pengembangan dialihkan ke Team17. Pada awal 2023, Team17 mendirikan Cover 6 Studios untuk melanjutkan pengembangan Hell Let Loose sekaligus mempersiapkan potensi seri berikutnya. Kemudian pada April 2023, mereka juga menggandeng Expression Games sebagai pengembang tambahan.

Pada 20 Agustus 2025, Team17 mengumumkan judul baru berjudul Hell Let Loose: Vietnam. Berbeda dari game utamanya yang berlatar Perang Dunia II, seri terbaru ini mengambil latar Perang Vietnam (1965–1973) dengan dua faksi utama: Vietnam Utara dan Amerika Serikat. Game ini diharapkan membawa pengalaman pertempuran taktis berskala besar khas Hell Let Loose ke medan perang baru yang lebih brutal dan penuh tantangan.

Gameplay

Dalam Hell Let Loose, pertandingan berlangsung sebagai pertempuran senjata gabungan antara dua tim yang masing-masing mewakili faksi seperti Jerman, Amerika Serikat, Inggris, Uni Soviet, serta Afrika Korps Jerman dan Angkatan Darat ke-8 Inggris. Setiap tim terdiri dari beberapa regu:

  • Regu infanteri (6 orang)
  • Regu lapis baja (3 awak tank)
  • Regu pengintai (2 orang)

Setiap pertandingan melibatkan 100 pemain (50 vs 50) di peta berskala besar. Hingga Oktober 2024, terdapat tiga mode utama:

  • Warfare (Peperangan): Kedua tim memulai dengan jumlah sektor yang sama dan berusaha merebut semua lima sektor. Pemenang ditentukan dengan menguasai seluruh sektor atau memiliki lebih banyak sektor saat waktu habis.
  • Offensive (Ofensif): Tim bertahan menguasai semua sektor di awal, sedangkan tim penyerang harus merebut semuanya satu per satu dalam batas waktu 30 menit per sektor.
  • Skirmish Control: Mode peta lebih kecil dan padat, dengan satu titik tengah yang harus dikuasai sebelum waktu habis.

Komunikasi

Komunikasi jadi aspek sentral dalam gameplay. Setiap regu dipimpin seorang officer (perwira) yang bisa bicara langsung ke perwira lain dan komandan melalui saluran suara kepemimpinan. Ada juga:

  • Saluran suara khusus regu
  • Saluran suara jarak dekat
  • Obrolan teks tim dan regu (khusus versi PC)
  • Sistem ping untuk menandai posisi musuh, target serangan, suplai, atau artileri

Kombinasi ini memungkinkan koordinasi yang efektif antar pemain dalam skala besar.


Kelas & Peran

Game ini memiliki 14 kelas yang dapat dimainkan:

  • Infanteri (9 kelas): perwira, penembak senapan, penembak otomatis, penyerang, pendukung, anti-tank, penembak mesin, teknisi, dan medis
  • Unit lapis baja (2 kelas): komandan tank dan awak tank
  • Unit pengintai (2 kelas): pengintai dan penembak jitu
  • Komandan tim: memimpin keseluruhan tim, mengatur strategi, memanggil kendaraan, serangan udara, dan menjatuhkan suplai

Elemen Strategis

Sebagai pelengkap pertempuran real-time, Hell Let Loose juga memiliki elemen meta-game strategis berbasis sumber daya ala RTS. Komandan mengelola tiga sumber daya utama: amunisi, tenaga kerja, dan bahan bakar.

Engineer dapat membangun resource node menggunakan suplai yang dijatuhkan untuk meningkatkan produksi. Node ini bisa dihancurkan oleh tim lawan jika ditemukan, sehingga pengelolaan logistik menjadi bagian penting dalam kemenangan tim.


Perkembangan

Hell Let Loose dikembangkan menggunakan Unreal Engine 4. Setelah melalui sekitar dua tahun proses pengembangan dan pengujian sejak kampanye Kickstarter-nya berhasil, game ini pertama kali dirilis di Steam dalam format akses awal pada 6 Juni 2019, bertepatan dengan peringatan 75 tahun pendaratan Normandia.

Setelah menerima banyak pembaruan dan penyempurnaan, game ini resmi rilis penuh pada Juli 2021, disusul dengan peluncuran versi PlayStation 5 dan Xbox Series X/S pada 5 Oktober 2021.

Seiring waktu, tim pengembang terus mengerjakan peningkatan agar versi PC dan konsol memiliki kualitas dan fitur yang setara, sehingga semua pemain bisa mendapatkan pengalaman bermain yang konsisten di berbagai platform.


Desain Peta

Hell Let Loose saat ini memiliki 17 peta unik yang menggambarkan berbagai pertempuran dan lingkungan bersejarah dari Perang Dunia II. Setiap peta dibuat berdasarkan lokasi nyata dengan menggunakan citra satelit, foto udara arsip, serta rekreasi tingkat jalan agar tampil autentik dan imersif bagi pemain.

Sebagian besar peta mewakili medan perang terkenal di Front Barat, Front Timur, dan Afrika Utara. Dua di antaranya — El Alamein dan Tobruk — menghadirkan subfaksi khusus yaitu Korps Afrika Jerman dan Angkatan Darat ke-8 Inggris.

Subfaksi ini memiliki muatan, seragam, dan senjata eksklusif yang hanya tersedia di peta mereka masing-masing, menambah variasi dan nuansa historis dalam setiap pertempuran.


Penerimaan

Hell Let Loose menerima ulasan “umumnya positif” untuk versi Microsoft Windows dan Xbox Series X, sementara versi PlayStation 5 mendapat ulasan “campuran atau rata-rata” menurut agregator Metacritic. Di platform Steam, game ini bahkan meraih penilaian “sangat positif” dari para pemain.

Media PCGamesN memuji fokus game ini pada kerja sama tim, menyebut bahwa serangan terkoordinasi dengan tabir asap dan penyerbuan titik pertahanan musuh memberikan sensasi luar biasa yang jarang ditemui dalam game penembak lainnya.

Namun, PC Gamer memberikan kritik terhadap aspek audio. Meski menyukai peningkatan tingkat mematikan dalam gameplay, mereka merasa efek suara masih kurang bertenaga — suara senjata tidak cukup keras hingga komunikasi radio tetap terdengar jelas, membuat atmosfer tempur terasa kurang intens.


Kontroversi Trailer “Devotion to Duty”

Pada Juli 2023, Team17 merilis trailer untuk pembaruan berjudul “Devotion to Duty”, namun trailer tersebut mendapat respon negatif dari komunitas. Tidak seperti trailer sebelumnya yang menampilkan cuplikan gameplay nyata, trailer ini berisi gangguan grafis dan animasi yang dianggap tidak mencerminkan kualitas game sesungguhnya.

Akibatnya, Hell Let Loose sempat menjadi sasaran review bombing di Steam. Menanggapi kritik luas ini, Cover 6 Studios dan Team17 merilis permintaan maaf bersama dan menyatakan akan berfokus memperbaiki kualitas game, sekaligus membagikan rencana pengembangan selanjutnya melalui forum resmi Reddit mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *