
Iconoclasts – Petualangan Platformer dengan Cerita Mendalam
Dalam dunia game indie, ada banyak judul yang lahir dari semangat kreatif individu maupun tim kecil. Salah satu karya yang mendapat perhatian besar adalah Iconoclasts, sebuah game aksi-platformer bergaya Metroidvania yang dirilis pada tahun 2018. Yang membuat game ini unik adalah fakta bahwa hampir seluruh aspek pengembangannya—mulai dari desain, pemrograman, musik, hingga seni visual—dikerjakan oleh satu orang, yaitu Joakim Sandberg alias Konjak.
Meski tampak sederhana dengan grafis 2D bergaya piksel, Iconoclasts berhasil memikat banyak pemain berkat kombinasi gameplay yang solid, dunia yang penuh detail, serta cerita yang jauh lebih dalam daripada kebanyakan game sejenis.
Latar Dunia dan Cerita
Game ini mengisahkan tentang seorang gadis muda bernama Robin, seorang montir berbakat di dunia yang dikuasai oleh organisasi religius bernama The One Concern. Organisasi ini mengendalikan hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, mulai dari teknologi hingga keyakinan spiritual.
Sumber energi utama dunia ini adalah zat misterius bernama Ivory, yang digunakan untuk menjalankan mesin sekaligus dianggap sebagai elemen suci. Namun, pemanfaatan berlebihan terhadap Ivory menyebabkan kerusakan lingkungan dan masalah sosial.
Robin, meski memiliki keahlian sebagai montir, dianggap melanggar hukum karena hanya mekanik bersertifikat dari One Concern yang diizinkan memperbaiki mesin. Dari sinilah cerita dimulai—Robin terlibat dalam petualangan besar yang tidak hanya menguji kemampuannya, tetapi juga menyingkap rahasia kelam di balik Ivory dan ambisi One Concern.
Yang membuat Iconoclasts menonjol adalah penyampaian narasinya. Meski dibalut dengan visual kartun yang ceria, cerita yang dihadirkan justru penuh dengan tema serius seperti dogma agama, otoritarianisme, kerusakan ekologi, hingga pencarian identitas.
Gameplay – Platformer dengan Sentuhan Metroidvania
Sebagai game aksi-platformer, Iconoclasts menggabungkan eksplorasi, pertarungan, serta pemecahan teka-teki dengan gaya klasik. Struktur dunianya mengingatkan pada game Metroid atau Castlevania: Symphony of the Night, di mana pemain menjelajahi area luas yang saling terhubung sambil membuka akses ke tempat-tempat baru seiring bertambahnya kemampuan.
- Senjata Utama – Wrench
Robin menggunakan kunci inggris (wrench) sebagai senjata sekaligus alat serbaguna. Wrench bisa digunakan untuk menyerang musuh, mengait ke benda tertentu, membuka mekanisme, hingga menghantarkan arus listrik untuk memecahkan teka-teki. - Pistol Modifikasi
Robin juga memiliki senjata api yang bisa dimodifikasi untuk menembakkan peluru berbeda, seperti peluru biasa, gelombang energi, atau peluru yang bisa menghancurkan rintangan tertentu. - Eksplorasi dan Upgrade
Seiring progres, Robin mendapatkan kemampuan baru yang memungkinkan akses ke area sebelumnya yang semula tidak bisa dicapai. Sistem ini memberi rasa penasaran dan mendorong pemain untuk menjelajah ulang peta. - Puzzle Mekanis
Banyak bagian game yang menghadirkan teka-teki lingkungan. Pemain harus memutar tuas, mengisi aliran listrik, atau menggunakan wrench dengan cara tertentu untuk melanjutkan perjalanan.
Pertarungan Bos
Salah satu aspek paling menonjol dari Iconoclasts adalah pertarungan bosnya. Hampir setiap babak penting ditutup dengan konfrontasi melawan musuh besar dengan pola serangan unik.
Pertarungan ini menuntut pemain untuk:
- Mempelajari pola gerakan bos.
- Menggunakan senjata dan wrench secara tepat.
- Mengombinasikan refleks cepat dengan pemecahan teka-teki kecil di tengah pertarungan.
Desain bos yang variatif dan menantang membuat pertempuran terasa memuaskan, bahkan menjadi highlight utama bagi banyak pemain.
Visual dan Musik
Meski dikembangkan oleh satu orang, Iconoclasts memiliki presentasi visual yang sangat memikat. Grafis pixel art-nya penuh warna, dengan animasi halus dan detail lingkungan yang kaya. Setiap area dunia terasa berbeda, mulai dari hutan hijau, reruntuhan kuno, hingga fasilitas industri One Concern.
Musiknya juga digarap langsung oleh Joakim Sandberg. Soundtrack penuh melodi energik dan nuansa emosional, mendukung suasana cerita yang terkadang ringan namun sering kali serius dan penuh ketegangan.
Tema dan Makna Mendalam
Di balik tampilan ceria, Iconoclasts menghadirkan cerita dengan tema berat. Beberapa isu yang diangkat antara lain:
- Pertentangan individu melawan sistem otoriter. Robin melambangkan kebebasan berkreasi, sementara One Concern mewakili kekuasaan yang membatasi.
- Fanatisme agama dan manipulasi kekuasaan. Organisasi One Concern menggunakan Ivory sebagai simbol religius untuk mengendalikan masyarakat.
- Kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya. Ivory, meski penting, justru merusak dunia karena pemakaian berlebihan.
Tema-tema ini membuat Iconoclasts jauh lebih dalam dibanding kebanyakan platformer lain. Banyak pemain merasa tersentuh dengan kisah Robin dan karakter-karakter lain yang juga berjuang mencari arti hidup di dunia yang keras.
Penerimaan dan Kritik
Saat dirilis, Iconoclasts mendapat pujian luas dari kritikus maupun pemain. Beberapa aspek yang banyak diapresiasi antara lain:
- Pertarungan bos yang seru dan menantang.
- Desain level kreatif dengan puzzle mekanis.
- Cerita mendalam dengan karakter-karakter memorable.
- Visual pixel art indah dan musik berkualitas.
Namun, ada juga kritik, seperti:
- Tingkat kesulitan yang terkadang melonjak drastis.
- Beberapa puzzle bisa terasa membingungkan bagi pemain kasual.
- Tempo cerita yang melambat di bagian tertentu.
Meski demikian, secara keseluruhan Iconoclasts dianggap sebagai pencapaian luar biasa untuk sebuah game indie buatan hampir sepenuhnya oleh satu orang.
Kesimpulan
Iconoclasts adalah bukti nyata bahwa kreativitas individu bisa menghasilkan karya luar biasa. Dengan gameplay platformer yang solid, pertarungan bos yang seru, visual indah, serta cerita penuh makna, game ini berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang memainkannya.
Lebih dari sekadar aksi 2D, Iconoclasts adalah perjalanan emosional tentang kebebasan, keyakinan, dan keberanian untuk melawan sistem yang menindas. Bagi pecinta game indie dan penggemar Metroidvania, ini adalah salah satu judul yang wajib dimainkan.
