Once Human adalah game survival multipemain dunia terbuka bergaya pasca-apokaliptik dengan sudut pandang orang ketiga. Game ini dikembangkan sekaligus diterbitkan oleh Starry Studio, yang berada di bawah naungan NetEase. Resmi meluncur di PC (Windows) pada 9 Juli 2024, game ini kemudian diperluas ke platform mobile—iOS dan Android—pada 23 April 2025. Rencana ke depannya, Once Human juga akan hadir di konsol generasi terbaru, yakni PlayStation 5 dan Xbox Series X/S, dengan jadwal rilis yang ditargetkan pada 2026.
Permainan
Once Human menghadirkan pengalaman survival multipemain dengan sentuhan looter shooter di dunia terbuka yang luas dan penuh kebebasan. Pemain memulai perjalanan lewat tutorial serta misi pengantar yang dirancang untuk memperkenalkan mekanisme dasar seperti mengumpulkan sumber daya, crafting, hingga memahami jalan cerita utama.
Setelahnya, pemain memilih skenario—alur naratif yang menjadi inti permainan, dengan skenario utama bernama Manibus. Setiap skenario dimainkan di server tertentu, dan uniknya, server di game ini punya masa aktif terbatas. Saat masa itu berakhir, server ditutup, sehingga pemain bisa memilih bergabung ke server baru atau melanjutkan di server lama yang biasanya sudah membuka konten eksklusif seperti Metaphica. Sistem Metaphica berfungsi seperti skill tree, di mana kemampuan baru bisa di-unlock menggunakan cipher yang didapat dari misi dan kenaikan level.
Karakter dan item bernilai tinggi yang berhasil dikumpulkan dapat disimpan di Eternaland, semacam pulau pribadi yang menjadi ruang permanen pemain. Di sini, pemain bebas membangun struktur, menyimpan perlengkapan langka, serta mengoleksi Deviant, makhluk unik yang bisa dibawa ke skenario berikutnya. Namun, ada batasan jumlah item yang bisa dibawa ke dunia baru tergantung pada tingkat kelangkaannya.


Unsur survival tetap menjadi inti permainan. Pemain harus menjaga rasa lapar dan haus, mengelola stamina, sekaligus memperhatikan sanity meter atau tingkat kewarasan. Makan dan minum bukan hanya sekadar bertahan hidup, tapi juga memberi efek buff seperti tambahan kesehatan atau damage. Sebaliknya, terlalu lama berada di zona supernatural akan menurunkan kewarasan, memangkas HP maksimum, dan memaksa pemain mencari cara untuk memulihkannya, entah dengan item tertentu atau beristirahat.
Eksplorasi dunia terbuka dipenuhi berbagai aktivitas, antara lain:


- Membangun base camp dengan material yang dikumpulkan selama perjalanan.
- Menyerbu benteng (fortress), area besar dengan musuh tangguh, loot melimpah, dan rift anchor yang jika diaktifkan akan membuka hadiah tambahan serta jalan menuju pertarungan bos.
- Pertempuran Monolith, yaitu boss fight besar yang jadi tonggak cerita. Saat ini ada tiga bos Monolith berbeda dengan pola serangan unik yang menuntut kerja sama dan strategi.
- Menjelajah Silo, dungeon instanced dengan level kesulitan beragam. Di dalamnya terdapat musuh biasa, elit, hingga mini-boss, dengan loot spesifik yang bisa di-farm berulang kali.
Secara keseluruhan, Once Human menawarkan gabungan menarik antara survival, aksi looter shooter, dan progresi berbasis narasi. Dunia sandbox bersama yang dibangun Starry Studio memberi ruang bagi pemain untuk berkreasi, bereksperimen, berkolaborasi, sekaligus berjuang menghadapi ancaman supernatural yang tak terduga.
Merencanakan
Kisah Once Human dimulai ketika pemain terbangun di dunia pasca-apokaliptik dalam keadaan amnesia. Bumi sudah tidak sama lagi sejak peristiwa besar yang dikenal sebagai Starfall. Saat itu, zat asing bernama Stardust menyebar luas, meracuni planet dan mengubah sebagian besar makhluk hidup menjadi monster buas yang disebut Deviations.
Di tengah kekacauan, pemain dipandu oleh seekor burung mistis bernama “V”, yang mengungkap kebenaran bahwa mereka bukan manusia biasa, melainkan seorang Meta-Human—individu hasil eksperimen bioteknologi yang mampu memanfaatkan kekuatan Stardust alih-alih dihancurkan olehnya. Meta-Human ini diciptakan oleh Rosetta, sebuah perusahaan ambisius yang justru menjadi penyebab Starfall lewat eksperimen berbahaya mereka demi mendorong evolusi manusia ke tahap berikutnya.
Alur cerita utama membawa pemain bersama V untuk menyingkap rahasia kelam Rosetta, menghadapi Deviations yang mereka ciptakan, sekaligus mencari tahu apa sebenarnya tujuan akhir perusahaan tersebut. Dalam perjalanan, dunia yang ditinggalkan penuh dengan kota-kota terbengkalai, fasilitas riset hancur, dan reruntuhan peradaban yang bisa dijelajahi untuk menemukan petunjuk masa lalu.

Menariknya, tidak semua makhluk hasil mutasi menjadi musuh. Pemain juga bisa menjalin ikatan dengan beberapa Deviants, yaitu varian Deviations yang bisa dijinakkan dan dijadikan sekutu. Mereka hadir bukan hanya sebagai pendamping, tapi juga sebagai kekuatan tambahan dalam bertarung maupun menjelajah dunia yang sudah kacau.
Ekspansi: Jalan Musim Dingin
Pada September 2024, Once Human merilis ekspansi besar berjudul Way of Winter, menghadirkan skenario baru yang membawa pemain kembali bertemu dengan Mitsuko, salah satu Metahuman awal yang namanya terikat dengan sejarah Mayflies. Mitsuko mengaku bahwa meskipun para Monolith telah dikalahkan, kondisi dunia di dimensi yang rapuh tidak juga membaik. Ia merasakan gangguan baru, dan benar saja, pemain segera bertemu dengan sosok misterius bertopeng opera bernama Igna.

Igna memperkenalkan dirinya sebagai Metahuman dengan lengan yang rusak parah akibat luka bakar. Ia menyatakan sudah lama mengetahui keberadaan dunia ini, namun baru sekarang cukup kuat untuk masuk. Dengan nada penuh kebanggaan, Igna mencoba merekrut pemain agar berpihak padanya. Sayangnya, niatnya yang jelas berbahaya membuat tawarannya ditolak. Kecewa, Igna pergi sambil meninggalkan ancaman bahwa siapa pun yang menghalanginya akan menyesal.
Atas petunjuk Mitsuko, pemain berangkat menuju wilayah utara—sebuah area baru di peta yang selama ini terkunci, dikenal keras dan tidak ramah. Di sana, pemain bertemu kelompok penyintas bernama The Column, yang telah lama berperang melawan faksi Vultures dan perusahaan Rosetta. Dari mereka, terungkap bahwa kedua musuh lama itu kini membentuk aliansi setelah menderita kerugian besar. The Column lalu meminta pemain mencari pemimpin mereka, Roland, yang menghilang dalam sebuah penyergapan.

Perjalanan membawa pemain menembus benteng-benteng musuh, menghadapi pasukan elit Vulture yang ditingkatkan dengan teknologi Metahuman serta eksperimen Rosetta. Akhirnya, Roland ditemukan masih hidup di wilayah barat, dekat gunung berapi yang pernah meletus dan menghancurkan pemukiman besar. Namun, kondisi Roland tidak biasa—lengannya terbakar, mirip dengan Igna. Roland mengaku sengaja membiarkan dirinya ditangkap demi mengungkap rencana Igna. Ia menjelaskan bahwa Igna telah menjadi pemimpin baru Vulture dan berhasil membujuk Rosetta untuk bekerja sama demi tujuan gila: membangkitkan The Old Ones, makhluk raksasa hasil eksperimen Rosetta yang terkunci di dimensi lain.
Latar belakang Igna pun terungkap: saat masih muda, ia menganggap Deviations sebagai dewa. Saat keluarganya menentang kepercayaannya, ia kehilangan kendali dan menyebabkan gunung berapi meletus, meluluhlantakkan seluruh pemukiman. Kini, ia berusaha melanjutkan obsesinya dengan menciptakan Deviant pamungkas.

Konfrontasi di markas Vulture berakhir tragis. Alih-alih menyerah, Igna justru menjatuhkan dirinya ke dalam lava, membangkitkan ciptaannya sendiri: Chaosweaver, makhluk Deviant kolosal yang segera melarikan diri ke alam liar sambil meninggalkan gema tawa Igna yang menyeramkan. Roland menyadari ancaman ini jauh lebih besar dari dugaan mereka, memutuskan kembali ke The Column untuk menyusun rencana.
Ekspansi Way of Winter kemudian membuka konten baru berupa perluasan markas, material tingkat lanjut, hingga menara kontrol iklim yang bisa menormalkan cuaca dan memperbaiki tanah di sekitarnya. Dengan fitur ini, pemain mendapat peluang nyata untuk melawan para Chaosweaver di alam liar, menyiapkan panggung untuk konflik yang lebih besar di masa depan.
Penerimaan
Saat dirilis, Once Human mendapatkan tanggapan yang beragam. Menurut agregator ulasan Metacritic, game ini masuk kategori “campuran atau rata-rata”. Meski begitu, ada juga pujian signifikan, salah satunya datang dari Justin Koreis (IGN) yang memberi skor 8/10 dengan label “hebat”, menyoroti kualitas dunia terbuka serta sistem survival yang intens.
Dari sisi popularitas, game ini justru mencatat prestasi besar. Di platform Steam, Once Human langsung meledak dengan lebih dari 230.000 pemain aktif secara bersamaan pada hari-hari awal peluncurannya. Lonjakan masif ini bahkan sempat membuat server kewalahan, hingga pemain harus masuk sistem antrean untuk bisa bermain.
Popularitasnya berlanjut, dan pada 16 Agustus 2024, Once Human berhasil menempati posisi nomor satu dalam daftar “Top Sellers” Steam, menandakan keberhasilan besar di





