Seputar Dunia Game

PEAK (ditulis dengan huruf kapital semua) adalah game panjat tebing kooperatif yang digarap oleh Aggro Crab bekerja sama dengan Landfall. Game ini meluncur di Windows lewat Steam pada 16 Juni 2025.

Konsep utamanya sederhana tapi menantang: pemain harus mendaki gunung yang sudah dirancang sebelumnya, baik sendirian maupun bareng hingga empat pemain dalam mode co-op. Sepanjang pendakian, pemain bisa menemukan berbagai macam benda dan perlengkapan yang bisa dimanfaatkan untuk mempermudah perjalanan menuju puncak.

Permainan

PEAK bisa dimainkan hingga empat orang pemain, dengan tujuan utama mendaki gunung setelah pesawat jatuh darurat di sebuah pulau misterius. Menariknya, peta gunung akan berubah setiap 24 jam, jadi setiap hari tantangannya selalu berbeda.

Selama pendakian, pemain harus memperhatikan stamina bar—setiap kali memanjat atau melakukan aksi berat, stamina akan berkurang. Jika kehabisan, risiko jatuh atau gagal mendaki jadi lebih besar. Untungnya, pemain bisa beristirahat di camp yang tersebar di antara level, sekaligus menggunakan altar untuk menghidupkan kembali rekan tim yang tumbang.

Pemain bisa membawa hingga tiga item aktif, sementara ransel tambahan memungkinkan membawa empat item lagi. Item ini krusial buat bertahan hidup maupun mempermudah pendakian. Setelah berhasil menamatkan tingkat kesulitan default, pemain akan mendapat selempang kosmetik eksklusif dan otomatis membuka mode dengan tantangan lebih berat.

Walau inti game berfokus pada climbing, ada juga ancaman musuh. Satu-satunya lawan utama adalah Scoutmaster, sosok misterius yang muncul kalau ada pemain terlalu jauh dari kelompok, atau dipanggil secara sengaja lewat Scoutmaster Bugle. Selain itu, ada juga gangguan alam seperti kutu beracun yang menempel di tubuh pemain—teman satu tim harus membantu mencabutnya. Uniknya, kutu ini bisa dikonsumsi layaknya makanan lain di game.

Berbagai alat pendakian juga tersedia, seperti:

  • Gulungan tali, bisa dipasang dari titik tinggi agar rekan lain bisa ikut naik.
  • Meriam tali, yang menembakkan tali ke dinding atau langit-langit untuk dijadikan jalur panjat baru.
  • Piton, alat pancang yang bisa ditempatkan di permukaan batu, berfungsi sebagai tempat istirahat sekaligus memulihkan stamina saat digenggam.

Semua mekanik ini mendorong pemain untuk saling bekerja sama, karena tanpa koordinasi, peluang untuk mencapai puncak akan sangat kecil.

Perkembangan

PEAK berawal dari sebuah proyek kecil dalam game jam Februari 2025. Ide sederhana tentang pendakian kooperatif ini ternyata mendapat respons positif, sehingga tim pengembang memutuskan untuk mengembangkannya menjadi produk penuh. Setelah melalui tahap penyempurnaan, game ini resmi meluncur pada 16 Juni 2025.

Setelah rilis, PEAK langsung menarik perhatian komunitas, terutama di platform streaming seperti Twitch, di mana gameplay penuh kerja sama dan tingkat kesulitannya sering dibandingkan dengan judul populer seperti Lethal Company dan Phasmophobia.

Dukungan pengembang juga terlihat konsisten. Pembaruan besar pertama hadir pada 11 Agustus 2025, menghadirkan bioma baru bertema mesa, tambahan item gameplay, serta kosmetik untuk memperkaya pengalaman bermain.

Penerimaan

PEAK mendapatkan ulasan “umumnya positif” dari para kritikus, menurut agregator ulasan Metacritic, sementara OpenCritic mencatat bahwa 100% kritikus merekomendasikan game ini.

Dalam ulasan detail, PC Gamer memberi skor 86/100, menyebut PEAK sebagai “game co-op yang dirancang dengan sangat baik” dan persis seperti yang mereka harapkan dari sebuah permainan kerja sama. Jack Coleman dari TheGamer bahkan menyebutnya sebagai “game friendslop terbaik yang pernah saya mainkan.” Sementara itu, Vice menilai PEAK sebagai “yang terbaik di kelasnya”, menekankan kualitas dan kekuatannya dalam genre game kooperatif.

Penjualan

Sejak hari pertama peluncurannya, PEAK langsung mencatat angka yang mengesankan. Dalam 24 jam pertama, game ini sudah terjual lebih dari 100.000 kopi. Angka tersebut melonjak pesat di minggu pertamanya, dengan total penjualan menembus satu juta kopi, melampaui pencapaian judul Aggro Crab sebelumnya, Another Crab’s Treasure.

Popularitasnya terus berlanjut, dan hanya sembilan hari setelah rilis, jumlah penjualan sudah mencapai dua juta kopi. Dalam waktu sebulan, angka itu melejit hingga lima juta kopi. Puncaknya, pada pertengahan Agustus 2025, Aggro Crab mengumumkan bahwa PEAK telah melampaui 10 juta kopi terjual, menjadikannya salah satu game kooperatif dengan pertumbuhan tercepat di tahun itu.

Di akun media sosial resminya, Aggro Crab membagikan kabar ini dengan nada sarkastik khas mereka, mengaku “frustrasi” karena PEAK justru tampil jauh lebih baik dibandingkan proyek mereka sebelumnya, namun jelas bangga dengan pencapaian luar biasa tersebut

Penutup

PEAK berhasil membuktikan dirinya bukan sekadar eksperimen kecil yang lahir dari game jam, tapi sebuah fenomena co-op yang langsung meledak di pasar. Perpaduan gameplay sederhana namun menantang, elemen kerja sama tim yang intens, serta desain penuh kejutan membuatnya cepat dicintai banyak pemain. Dari angka penjualan yang meroket hingga pujian kritikus, game ini sudah menancapkan posisi sebagai salah satu rilisan paling berkesan di tahun 2025.

Ke depan, dengan dukungan pembaruan rutin dan komunitas yang semakin solid, PEAK berpotensi bertahan lama sebagai game andalan di genre co-op survival. Aggro Crab dan Landfall jelas berhasil menciptakan sesuatu yang unik: sebuah pengalaman mendaki gunung digital yang bisa jadi sama mendebarkannya dengan menaklukkan puncak di dunia nyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *