Silent Hill ƒ adalah game survival horror rilisan 2025 yang dikembangkan oleh NeoBards Entertainment dan diterbitkan oleh Konami. Berbeda dari judul utama sebelumnya, game ini hadir sebagai spin-off mandiri dari waralaba Silent Hill.
Kisahnya mengambil latar di Jepang era 1960-an, tepatnya di kota fiksi Ebisugaoka. Pemain mengikuti perjalanan Hinako Shimizu, seorang siswi SMA yang harus menghadapi teror kabut misterius, memecahkan beragam teka-teki, dan melawan makhluk mengerikan untuk bertahan hidup.
Game ini resmi meluncur pada 25 September 2025 untuk PlayStation 5, Windows, dan Xbox Series X/S. Pemain yang melakukan pre-order Edisi Deluxe sudah bisa mencicipinya lebih awal lewat akses khusus pada 23 September 2025.
Sejak dirilis, Silent Hill ƒ mendapat tanggapan positif secara umum, dengan banyak kritik yang memuji atmosfer horornya yang kental serta keberanian
Perkembangan
Silent Hill ƒ dibangun dengan konsep horor Jepang “menemukan teror dalam keindahan”, yakni gagasan bahwa sesuatu yang tampak indah secara berlebihan justru bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengerikan. Untuk mengeksekusi ide ini, Konami menggandeng penulis Ryukishi07, sosok di balik novel visual legendaris Higurashi When They Cry, karena dianggap mampu menangkap inti horor khas Jepang.
Meski diposisikan sebagai cerita mandiri, permainan ini tetap menampilkan referensi halus ke seri Silent Hill terdahulu. Konami memutuskan memindahkan latar ke Jepang karena merasa arah seri sebelumnya terlalu condong ke gaya horor Barat. Dengan Silent Hill ƒ, mereka berusaha menghadirkan horor yang sepenuhnya berakar pada budaya Jepang, sambil tetap mempertahankan tema inti: pergulatan manusia dengan dosa, konflik, dan ketidakpuasan batin.
Kota fiksi Ebisugaoka yang menjadi lokasi utama terinspirasi dari Kanayama, Gero di Prefektur Gifu. Tim pengembang melakukan riset langsung ke lapangan, memotret lanskap, serta menyalin detail arsitektur demi menciptakan atmosfer 1960-an yang autentik. Tidak seperti tokoh perempuan di seri sebelumnya yang sering pasif, protagonis baru Hinako Shimizu digambarkan lebih tegas dalam mengambil keputusan. Karakter ini diperankan oleh Konatsu Kato untuk versi Jepang dan Suzie Yeung untuk versi Inggris.
Untuk memperlihatkan proses kreatifnya, Konami bersama NeoBards merilis featurette di acara Konami Press Start, menampilkan wawancara dengan sutradara Al Yang serta produser senior Albert Lee. Mereka menekankan upaya menggabungkan estetika horor tradisional Jepang dengan desain modern, sekaligus memperlihatkan kerja sama erat dengan Ryukishi07 dan artis visual Kera. Tantangan utama ada di desain monster, karena tim ingin menciptakan makhluk yang bukan sekadar menakutkan, tetapi juga mengusik psikologis pemain.
Musik ditangani oleh nama besar seperti Akira Yamaoka, Kensuke Inage, serta kolaborator lama Ryukishi07, yakni Dai dan Xaki. Yamaoka menyisipkan nuansa budaya Jepang dalam karyanya, sementara Inage menggabungkan elemen musik istana kuno dengan ambience modern untuk menggambarkan penderitaan, konflik batin, dan rasa takut. Suara latar juga direkam langsung di Kanayama untuk menambah kedalaman atmosfer.
Pada Agustus 2025, Konami menggelar acara preview eksklusif di Tokyo. Jurnalis dari IGN, Polygon, hingga GameSpot diberi kesempatan memainkan sekitar lima jam pertama. Preview tersebut menunjukkan perpaduan horor psikologis klasik dengan pertempuran jarak dekat yang lebih taktis, tanpa ketergantungan pada senjata jarak jauh.
Ryukishi07 menekankan bahwa horor dalam Silent Hill ƒ lahir dari trauma emosional dan luka pribadi. Produser seri Motoi Okamoto menambahkan bahwa arah seni gim ini memadukan “keindahan alami yang halus dengan kebusukan grotesk”, menciptakan kontras visual yang kuat.
Respon awal media cenderung positif. IGN menggambarkannya sebagai “permainan horor yang berhasil mengeksekusi hampir semua aspek dengan baik”, sementara Polygon menyoroti bagaimana kelangkaan sumber daya dan kebebasan pilihan pemain menambah ketegangan khas yang sudah menjadi identitas seri.
Melepaskan
Pada Februari 2021, muncul laporan bahwa Konami berencana membangkitkan kembali waralaba Silent Hill dengan menggandeng beberapa studio pihak ketiga. Dari rencana itu, Silent Hill ƒ akhirnya resmi diumumkan pada Oktober 2022 lewat siaran langsung khusus, bersamaan dengan sejumlah judul Silent Hill lainnya. Trailer perdananya kemudian dipamerkan pada Maret 2025, memperlihatkan atmosfer unik yang langsung memicu antusiasme komunitas.
Konami menyiapkan beberapa opsi rilis, termasuk edisi standar dan edisi khusus. Edisi spesial ini menghadirkan bonus kosmetik, item digital eksklusif seperti artbook dan soundtrack, serta akses awal dua hari sebelum perilisan resmi. Sementara itu, pembelian versi standar maupun edisi khusus sama-sama memberikan bonus kosmetik tambahan bagi pemain. Silent Hill ƒ resmi diluncurkan pada 25 September 2025 untuk PlayStation 5, Windows, dan Xbox Series X/S.
Menariknya, sempat terjadi kontroversi terkait sistem rating. Pada 14 Maret 2025, game ini tercatat sebagai “Klasifikasi Ditolak” oleh IARC (Koalisi Peringkat Usia Internasional), yang berarti tidak bisa dijual di Australia. Namun, Dewan Klasifikasi Australia kemudian mengklarifikasi bahwa keputusan itu keliru dan entri game telah dihapus dari database resmi mereka. Setelah peninjauan ulang, Silent Hill ƒ akhirnya mendapat rating MA 15+ pada 25 Maret 2025, membuka jalan bagi perilisan global tanpa hambatan lebih lanjut.
Penerimaan
Silent Hill ƒ secara umum mendapat sambutan positif dari para kritikus. Menurut agregator Metacritic, game ini mengantongi skor “umumnya positif”, sementara OpenCritic mencatat bahwa 89% kritikus yang meninjaunya memberikan rekomendasi.



Beberapa media besar juga memberi apresiasi khusus. Silent Hill ƒ meraih penghargaan Editor’s Choice dari Computer Games Magazine dan Digital Trends, terutama karena keberhasilannya memadukan atmosfer horor klasik dengan sentuhan budaya Jepang yang segar. Para pengulas menyoroti kekuatan narasi, desain atmosfer yang memikat, serta visual horor yang unik—meski sebagian juga menilai tempo permainan bisa terasa lambat bagi pemain yang terbiasa dengan aksi cepat.
Ringkasan Fitur Utama

| Aspek | Detail |
|---|---|
| Developer | NeoBards Entertainment |
| Publisher | Konami |
| Penulis Skenario | Ryūkishi07 |
| Genre | Survival Horror, Psychological Horror |
| Platform | Microsoft Windows, PlayStation 5, Xbox Series X |
| Rilis | TBA (belum diumumkan) |
| Setting | Jepang, era 1960-an |
| Fitur Utama | Eksplorasi, teka-teki, horor psikologis, body horror flora |
Kesimpulan
Silent Hill f adalah entri baru dalam seri Silent Hill yang mencoba mendobrak tradisi dengan meninggalkan kota fiksi ikonik dan memilih latar Jepang era 1960-an. Dengan penulis skenario Ryūkishi07 dan pengembang NeoBards Entertainment, game ini bertujuan memadukan horor psikologis klasik dengan folklor Jepang dan visual body horror berbasis flora.





Walaupun detail gameplay masih terbatas, antisipasi tinggi dari komunitas gamer menandakan bahwa Silent Hill f dipandang sebagai tonggak kebangkitan seri setelah periode lama tanpa judul baru. Bagaimana penerimaan akhirnya sangat bergantung pada sejauh mana game ini mampu menjaga keseimbangan antara eksperimen kreatif dan identitas klasik Silent Hill.
