South of Midnight adalah game aksi-petualangan tahun 2025 yang dikembangkan oleh Compulsion Games dan diterbitkan oleh Xbox Game Studios. Berlatar di versi fiksi dari wilayah Deep South Amerika, game ini memadukan unsur realisme magis, mitologi lokal, dan nuansa budaya khas selatan Amerika dalam sebuah petualangan naratif yang atmosferik.
Dirilis pada 8 April 2025 untuk Windows dan Xbox Series X|S, South of Midnight mendapat ulasan positif secara umum dari para kritikus. Mereka memuji gaya visualnya yang khas, cerita yang emosional, serta dunia yang hidup dengan elemen mistis dan folklor, menjadikannya salah satu rilisan eksklusif Xbox paling menonjol di tahun tersebut.
Gameplay
South of Midnight adalah game aksi-petualangan orang ketiga yang berfokus pada eksplorasi, pertarungan, dan pemulihan jiwa. Pemain mengendalikan Hazel, seorang wanita muda yang mempelajari kekuatan kuno bernama Weaving, kemampuan magis yang memungkinkannya menenun dan memanipulasi energi spiritual untuk menjelajahi dunia dan melawan makhluk gaib.
Dalam perjalanannya melintasi Deep South versi fiksi, Hazel harus membersihkan “Stigma”—korupsi yang melambangkan trauma masa lalu—dan menghadapi entitas kegelapan yang disebut Haints, makhluk yang mewujudkan kesedihan dan penderitaan manusia selama puluhan tahun. Adegan sinematik game ini dibuat dengan gaya animasi stop-motion, menciptakan nuansa unik dan artistik, meski pemain dapat menonaktifkan efek tersebut jika diinginkan.
Pertarungan dan Kemampuan
Hazel menggunakan sepasang hook sebagai senjata utama. Lima serangan beruntun akan membentuk kombo melee, memberikan kerusakan besar pada musuh. Ia dapat menghindar cepat, dan jika timing sempurna, serangan musuh akan memicu strand blast yang melukai musuh di sekitar. Beberapa serangan musuh bisa digagalkan, tetapi serangan berwarna kuning wajib dihindari karena tidak bisa diblok.
Selain pertarungan fisik, Hazel juga menggunakan sihir tenunan (weaving magic) untuk menyerang jarak jauh, menstun, mendorong, atau menarik musuh, dengan jeda waktu singkat antar penggunaan. Ia juga dibantu oleh Crouton, boneka kecil yang dapat dilempar ke musuh untuk memancing mereka menyerang rekan sendiri selama beberapa detik.
Setiap pertempuran berlangsung di arena tertutup, dan pemain harus mengalahkan seluruh musuh sebelum melanjutkan perjalanan. Untuk memulihkan diri, Hazel dapat memilih untuk “unravel” Haint yang jatuh atau menggunakan sigil hijau di arena, yang hanya dapat diaktifkan sekali per pertempuran.
Eksplorasi dan Traversal
Hazel memiliki kemampuan akrobatik tinggi, seperti double jump, wall run, dan glide di udara. Meskipun jalannya cerita bersifat linier, pemain dapat menjelajahi area tersembunyi untuk menemukan Floofs—mata uang yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan tempur—serta health filaments untuk memperbesar maksimum HP Hazel.
Crouton juga memiliki peran penting di luar pertarungan; ia bisa menyusup ke celah kecil yang tidak dapat dimasuki Hazel untuk membuka jalur baru atau mengaktifkan mekanisme tertentu.
Kekuatan Weaving juga digunakan untuk memecahkan teka-teki lingkungan, misalnya dengan memadatkan objek gema (Echo) dari masa lalu untuk menciptakan pijakan baru atau membuka akses ke area tersembunyi. Lingkungan diisi oleh berbagai bahaya alam seperti jamur peledak dan duri tajam yang harus dihindari.
Makhluk Mitologis dan Narasi
Sepanjang perjalanan, Hazel akan bertemu berbagai makhluk mitologi khas Amerika Selatan, beberapa di antaranya menjadi pertarungan bos utama. Makhluk-makhluk ini sering kali tersiksa oleh kenangan masa lalu. Sebagai seorang Weaver, Hazel dapat mengumpulkan dan menyegel trauma mereka ke dalam botol sihir, lalu menggantungnya di pohon botol (bottle tree) — simbol pembersihan dan pembebasan spiritual — membantu arwah mereka menemukan kedamaian.
Dengan sistem pertarungan yang lincah, eksplorasi atmosferik, dan tema penyembuhan batin yang mendalam, South of Midnight menghadirkan perpaduan antara aksi mistis, mitologi lokal, dan perjalanan emosional yang unik di lanskap budaya Amerika Selatan.
Alur Cerita
South of Midnight berlatar di Deep South Amerika bernuansa gotik-fantasi, mengikuti kisah Hazel Flood, seorang wanita muda yang kehilangan ibunya, Lacey, setelah badai besar menghancurkan kota mereka, Prospero. Dalam pencariannya, Hazel terseret ke dunia supernatural tempat legenda dan makhluk mitologi selatan Amerika hidup kembali.
Hazel menemukan bahwa dirinya adalah seorang Weaver — penjaga yang mampu menenun kembali “Strands”, energi magis yang mengikat dunia. Dengan bantuan Catfish, makhluk raksasa mistis, Hazel berusaha memulihkan keseimbangan alam sambil melawan makhluk-makhluk yang disebut Haints, manifestasi dari trauma dan kesedihan masa lalu.
Selama perjalanannya, Hazel mengungkap masa lalu kelam keluarganya: kematian tragis bibinya Cherie, obsesi neneknya Bunny untuk menghidupkan Cherie kembali, dan keterlibatan ibunya dengan entitas misterius Huggin’ Molly. Setelah menghadapi Molly dan mengetahui kebenaran bahwa ibunya hanya ingin menyembuhkan jiwa-jiwa tersesat, Hazel dipertarungkan dengan Bunny, yang kemudian terjerumus ke dunia mimpi Kooshma akibat ambisinya sendiri.


Pada akhirnya, Hazel menerima perannya sebagai Weaver baru, berjanji untuk menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan roh — menutup kisahnya dengan rekonsiliasi, penebusan, dan kebangkitan spiritual di tanah kelahirannya.
Pengembangan
South of Midnight dikembangkan oleh Compulsion Games, studio di balik We Happy Few dan Contrast. Ini menjadi proyek pertama mereka di bawah naungan Xbox Game Studios setelah diakuisisi pada tahun 2018. Awalnya dikembangkan dengan nama sandi “Project Midnight”, informasi awal tentang game ini bocor pada tahun 2021 melalui Windows Central, yang menampilkan konsep seni awal.
Game ini diumumkan secara resmi pada Xbox Games Showcase tanggal 11 Juni 2023 selama ajang Summer Game Fest, dan trailer gameplay pertamanya ditampilkan pada 9 Juni 2024, bersamaan dengan pengumuman jadwal rilis tahun 2025.


Cutscene bergaya stop-motion dibuat bekerja sama dengan Clyde Henry Productions, menggunakan model figur tanah liat (maquette) untuk menciptakan gaya visual unik yang membedakan game ini dari judul lain. Dari sisi konsep, South of Midnight digambarkan sebagai dongeng gelap modern yang berakar pada folklor Selatan Amerika, menonjolkan pengembangan karakter yang kuat, musik bernuansa liris khas wilayah selatan, serta narasi penuh simbolisme tentang luka, penyembuhan, dan spiritualitas.
Penerimaan
South of Midnight mendapat ulasan positif secara umum, menurut Metacritic dan OpenCritic, dengan sekitar 67% kritikus merekomendasikan game ini.



Kritikus memuji gaya visual stop-motion, suara dan musik bernuansa Selatan Amerika, serta cerita dan karakter yang emosional. Destructoid menyebutnya “unggul meski tidak sempurna,” sementara Eurogamer dan GameSpot menyoroti kualitas akting dan penulisan yang kuat meski gameplay terasa repetitif.
IGN dan PC Gamer menyebut game ini sederhana namun penuh hati, dengan kisah menyentuh tentang harapan dan penebusan. Meski beberapa ulasan mengkritik sistem pertarungan yang datar dan pertempuran bos membosankan, mayoritas sepakat bahwa atmosfer, dunia, dan musiknya menjadikan South of Midnight pengalaman petualangan yang berkesan dan artistik.


Penutupan
South of Midnight menegaskan identitas Compulsion Games sebagai studio yang berani menggabungkan narasi emosional, budaya lokal, dan gaya visual artistik dalam satu paket yang khas. Meski gameplay-nya tidak sepenuhnya inovatif, kekuatan utama game ini terletak pada ceritanya yang menyentuh, dunia yang hidup, dan atmosfer Southern Gothic yang jarang diangkat dalam industri.
Dengan perpaduan musik soulful, seni stop-motion yang memukau, dan tema penyembuhan dari luka masa lalu, South of Midnight berdiri sebagai salah satu rilisan paling orisinal di tahun 2025 — bukan karena kompleksitas mekaniknya, melainkan karena jiwa dan karakter yang ia tenun dengan penuh keindahan.








