
Starfield adalah salah satu proyek paling ambisius dalam sejarah Bethesda Game Studios, sekaligus menjadi IP baru pertama mereka setelah lebih dari dua dekade mengerjakan seri besar seperti The Elder Scrolls dan Fallout. Dirilis pada tahun 2023, game ini hadir sebagai RPG eksplorasi ruang angkasa skala besar yang berusaha menggabungkan kebebasan open-world khas Bethesda dengan fantasi menjadi penjelajah antarbintang. Dengan janji menghadirkan ratusan planet, cerita bercabang, dan kebebasan penuh dalam membangun karakter, Starfield menjadi salah satu game paling dibicarakan pada masanya.
Secara naratif, Starfield mengambil latar waktu abad ke-24, ketika umat manusia telah meninggalkan Bumi dan hidup menyebar di sistem bintang yang disebut Settled Systems. Pemain berperan sebagai anggota baru organisasi eksplorasi bernama Constellation, sekelompok penjelajah yang berusaha memahami misteri kosmik di balik artefak kuno yang memiliki energi misterius. Alur cerita utamanya menawarkan tema penemuan, eksistensi, dan filosofi tentang tempat manusia dalam jagat raya. Walau tidak sekelam Fallout atau sefantastik Skyrim, pendekatan cerita Starfield cenderung lebih ilmiah dan penuh rasa ingin tahu.
Dalam menjalani petualangan, pemain akan bertemu berbagai faksi seperti United Colonies, Freestar Collective, hingga kelompok-kelompok kriminal yang operasinya tersebar di banyak sistem bintang. Salah satu daya tarik kuat dari game ini adalah bagaimana pilihan pemain memengaruhi sudut pandang cerita, meski tidak selalu menghasilkan perubahan drastis seperti RPG lain. Namun, gaya bertutur Bethesda yang menekankan percakapan, hubungan antar karakter, dan misi sampingan yang kaya tetap terasa kuat. Banyak pemain menganggap beberapa quest sampingan dalam Starfield bahkan lebih menarik daripada misi utamanya—sebuah ciri khas game Bethesda.
Dari sisi gameplay, Starfield menggabungkan elemen RPG klasik dengan mekanik penjelajahan ruang angkasa. Pemain dapat mengontrol kapal antariksa sendiri, meng-upgrade modul-modulnya, hingga terlibat dalam pertempuran luar angkasa melawan bajak laut galaksi atau faksi lain. Sistem pembangunan karakter pun cukup mendalam dengan pohon skill yang mencakup kemampuan bertarung, sneak, persuasion, crafting, hingga kemampuan pilot. Setiap skill dapat ditingkatkan dengan menyelesaikan tantangan tertentu, sehingga perkembangan karakter terasa lebih organik.
Eksplorasi planet menjadi aspek yang paling sering dibahas. Dengan lebih dari 1.000 planet yang bisa dikunjungi, Starfield menghadirkan skala dunia yang sangat besar. Tidak semua planet penuh konten, dan sebagian besar bersifat prosedural, namun eksplorasi tetap dapat memunculkan momen-momen menarik seperti menemukan flora unik, fauna berbahaya, atau sumber daya langka. Pemain dapat membangun outpost, mengumpulkan bahan, serta merakit perlengkapan untuk mendukung perjalanan panjang.
Sistem pertempuran Starfield cukup solid untuk ukuran game Bethesda. Tembakan terasa lebih responsif dibandingkan seri Fallout, dengan pilihan senjata ranged, melee, dan gadget futuristik. Kehadiran jetpack (atau boost pack) menambah mobilitas sehingga gunfight menjadi lebih dinamis. Meski tidak sedalam game FPS murni, kombinasi RPG dan aksi yang diberikan cukup memuaskan.
Salah satu fitur yang paling diapresiasi adalah kustomisasi kapal. Pemain bisa membangun kapal dari nol, mengatur modul interior, memilih mesin, senjata, warna, hingga menata ruangan. Kebebasan ini memberi ruang kreativitas yang sangat luas; tidak sedikit pemain yang membuat kapal berbentuk pesawat film, hewan, bahkan benda-benda unik lainnya. Kapal bukan hanya alat transportasi, tetapi juga rumah dan simbol identitas karakter.
Secara visual, Starfield memanfaatkan Creation Engine 2, yang merupakan peningkatan dari engine Bethesda sebelumnya. Lingkungan planet, pencahayaan, dan lanskap luar angkasa terlihat sangat memukau, terutama saat mendarat di planet dengan atmosfer eksotis atau melihat matahari terbit dari permukaan bulan yang tandus. Desain interior kapal dan stasiun luar angkasa pun penuh detail, memberikan kesan dunia yang hidup. Meski demikian, animasi wajah dan beberapa aspek teknis masih terasa seperti game Bethesda yang khas—menawan namun sesekali sedikit kaku.
Musik dan desain suara juga memegang peran penting dalam membangun suasana. Soundtrack garapan Inon Zur memberikan nuansa epik sekaligus melankolis, menyempurnakan rasa kesendirian dan keagungan ruang hampa. Dentuman mesin kapal, suara tembakan laser, dan ambience planet menambah imersi yang kuat bagi pemain.
Meski Starfield menerima banyak pujian, game ini tidak luput dari kritik. Beberapa pemain menilai sistem fast-travel terlalu mendominasi sehingga mengurangi rasa petualangan. Eksplorasi planet pun terkadang terasa repetitif, terutama pada planet prosedural yang kurang variasi. Selain itu, struktur misi utama dianggap terlalu linear oleh sebagian besar pemain yang mengharapkan kebebasan lebih luas.
Namun, bagi mereka yang mencintai RPG eksplorasi dan dunia luas dengan banyak cerita sampingan, Starfield tetap menawarkan pengalaman yang sangat kaya. Game ini adalah sebuah perjalanan panjang yang bisa dinikmati perlahan, penuh teka-teki, petualangan, dan rasa kagum akan luasnya jagat raya.
Secara keseluruhan, Starfield adalah proyek monumental yang mewakili ambisi Bethesda untuk menciptakan RPG ruang angkasa berskala raksasa. Meski tidak sempurna, game ini berhasil menghadirkan pengalaman eksplorasi yang memikat dan dunia yang dapat membuat pemain larut selama puluhan hingga ratusan jam. Untuk para penggemar sci-fi dan open-world, Starfield adalah sebuah perjalanan yang layak dicoba—sebuah kisah perjalanan antar bintang yang menanti untuk ditemukan.
