Drake Hollow adalah game petualangan survival yang dikembangkan oleh The Molasses Flood dan pertama kali diluncurkan pada tahun 2020 untuk Xbox One. Ceritanya membawa pemain ke dunia misterius bernama The Hollow, tempat mereka berinteraksi dengan makhluk unik bernama Drakes — sosok kecil menyerupai manusia tanaman yang bergantung pada perlindungan dan bantuan pemain.
Sebagai pemain, tugas utama bukan hanya bertahan hidup, tapi juga membangun komunitas. Pemain perlu mengumpulkan sumber daya, membangun benteng, serta mempertahankan wilayah dari serangan makhluk-makhluk jahat yang mencoba menghancurkan koloni Drakes. Elemen eksplorasi dan pembangunan berjalan beriringan, sementara sistem pertempurannya memadukan senjata jarak dekat, jebakan, dan strategi pertahanan.
Game ini mendapat sambutan cukup positif berkat visualnya yang menawan dan konsep komunitas yang segar. Versi Microsoft Windows menyusul rilis pada 1 Oktober 2020. Setelah The Molasses Flood diakuisisi oleh CD Projekt, hak penerbitan game ini berpindah tangan. Drake Hollow pun menjadi proyek terakhir dari studio tersebut sebelum akhirnya ditutup — meninggalkan kesan sebagai petualangan hangat dengan sentuhan melankolis di dunia yang penuh warna namun berbahaya.
Gameplay


Drake Hollow menawarkan gaya permainan yang memadukan elemen eksplorasi, pembangunan markas, dan pertarungan bertahan hidup. Mekaniknya terasa familiar bagi pemain yang pernah menjajal karya The Molasses Flood sebelumnya, The Flame in the Flood, atau mode Fortnite: Save the World. Fokus utama pemain adalah menemukan dan merawat para Drake — makhluk kecil berbentuk tanaman yang menjadi inti kehidupan di markas.
Agar koloni para Drake dapat bertahan, pemain harus menjelajah dunia The Hollow untuk mengumpulkan bahan baku, membuat peralatan, serta membangun sistem pertahanan menghadapi serangan makhluk korup yang datang bergelombang. Selain itu, pemain juga dapat menyiapkan rute pasokan otomatis agar logistik tetap berjalan lancar tanpa harus bolak-balik mengumpulkan sumber daya secara manual.


Game ini menyediakan dua mode utama: Campaign untuk pemain yang ingin mengikuti alur cerita dan progres misi, serta Sandbox Mode bagi mereka yang lebih suka bermain bebas dan bereksperimen tanpa batasan misi utama. Drake Hollow dapat dimainkan secara solo maupun kooperatif hingga empat pemain, memungkinkan kerja sama tim dalam membangun, bertahan, dan menjaga kesejahteraan para Drake di dunia yang penuh misteri ini.
Pengembangan dan Rilis
Drake Hollow dikembangkan oleh The Molasses Flood, studio asal Boston yang sebelumnya dikenal lewat game bertahan hidup The Flame in the Flood. Awalnya, proyek ini sempat direncanakan sebagai sekuel langsung dari game tersebut. Namun, seiring perkembangan konsep dan perluasan ide, tim pengembang akhirnya memutuskan untuk menjadikannya judul baru yang berdiri sendiri.
Perbedaan paling mencolok antara kedua game ini terletak pada fokus dan tujuan pemain. Jika The Flame in the Flood berpusat pada bertahan hidup dari kerasnya alam dan kondisi lingkungan, maka Drake Hollow berfokus pada menyelamatkan serta melindungi makhluk lain, yakni para Drake, melalui elemen pembangunan dan pertahanan. Pendekatan ini membuat gameplay terasa lebih kolaboratif dan menekankan interaksi sosial antar pemain.


Rencana awalnya, Drake Hollow dijadwalkan rilis pada Juli 2020, tetapi peluncuran tersebut ditunda tanpa batas waktu hanya beberapa hari sebelum tanggal perilisan yang telah diumumkan. Setelah mengalami penyesuaian teknis dan optimalisasi, game ini akhirnya resmi dirilis untuk Xbox One pada 28 Agustus 2020, dan langsung tersedia di Xbox Game Pass pada hari yang sama.
Beberapa bulan kemudian, versi Microsoft Windows dirilis pada 1 Oktober 2020, memperluas jangkauan pemain PC. Setelah akuisisi The Molasses Flood oleh CD Projekt, hak penerbitan game ini turut berpindah ke tangan perusahaan Polandia tersebut — menjadikan Drake Hollow sebagai proyek terakhir The Molasses Flood sebelum studio itu resmi ditutup.



Penerimaan
Drake Hollow versi Xbox One menerima ulasan yang umumnya positif di Metacritic.
Brendan Lowry dari Windows Central memuji gameplay dan atmosfernya yang menyenangkan, meski menilai bagian akhir permainan terasa lemah.
Nicholas Mercurio dari Eurogamer Italia menyebut game ini sederhana namun menarik, dengan desain makhluk Drake yang unik dan penuh karakter.
Sementara CD-Action menilai versi PC memiliki cerita lemah dan gameplay berulang, tapi tetap direkomendasikan sebagai game survival kooperatif ringan untuk pemain kasual.





Penutup
Drake Hollow meninggalkan kesan sebagai game survival yang hangat dan ringan—tidak berfokus pada ketegangan ekstrem, tapi pada rasa kebersamaan dan perlindungan terhadap makhluk kecil bernama Drake. Meskipun tidak menghadirkan inovasi besar dalam genre-nya, kombinasi antara gaya visual yang menawan, sistem pembangunan yang mudah dipahami, dan nuansa kooperatif membuatnya tetap menonjol. Bagi pemain yang mencari pengalaman santai dengan sentuhan fantasi dan kerja sama tim, Drake Hollow adalah pilihan yang patut dicoba.




