ICARUS adalah game survival sandbox dengan pendekatan hardcore yang dikembangkan oleh RocketWerkz, studio yang didirikan oleh Dean Hall, kreator di balik kesuksesan DayZ. Dirilis untuk PC, ICARUS menghadirkan pengalaman bertahan hidup yang menantang di sebuah planet asing bernama Icarus, tempat pemain harus menghadapi alam yang brutal, waktu yang terbatas, serta keputusan-keputusan berisiko tinggi. Berbeda dari game survival pada umumnya, ICARUS menawarkan konsep unik berupa misi berbasis waktu dan progresi karakter jangka panjang yang terpisah dari dunia permainan sementara.
Latar Cerita dan Dunia Icarus

Planet Icarus awalnya diproyeksikan sebagai tempat tinggal baru bagi umat manusia. Namun, proses terraformasi gagal akibat zat misterius bernama Exotic Matter, yang membuat planet tersebut tidak stabil dan berbahaya. Akibatnya, Icarus ditinggalkan dan hanya dikunjungi oleh para Prospector, individu-individu berani yang turun ke planet untuk mengumpulkan sumber daya langka demi keuntungan besar.
Pemain berperan sebagai Prospector yang dikirim dari stasiun luar angkasa ke permukaan planet. Setiap penurunan (drop) memiliki tujuan tertentu, seperti membangun struktur, mengumpulkan material, berburu makhluk tertentu, atau menambang Exotic Matter. Namun ada satu aturan penting: waktu terbatas. Jika pemain gagal kembali ke kapsul sebelum waktu habis, karakter bisa hilang selamanya.
Gameplay Survival yang Realistis dan Kejam

ICARUS menekankan survival yang realistis dan tidak memaafkan. Pemain harus memperhatikan berbagai aspek dasar kehidupan, seperti:
- Makanan dan air: Berburu, memancing, dan memasak menjadi kebutuhan utama.
- Cuaca ekstrem: Badai, petir, salju, dan suhu ekstrem dapat merusak bangunan dan membunuh pemain jika tidak siap.
- Satwa liar berbahaya: Serigala, beruang, hingga makhluk alien agresif siap menyerang kapan saja.
- Lingkungan mematikan: Hipotermia, panas berlebih, dan racun lingkungan menjadi ancaman nyata.
Setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Pemain dituntut untuk selalu merencanakan langkah, mulai dari memilih lokasi base, mengatur logistik, hingga menentukan kapan harus mundur.
Sistem Misi Berbasis Waktu

Salah satu ciri khas ICARUS adalah sistem session-based survival. Setiap misi memiliki durasi tertentu, mulai dari beberapa jam hingga beberapa hari waktu nyata. Selama misi berlangsung, pemain membangun base dan peralatan dari nol. Namun, setelah misi selesai dan pemain kembali ke orbit, hampir semua bangunan dan item yang dibuat akan ditinggalkan.
Progresi utama justru berada pada:
- Level karakter
- Talent dan skill permanen
- Blueprint teknologi
- Mata uang Exotic
Konsep ini membuat ICARUS terasa seperti perpaduan antara game survival klasik dan roguelike, di mana kegagalan memiliki konsekuensi besar namun tetap mendorong pembelajaran dan peningkatan jangka panjang.
Crafting dan Teknologi Bertahap

Sistem crafting di ICARUS sangat dalam dan bertingkat. Pemain memulai dengan alat-alat batu sederhana, lalu berkembang ke besi, baja, hingga teknologi canggih seperti senjata api, generator listrik, dan peralatan industri.
Progres teknologi dibagi ke dalam beberapa Tech Tier, di mana setiap tier membuka akses ke:
- Senjata baru
- Alat konstruksi yang lebih kuat
- Mesin pengolahan material
- Perlengkapan bertahan hidup tingkat lanjut
Pilihan teknologi sangat memengaruhi gaya bermain. Apakah pemain ingin fokus berburu, eksplorasi, pertanian, atau pertambangan—semuanya memiliki jalur pengembangan masing-masing.
Sistem Talent dan Spesialisasi
ICARUS memungkinkan pemain untuk membentuk karakter sesuai preferensi melalui sistem Talent Tree. Talent terbagi dalam beberapa kategori seperti Survival, Combat, Construction, Exploration, dan Solo/Co-op perks.

Menariknya, game ini mendorong kerja sama tim. Dalam mode co-op, pemain dapat mengambil spesialisasi berbeda, misalnya satu pemain fokus bertarung, sementara yang lain ahli membangun atau mengolah sumber daya. Hal ini membuat pengalaman multiplayer terasa lebih strategis dan mendalam.
Mode Solo dan Co-op
ICARUS dapat dimainkan secara solo maupun multiplayer co-op hingga delapan pemain. Bermain solo menawarkan tantangan ekstra karena semua tugas harus ditangani sendiri. Sementara itu, co-op memberikan fleksibilitas dan efisiensi lebih tinggi, terutama dalam misi berskala besar.
RocketWerkz juga menyediakan opsi dedicated server, memungkinkan pemain dan komunitas untuk menciptakan pengalaman bermain yang lebih stabil dan konsisten.
Visual, Atmosfer, dan Audio

Dari segi visual, ICARUS menampilkan lingkungan yang detail dan atmosferik. Hutan lebat, gurun luas, pegunungan bersalju, dan gua-gua gelap dirancang dengan pencahayaan dinamis yang memperkuat rasa bahaya dan isolasi. Efek cuaca seperti badai petir dan hujan deras terasa intens dan berdampak langsung pada gameplay.
Desain audio juga patut diapresiasi. Suara angin, hujan, raungan binatang buas, hingga dentuman petir menciptakan ketegangan konstan yang membuat pemain selalu waspada.
Update Berkala dan Dukungan Developer
RocketWerkz dikenal aktif memberikan update mingguan, menambahkan misi baru, biome tambahan, balancing gameplay, serta perbaikan bug. Pendekatan ini membuat ICARUS terus berkembang dan terasa hidup, meski juga menuntut pemain untuk terus beradaptasi dengan perubahan.

Komunitas memegang peranan penting dalam perkembangan game ini, dengan banyak feedback pemain yang langsung direspons oleh developer.
Kesimpulan
ICARUS adalah game survival yang tidak cocok untuk pemain yang mencari pengalaman santai. Game ini menuntut kesabaran, perencanaan matang, dan kesiapan menghadapi kegagalan. Namun, bagi penggemar survival hardcore yang menyukai tantangan, sistem progresi unik, dan kerja sama tim, ICARUS menawarkan pengalaman yang sangat memuaskan.
Dengan dunia yang berbahaya, mekanik mendalam, dan dukungan developer yang konsisten, ICARUS berhasil menempatkan dirinya sebagai salah satu game survival paling ambisius dan menantang di PC saat ini.

