Game roguelike deck-building semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah kesuksesan Slay the Spire. Salah satu judul yang berhasil mencuri perhatian di genre ini adalah Monster Train. Dikembangkan oleh Shiny Shoe dan diterbitkan oleh Good Shepherd Entertainment, game ini menawarkan pengalaman strategi berbasis kartu yang unik, menantang, dan sangat adiktif.
Konsep dan Latar Cerita
Monster Train memiliki premis yang cukup menarik dan berbeda dari kebanyakan game lain. Dalam dunia game ini, neraka telah membeku, dan satu-satunya harapan terakhir untuk menghidupkan kembali api neraka adalah dengan mengantarkan bara api terakhir menggunakan kereta raksasa. Pemain berperan sebagai pemimpin klan monster yang bertugas melindungi bara api tersebut dari serangan pasukan surga.
Cerita ini memang tidak menjadi fokus utama, tetapi cukup memberikan konteks yang kuat terhadap gameplay. Konflik antara surga dan neraka menjadi latar yang segar, apalagi pemain justru berada di pihak “monster,” bukan pahlawan seperti pada umumnya.
Gameplay Unik Berbasis Tiga Lantai
Salah satu hal yang membedakan Monster Train dari game deck-building lain adalah sistem pertarungan yang berlangsung di dalam kereta dengan tiga lantai. Musuh akan naik dari lantai bawah menuju atas, dan tujuan utama pemain adalah mencegah mereka mencapai Pyre (inti energi) di lantai paling atas.
Setiap lantai bisa diisi dengan unit monster yang memiliki kemampuan berbeda. Pemain harus memikirkan strategi penempatan unit secara matang. Apakah akan memperkuat pertahanan di lantai bawah, atau justru fokus di lantai atas sebagai garis pertahanan terakhir?
Kombinasi antara penempatan unit dan penggunaan kartu membuat gameplay terasa lebih kompleks dibandingkan game sejenis. Tidak hanya soal kartu yang dimainkan, tetapi juga posisi dan timing yang sangat menentukan.
Sistem Deck-Building yang Mendalam
Sebagai game deck-building, Monster Train memberikan kebebasan besar kepada pemain untuk membangun dek sesuai gaya bermain. Ada berbagai jenis kartu yang bisa diperoleh, mulai dari kartu serangan, pertahanan, hingga buff untuk unit.
Selain itu, pemain juga bisa meng-upgrade kartu di toko yang tersedia sepanjang perjalanan. Upgrade ini bisa meningkatkan damage, mengurangi biaya, atau memberikan efek tambahan. Hal ini membuat setiap kartu bisa berkembang dan menjadi lebih kuat seiring permainan.
Yang menarik, tidak ada satu strategi yang selalu benar. Setiap run (permainan) akan terasa berbeda karena kartu yang didapat bersifat acak. Ini membuat replayability Monster Train sangat tinggi.
Beragam Clan dengan Gaya Bermain Berbeda
Monster Train memiliki beberapa clan (faksi) yang masing-masing memiliki karakteristik unik. Setiap clan menawarkan gaya bermain yang berbeda, sehingga pemain bisa bereksperimen dengan berbagai kombinasi.
Sebagai contoh:
- Hellhorned fokus pada kekuatan serangan tinggi.
- Awoken lebih menitikberatkan pada regenerasi dan pertahanan.
- Stygian Guard mengandalkan sihir dan efek spell yang kuat.
- Umbra menggunakan mekanik konsumsi unit untuk memperkuat karakter lain.
- Melting Remnant memiliki kemampuan bangkit kembali setelah mati.
Pemain juga bisa mengombinasikan dua clan dalam satu permainan, membuka kemungkinan strategi yang sangat luas. Kombinasi ini menjadi salah satu daya tarik utama karena memberikan variasi tanpa batas.
Tantangan dan Sistem Roguelike
Seperti game roguelike lainnya, setiap kekalahan berarti pemain harus memulai dari awal. Namun, Monster Train memberikan sistem progresi yang membuat pemain tetap merasa berkembang.
Setiap kali bermain, pemain akan membuka kartu baru, upgrade, atau fitur tambahan. Hal ini memberikan motivasi untuk terus mencoba, bahkan setelah kalah berkali-kali.
Tingkat kesulitan juga bisa ditingkatkan melalui sistem Covenant Rank. Semakin tinggi rank, semakin sulit tantangan yang dihadapi, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih menantang bagi pemain veteran.
Visual dan Audio
Secara visual, Monster Train menggunakan gaya kartunis dengan desain karakter yang unik dan penuh warna. Meskipun tidak realistis, tampilannya tetap menarik dan mudah dipahami, terutama saat pertempuran berlangsung.
Efek animasi saat kartu dimainkan atau unit menyerang terasa memuaskan. Desain setiap clan juga berbeda, memberikan identitas visual yang kuat.
Dari segi audio, musik latar yang digunakan cukup mendukung suasana permainan. Efek suara saat pertempuran juga menambah kesan intens dan dramatis, terutama saat menghadapi boss.
Mode Multiplayer dan Daily Challenge
Monster Train juga menawarkan mode tambahan seperti Daily Challenge, di mana pemain di seluruh dunia menghadapi tantangan yang sama setiap hari. Mode ini memberikan elemen kompetitif karena pemain bisa membandingkan skor mereka dengan orang lain.
Selain itu, ada juga mode Hell Rush, yaitu mode multiplayer real-time yang cukup unik untuk game deck-building. Dalam mode ini, pemain berlomba menyelesaikan permainan lebih cepat dari lawan.
Fitur-fitur ini membuat Monster Train tidak hanya menarik untuk dimainkan sendiri, tetapi juga memberikan pengalaman sosial yang kompetitif.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan utama Monster Train terletak pada inovasi gameplay dan kedalaman strateginya. Sistem tiga lantai memberikan dimensi baru dalam genre deck-building, sementara variasi clan membuat permainan tidak pernah terasa monoton.
Namun, bagi pemain baru, game ini mungkin terasa cukup kompleks di awal. Banyaknya mekanik yang harus dipahami bisa menjadi sedikit membingungkan. Meski begitu, setelah terbiasa, justru di situlah letak keseruannya.
Selain itu, faktor RNG (randomness) terkadang bisa membuat run terasa tidak adil. Tetapi ini adalah bagian dari ciri khas game roguelike yang sulit dihindari.
Kesimpulan
Monster Train adalah salah satu game deck-building terbaik yang pernah dibuat. Dengan kombinasi strategi, manajemen posisi, dan variasi gameplay yang luas, game ini berhasil menghadirkan pengalaman yang segar dan menantang.

