My Time at Sandrock: Evolusi Simulasi Kehidupan di Dunia Gurun yang Hidup
My Time at Sandrock merupakan game simulasi kehidupan dan RPG yang dikembangkan oleh Pathea Games, sekaligus menjadi sekuel spiritual dari My Time at Portia. Jika seri sebelumnya menampilkan kota hijau yang subur, Sandrock hadir dengan pendekatan berbeda: sebuah kota kecil di tengah gurun pasca-apokaliptik yang penuh tantangan, misteri, dan kehangatan komunitas.
Game ini tidak hanya menyempurnakan formula lama, tetapi juga memperluasnya dengan sistem yang lebih dalam, cerita yang lebih kuat, serta dunia yang terasa benar-benar hidup.






Latar Cerita dan Dunia Sandrock
Sandrock adalah kota perbatasan yang berjuang bertahan hidup di tengah kondisi alam yang keras. Kekurangan air, badai pasir, dan sumber daya terbatas menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari penduduknya. Pemain berperan sebagai seorang Builder baru yang datang untuk menghidupkan kembali kota ini melalui pembangunan, inovasi, dan kerja sama dengan warga lokal.



Berbeda dengan banyak game simulasi yang fokus pada rutinitas santai, My Time at Sandrock memberikan konteks cerita yang kuat. Ada konflik politik, ancaman dari luar kota, serta misteri sejarah dunia lama yang perlahan terungkap seiring progres permainan. Semua ini membuat pemain merasa bahwa setiap tindakan memiliki dampak nyata terhadap masa depan Sandrock.




Gameplay: Simulasi, RPG, dan Crafting yang Mendalam
Inti gameplay Sandrock masih berputar pada tiga pilar utama: crafting, eksplorasi, dan interaksi sosial.
Sebagai seorang Builder, pemain akan menerima berbagai komisi seperti membangun jembatan, mesin pengolah air, hingga fasilitas penting kota. Sistem crafting kini jauh lebih kompleks dibanding Portia, dengan jalur produksi yang panjang dan manajemen sumber daya yang menantang.

Eksplorasi juga menjadi elemen penting. Gurun Sandrock menyimpan reruntuhan kuno, monster berbahaya, dan material langka. Pertarungan dilakukan secara real-time dengan sistem aksi yang lebih responsif, menghadirkan variasi senjata jarak dekat dan jarak jauh.











Di sisi RPG, pemain bisa meningkatkan statistik karakter, membuka skill baru, serta menyesuaikan gaya bermain sesuai preferensi—apakah fokus pada pertarungan, efisiensi crafting, atau hubungan sosial.






Karakter dan Hubungan Sosial
Salah satu kekuatan utama My Time at Sandrock terletak pada karakternya. Setiap NPC memiliki kepribadian, rutinitas harian, dan latar belakang cerita yang unik. Interaksi tidak terasa dangkal, karena dialog berkembang seiring waktu dan peristiwa tertentu.

Sistem pertemanan dan romansa juga diperluas. Pemain bisa membangun hubungan mendalam, berkencan, menikah, bahkan membangun keluarga. Pilihan dialog dan tindakan pemain memengaruhi bagaimana karakter lain memandang dan memperlakukan sang Builder.
Hal ini membuat Sandrock terasa seperti komunitas sungguhan, bukan sekadar kumpulan NPC statis.
Visual dan Atmosfer Gurun
Dari sisi visual, game ini menampilkan gaya grafis 3D yang penuh warna namun tetap hangat. Lingkungan gurun digambarkan dengan detail yang mengesankan, mulai dari badai pasir yang dramatis hingga matahari terbenam yang indah.





Desain kota Sandrock terasa unik, memadukan elemen steampunk, western, dan teknologi dunia lama. Musik latarnya pun mendukung suasana: tenang saat menjelajah kota, tegang ketika bertarung, dan emosional saat momen cerita penting.
Fitur Baru dan Peningkatan dari Seri Sebelumnya
Sebagai sekuel, My Time at Sandrock membawa banyak peningkatan signifikan:




- Sistem pertarungan lebih halus dan variatif
- Cerita utama lebih panjang dan sinematik
- AI NPC lebih realistis
- Opsi kustomisasi karakter dan rumah lebih luas
- Fokus kuat pada isu lingkungan dan kelangsungan hidup







Game ini juga mendukung mode multiplayer terbatas, memungkinkan pemain bekerja sama membangun kota dan menyelesaikan komisi bersama.
Kesimpulan
My Time at Sandrock adalah contoh sukses bagaimana sebuah sekuel dapat berkembang tanpa kehilangan identitas aslinya. Dengan dunia yang lebih matang, cerita yang lebih emosional, dan gameplay yang semakin dalam, game ini cocok untuk penggemar simulasi kehidupan, RPG, maupun pemain yang menyukai pengalaman santai namun bermakna.












Bagi siapa pun yang ingin merasakan kehidupan di kota gurun yang penuh harapan, tantangan, dan kehangatan komunitas, My Time at Sandrock adalah perjalanan yang layak untuk dijalani hingga akhir.
