Tribes of Midgard adalah game action RPG bertema survival yang dikembangkan oleh Norsfell Games dan diterbitkan oleh Gearbox Publishing. Terinspirasi dari mitologi Nordik, game ini menggabungkan elemen eksplorasi, kerja sama, tower defense, dan pertarungan cepat.
Game ini pertama kali dirilis pada 27 Juli 2021 untuk Microsoft Windows, PlayStation 4, dan PlayStation 5. Setahun kemudian, pada 16 Agustus 2022, Tribes of Midgard diperluas ke platform tambahan, yaitu Nintendo Switch, Xbox One, dan Xbox Series X|S, membuka akses bagi pemain di seluruh ekosistem konsol modern.
Dengan fokus pada bertahan hidup menghadapi gelombang musuh, mengumpulkan sumber daya, dan melindungi Yggdrasil Seed, game ini memadukan keseruan co-op hingga 10 pemain dalam dunia yang penuh ancaman raksasa, Jötunn, dan makhluk mitologi lainnya.
Gameplay
Tribes of Midgard adalah action RPG survival dengan sudut pandang top-down, menggabungkan eksplorasi, crafting, dan pertahanan markas. Pemain mengendalikan seorang Einherjar, pahlawan Viking yang bertugas melindungi Seed of Yggdrasil dari berbagai ancaman seperti Helthings, dark elves, troll, dan raksasa Jötunn.
Pada siang hari, pemain menjelajahi dunia procedurally generated untuk mengumpulkan sumber daya, membuat senjata dan armor, serta membangun pertahanan desa. Malam hari, musuh datang menyerang desa, dan pemain harus mempertahankan Seed sambil mengumpulkan souls, energi penting untuk menjaga Seed tetap hidup. Setiap hari yang berhasil dilewati membuat musuh semakin kuat.
Game ini menawarkan 8 kelas berbeda, masing-masing dengan kemampuan tempur unik, serta runes yang memberikan buff dan modifikasi atribut untuk membentuk gaya bermain yang lebih fleksibel.
Tersedia dua mode utama:
- Saga Mode — berbasis cerita, dengan objektif besar seperti mengalahkan Jötunn tertentu.
- Survival Mode — lebih bebas dan tahan lama, memungkinkan pemain membangun dan bertahan selama mungkin.
Baik solo maupun bersama hingga 10 pemain dalam satu tribe, Tribes of Midgard menekankan kerja sama, strategi, dan persiapan matang demi bertahan dari serangan tanpa henti.



Development
Pengembangan Tribes of Midgard dimulai pada 2018 oleh Norsfell Games. CEO Norsfell, Julian Maroda, menyebut game ini sebagai campuran genre baru—menggabungkan mekanik survival dengan aksi cepat ala ARPG. Tim mengambil inspirasi dari Don’t Starve Together untuk aspek survival kooperatif dan Diablo untuk ritme pertarungan serta loot progression.
Berbeda dari game survival lain, Tribes of Midgard tidak menggunakan sistem permadeath, air, atau lapar. Keputusan ini dibuat untuk membuat game lebih ramah bagi pemain baru, sehingga fokusnya tetap pada objektif utama: melindungi Seed of Yggdrasil dan terus memberinya souls. Ketika Seed hancur, Ragnarök dimulai, dan sesi permainan berakhir.
Game ini awalnya dijadwalkan rilis tahun 2020, tetapi ditunda oleh publisher Gearbox Publishing ke awal 2021. Pada akhirnya, game ini resmi dirilis pada 27 Juli 2021 untuk Windows, PS4, dan PS5, lalu menyusul versi Nintendo Switch, Xbox One, dan Xbox Series X|S pada 16 Agustus 2022.
Fokus pengembang sejak awal adalah menciptakan pengalaman survival yang lebih cepat, lebih kolaboratif, dan tidak menghukum, sehingga pemain bisa langsung menikmati aksi pertahanan tanpa terbebani sistem survival tradisional.



Reception
Tribes of Midgard menerima ulasan “mixed or average” di Microsoft Windows dan PlayStation 5, berdasarkan agregator ulasan Metacritic.
IGN memuji dunia permainan yang menarik dan sistem kombat yang solid, tetapi mengkritik batasan waktu yang dipaksakan oleh siklus siang–malam. Menurut mereka, sistem ini membuat eksplorasi menjadi terbatas, padahal dunia game sangat kaya dan layak dijelajahi lebih dalam.
Selain itu, sejumlah pemain melaporkan misi-misi yang tidak bisa diselesaikan atau bug yang menghambat progres, sehingga menambah sentimen campuran terhadap game ini.
Secara keseluruhan, Tribes of Midgard dinilai memiliki konsep kuat dan dunia yang menarik, tetapi eksekusinya belum sepenuhnya memuaskan semua pemain.



Penutupan
Tribes of Midgard menghadirkan perpaduan unik antara aksi cepat, survival kooperatif, dan mitologi Nordik, menawarkan pengalaman yang berbeda dari game bertahan hidup pada umumnya. Meski mendapat kritik karena batasan waktu dan beberapa masalah teknis, dunia yang dibangun dengan detail serta konsep pertahanan Seed of Yggdrasil tetap memberikan daya tarik tersendiri.
Bagi pemain yang mencari pengalaman co-op intens, strategis, dan serba cepat, game ini tetap menjadi pilihan menarik — sebuah petualangan Viking modern yang menggabungkan kerja sama, eksplorasi, dan pertahanan sampai hari terakhir Ragnarök.



