1. Pendahuluan
Tales of Berseria Remastered merupakan versi penyempurnaan dari salah satu judul JRPG paling emosional dalam seri Tales. Game ini menghadirkan kisah kelam tentang dendam, kehilangan, dan pemberontakan terhadap dunia yang munafik, dibalut dengan sistem pertarungan cepat khas seri Tales serta karakter-karakter yang kuat dan penuh konflik batin.
Versi Remastered membawa peningkatan visual, performa yang lebih stabil, serta kualitas pengalaman bermain yang lebih halus, menjadikannya pilihan ideal bagi pemain baru maupun penggemar lama yang ingin kembali merasakan perjalanan kelam Velvet Crowe.
2. Dunia Berseria yang Suram
2.1 Latar Dunia
Tales of Berseria berlatar di dunia Midgand, sebuah daratan yang dikuasai oleh Gereja Abbey, organisasi religius yang mengklaim menjaga kedamaian dan ketertiban. Namun di balik wajah suci tersebut, tersembunyi kebenaran kelam tentang penindasan, manipulasi, dan pengorbanan manusia demi tujuan yang dianggap “lebih besar”.
Dunia Midgand terdiri dari:
- Desa nelayan yang sunyi
- Kota religius penuh dogma
- Reruntuhan kuno
- Wilayah terkutuk yang dipenuhi monster
Atmosfer dunia terasa suram, dingin, dan sering kali menekan, mencerminkan konflik batin para karakter.
2.2 Tema Dunia
Berbeda dari JRPG pada umumnya yang mengusung kisah pahlawan penyelamat dunia, Berseria justru berfokus pada anti-hero. Dunia tidak dibagi menjadi hitam dan putih; kebaikan dan kejahatan saling bertabrakan, dan pemain dipaksa mempertanyakan siapa yang benar.





3. Cerita Utama: Jalan Dendam Velvet Crowe
3.1 Awal Tragedi
Cerita dimulai dengan Velvet Crowe, gadis desa sederhana yang hidup damai bersama adik laki-lakinya. Namun segalanya hancur dalam satu malam berdarah ketika pengorbanan ritual merenggut orang yang paling ia cintai.
Pengkhianatan dan kehilangan tersebut mengubah Velvet sepenuhnya. Ia kehilangan kepolosannya dan terlahir kembali sebagai sosok penuh amarah dan dendam.
3.2 Perubahan Velvet
Velvet bukan protagonis JRPG biasa:
- Penuh emosi dan amarah
- Egois namun jujur
- Tidak peduli citra pahlawan
Transformasi karakter Velvet menjadi salah satu kekuatan utama cerita. Pemain mengikuti perjalanan batinnya dari sosok penuh kebencian menuju pemahaman tentang arti kebebasan dan pilihan hidup.
3.3 Konflik Utama
Velvet menentang Abbey dan tokoh sentralnya, Artorius, yang mewakili konsep ketertiban absolut. Konflik antara keduanya bukan sekadar pertarungan fisik, tetapi pertarungan ideologi:
- Emosi vs rasionalitas
- Kebebasan vs ketertiban
- Individu vs sistem
4. Karakter Pendukung yang Kuat
4.1 Laphicet
Sosok misterius yang menjadi pendamping Velvet. Ia mengalami perkembangan karakter signifikan, dari sosok pasif menjadi individu dengan kehendak sendiri.
4.2 Rokurou Rangetsu
Samurai iblis yang hidup demi pertarungan dan kehormatan. Karakternya ringan, tetapi menyimpan filosofi hidup mendalam.
4.3 Eizen
Bajak laut dengan kutukan keberuntungan buruk. Ia adalah karakter penuh ironi, santai namun menyimpan pandangan hidup kelam.
4.4 Eleanor Hume
Mantan anggota Abbey yang idealis. Perjalanannya menggambarkan konflik antara iman dan realitas dunia.
5. Gameplay dan Sistem Pertarungan
5.1 Linear Motion Battle System (LMBS)
Tales of Berseria Remastered menggunakan sistem real-time action combat khas seri Tales:
- Pertarungan cepat dan dinamis
- Combo berbasis arte
- Bebas bergerak di arena
Pemain dapat mengganti karakter saat bertarung, menciptakan strategi yang fleksibel.
5.2 Soul Gauge System
Sistem Soul menggantikan MP tradisional:
- Digunakan untuk menyerang
- Berkurang jika terkena damage
- Bisa direbut dari musuh
Ini menciptakan gameplay agresif dan berisiko tinggi.
5.3 Break Soul
Setiap karakter memiliki kemampuan Break Soul unik:
- Velvet bisa memasuki mode iblis
- Karakter lain memiliki efek khusus
Break Soul menjadi inti strategi pertempuran.
6. Eksplorasi dan Struktur Game
6.1 Eksplorasi Area
Dunia Berseria bersifat semi-linear, dengan area yang luas namun terarah. Pemain bisa:
- Menjelajahi dungeon
- Mencari item tersembunyi
- Menyelesaikan side quest
6.2 Side Quest dan Skit
Side quest memperdalam cerita karakter, sementara skit (dialog opsional) menampilkan interaksi ringan dan emosional antar anggota party.
7. Sistem Progression
7.1 Level dan Equipment
Karakter berkembang melalui:
- Level up
- Equipment mastery
- Skill pasif dari senjata
Mengganti senjata bukan hanya soal statistik, tetapi strategi jangka panjang.


7.2 Customization
Pemain bisa menyesuaikan:
- Combo arte
- Gaya bertarung
- Prioritas AI party
Ini memberi kebebasan besar dalam bermain.
8. Visual dan Peningkatan Remastered
8.1 Visual Lebih Tajam
Versi Remastered menghadirkan:
- Resolusi lebih tinggi
- Tekstur lebih bersih
- Frame rate lebih stabil
Gaya anime cel-shaded tetap dipertahankan, namun terlihat lebih halus dan modern.
8.2 Animasi dan Efek
Animasi skill dan efek visual lebih jelas, membuat pertarungan terasa lebih hidup.
9. Audio dan Musik
Soundtrack Berseria mendukung nuansa gelap cerita:
- Musik battle agresif
- Lagu tema emosional
- Voice acting berkualitas tinggi
Akting suara memperkuat emosi dan karakterisasi.
10. Tema dan Pesan Cerita
Game ini mengangkat tema:
- Dendam dan penyembuhan
- Emosi sebagai kekuatan manusia
- Kebebasan memilih jalan hidup
- Bahaya ketertiban tanpa empati
Cerita Berseria tidak menggurui, tetapi mengajak pemain merenung.
11. Ending dan Dampak Cerita
Akhir cerita bersifat emosional dan bittersweet. Tidak semua berakhir bahagia, tetapi terasa jujur dan bermakna, sejalan dengan tema utama game.
12. Daya Tarik Utama Tales of Berseria Remastered
Alasan game ini menonjol:
- Protagonis anti-hero yang kuat
- Cerita emosional dan dewasa
- Pertarungan cepat dan adiktif
- Karakter party berkesan
- Peningkatan kualitas di versi Remastered
13. Cocok untuk Siapa?
Game ini cocok untuk:
- Penggemar JRPG cerita berat
- Fans seri Tales
- Pemain yang menyukai karakter kompleks
- Pecinta kisah gelap dan emosional
14. Kesimpulan
Tales of Berseria Remastered adalah JRPG emosional dengan cerita kelam, karakter kuat, dan gameplay solid. Versi Remastered menyempurnakan pengalaman klasik tanpa menghilangkan identitas aslinya.
Perjalanan Velvet Crowe bukan kisah pahlawan biasa, melainkan cerita tentang luka, amarah, dan pencarian makna hidup. Game ini membuktikan bahwa JRPG tidak selalu harus cerah untuk menjadi luar biasa.
