Seputar Dunia Game

Digimon Story: Time Stranger adalah game role-playing terbaru dalam seri Digimon Story yang dikembangkan oleh Media.Vision dan dipublikasikan oleh Bandai Namco Entertainment. Judul ini menandai kembalinya subseri setelah jeda panjang delapan tahun sejak rilis Digimon Story: Cyber Sleuth – Hacker’s Memory.

Game ini dijadwalkan meluncur secara global pada 3 Oktober 2025 untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan Windows, menjadikannya entri ketujuh di lini utama Story. Dengan jeda waktu yang cukup lama sejak seri terakhir, Time Stranger diharapkan membawa evolusi besar baik dari segi gameplay maupun presentasi, sekaligus menjadi momentum baru untuk menghadirkan Digimon ke generasi konsol modern.

Perkembangan

Proyek Digimon Story: Time Stranger pertama kali diumumkan pada 8 Desember 2017, menjelang perilisan Digimon Story: Cyber Sleuth – Hacker’s Memory. Saat itu, produser Kazumasa Habu hanya menyebutnya sebagai “proyek Digimon Story baru” dan menjelaskan bahwa Hacker’s Memory dikembangkan secara paralel agar penggemar tidak harus menunggu terlalu lama antar-rilis.

Setahun kemudian, tepatnya 12 September 2018, Habu kembali menegaskan bahwa Time Stranger memang sedang digarap. Namun, karena pengembangannya masih butuh waktu lama, Bandai Namco merilis Digimon Survive sebagai proyek sampingan untuk menjaga momentum seri.

Pada 27 Februari 2022, Habu sekali lagi memastikan bahwa game baru Digimon Story masih dalam tahap produksi. Ia juga memberi bocoran bahwa kisahnya akan berlatar langsung di Dunia Digital, dengan kelompok legendaris Olympos XII menjadi bagian penting dari cerita. Meski begitu, pada 20 Februari 2024, Habu mengumumkan bahwa ia sudah tidak lagi terlibat sejak April 2023, dan tongkat estafet pengerjaan Time Stranger telah dialihkan ke tim lain di dalam Bandai Namco.

Momentum besar datang pada 12 Februari 2025, ketika trailer perdana Time Stranger resmi dipamerkan dalam acara State of Play di PlayStation 5. Sebelumnya, informasi game ini sempat bocor lewat halaman pre-order di situs GameStop. Tak lama kemudian, Bandai Namco mengonfirmasi jadwal rilis global pada 3 Oktober 2025 serta memperkenalkan berbagai edisi game, mulai dari standar hingga edisi kolektor.

Serangkaian trailer tambahan dipamerkan sepanjang tahun: di Digimon Con 2025 (19 Maret), presentasi produser Ryosuke Hara (2 Juli), serta trailer penuh cerita pada 27 Agustus. Menjelang peluncuran, demo resmi game ini dirilis pada 10–11 September 2025 di PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan Windows, memberi kesempatan bagi pemain untuk merasakan lebih awal nuansa petualangan di Dunia Digital.

Gameplay

Digimon Story: Time Stranger tetap mempertahankan identitas klasik subseri Story sebagai RPG berbasis giliran, namun dengan sejumlah penyempurnaan untuk generasi baru. Pemain akan menjelajahi Dunia Digital yang luas, bertemu dengan Digimon liar, menyelesaikan misi, dan terlibat dalam pertarungan taktis berbasis tim.

Sama seperti pendahulunya, pemain bisa merekrut, melatih, dan meng-evolve Digimon untuk membentuk tim tempur yang kuat. Sistem pertarungan berbasis giliran kini hadir lebih dinamis, dengan timeline battle system yang memungkinkan pemain memanipulasi giliran musuh menggunakan skill tertentu. Setiap Digimon memiliki kemampuan unik, dan kombinasi antaranggota tim menjadi kunci untuk menciptakan strategi efektif.

Fitur DNA Digivolution kembali hadir, memungkinkan dua Digimon bergabung sementara untuk mengakses bentuk yang lebih kuat. Selain itu, sistem baru bernama Chrono Shift diperkenalkan—sebuah mekanik yang memungkinkan pemain “melompati waktu” dalam pertarungan untuk mengulang aksi atau mempercepat serangan gabungan.

Di luar pertempuran, pemain bebas menjelajahi berbagai zona Dunia Digital, mulai dari kota futuristik hingga reruntuhan kuno yang dipenuhi misteri. Eksplorasi ini diperkaya dengan quest sampingan, pengumpulan item langka, dan interaksi dengan NPC yang memperluas lore seri. Setiap Digimon juga bisa dipelihara dan dikustomisasi dalam bentuk pelatihan stat, equipment, serta keterampilan pasif yang memberi keuntungan jangka panjang.

Selain mode cerita utama, tersedia pula side mission yang menyingkap kisah tambahan karakter maupun Digimon tertentu, serta battle colosseum tempat pemain bisa menguji kekuatan timnya melawan lawan-lawan khusus.

Daftar Karakter

Karakter Utama

  • Protagonis – Karakter orisinal buatan pemain (laki-laki atau perempuan), seorang anak yang terseret ke Dunia Digital setelah anomali waktu menghancurkan keseimbangan.
  • Arisa Kurobane – Gadis jenius dengan sifat pendiam, salah satu partner pertama yang ditemui. Ia punya ikatan kuat dengan Digimon tipe Holy.
  • Daichi Moriyama – Sahabat riang dengan sifat optimis, membawa partner Digimon bertipe Beast.
  • Dr. Saeko Himura – Peneliti Digital Hazard yang berperan sebagai mentor, mengarahkan tim untuk memahami fenomena “Time Rift”.

Digimon Partner

  • Agumon – Digimon ikonik bertipe api, sering menjadi pilihan partner awal.
  • Gabumon – Digimon tipe beast dengan kemampuan es, melengkapi strategi Agumon.
  • Veemon – Digimon lincah yang mendukung DNA Digivolution, pilihan favorit untuk pemain agresif.
  • Gatomon (Tailmon) – Digimon tipe Holy yang berperan besar dalam narasi, terutama terkait Olympos XII.
  • Terriermon – Partner Digimon dengan keseimbangan serangan jarak jauh dan pendukung.

Olympos XII (Digimon Legendaris)

Kelompok ini menjadi pusat cerita Time Stranger dan memiliki peran besar sebagai “penjaga” jalur waktu:

  • Apollomon
  • Dianamon
  • Marsmon
  • Mercurymon
  • Venusmon
  • Vulcanusmon
    (dan anggota lainnya dari Olympos XII yang muncul sebagai karakter penting maupun boss story arc)

Penerimaan

Menjelang perilisan resminya, Digimon Story: Time Stranger sempat dipamerkan lewat sesi pratinjau khusus, dan hasilnya mendapat sambutan cukup positif dari media besar.

Jess Reyes dari GameSpot menyebut game ini sebagai “comeback yang menjanjikan yang bikin susah berhenti main.” Ia menyoroti pengalaman mengoleksi Digimon sebagai bagian paling seru, serta memuji sistem pertarungannya yang dianggap sebagai salah satu yang paling komprehensif dalam sejarah seri Digimon Story. Meski jalan ceritanya terasa agak menepi, Reyes menilai keseruan pertempuran dan eksplorasi makhluk digital sudah cukup untuk memikat penggemar lama.

David Lumb dari CNET juga menekankan luasnya kemungkinan formasi tim, menyebutnya sebagai sesuatu yang sudah lama ditunggu oleh para pemain RPG hardcore. Ia menilai sistem pertempurannya kaya akan detail, namun tetap nyaman dimainkan berkat fitur-fitur quality of life yang mengurangi rasa monoton dari grinding. Lumb bahkan merekomendasikan game ini bagi penggemar berat Pokémon, karena kompleksitasnya menghadirkan tantangan yang lebih dalam.

Sementara itu, Ethan Gach dari Kotaku memberikan apresiasi pada aspek presentasi. Ia menyebut soundtrack game ini “luar biasa,” cutscene sinematiknya terasa jauh lebih halus dibanding Cyber Sleuth, dan gameplay-nya menjadi fondasi yang solid untuk seri berikutnya. Gach menegaskan bahwa meskipun dirinya bukan penggemar Digimon, Time Stranger tetap berhasil membuatnya bersemangat, bahkan ia menilai game ini tidak layak untuk “dibayangi” oleh rilisan besar lain seperti Pokémon Legends: ZA.

Penutup

Digimon Story: Time Stranger terlihat seperti langkah besar untuk menghidupkan kembali antusiasme penggemar lama sekaligus menarik pemain baru yang haus akan RPG berbasis monster dengan mekanik modern. Dengan sistem pertarungan yang lebih dalam, opsi kustomisasi tim yang luas, serta presentasi visual dan audio yang solid, game ini jelas ditujukan untuk menjadi standar baru dalam subseri Story.

Walau belum dirilis penuh, respon awal dari media sudah cukup memberi sinyal bahwa Time Stranger punya potensi kuat untuk menjadi salah satu judul Digimon paling berkesan dalam dekade terakhir. Jika Bandai Namco dan Media.Vision mampu menjaga keseimbangan antara cerita, gameplay, dan elemen koleksi Digimon yang ikonik, besar kemungkinan game ini akan menjadi fondasi kokoh untuk masa depan seri Digimon Story.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *