Outcast: A New Beginning adalah game aksi-petualangan yang dikembangkan oleh Appeal Studios dan diterbitkan oleh THQ Nordic. Dirilis pada 15 Maret 2024 untuk PlayStation 5, Windows, dan Xbox Series X|S, game ini berfungsi sebagai sekuel langsung dari Outcast (1999).
Pemain kembali berperan sebagai Cutter Slade, seorang prajurit manusia yang berusaha melindungi peradaban alien Talans sambil mencari putrinya yang hilang di dunia planet Adelpha. Dengan perpaduan antara eksplorasi dunia terbuka, teknologi canggih, dan elemen budaya alien, game ini mencoba menghidupkan kembali atmosfer klasik seri aslinya dengan pendekatan modern. Meskipun ambisinya tinggi, Outcast: A New Beginning mendapat tanggapan beragam dari para kritikus — dipuji atas visual dan dunia yang indah, namun dikritik karena gameplay yang repetitif dan narasi yang kurang menggigit.
Gameplay
Dalam Outcast: A New Beginning, pemain berperan sebagai Cutter Slade, protagonis ikonik dari game pertama. Setelah kehilangan ingatannya, Slade kembali ke planet Adelpha dalam pencarian pribadi untuk menemukan putrinya yang hilang, sekaligus membantu ras asli bernama Talans melawan invasi mesin dan pasukan asing yang mengancam dunia mereka.
Gameplay berfokus pada eksplorasi dunia terbuka, di mana pemain dapat menjalankan misi utama maupun sampingan, berbicara dengan karakter non-pemain (NPC), serta menyelesaikan berbagai misi pengambilan dan pertempuran. Slade dibekali dengan jetpack yang memungkinkan pemain menjelajahi lingkungan dengan bebas dan dinamis, melintasi tebing, lembah, dan struktur alien dengan mudah.
Sistem pertarungan mengandalkan senjata yang dapat disesuaikan dan ditingkatkan, memberi pemain kebebasan untuk menyesuaikan gaya bermain mereka. Jika Slade tewas dalam pertempuran, ia akan respawn di area terdekat, menjaga ritme permainan tetap cepat.
Selain itu, sistem fast travel memudahkan pemain berpindah antarwilayah yang sudah dijelajahi, mempercepat eksplorasi dan memperluas jangkauan petualangan di dunia Adelpha yang luas dan penuh misteri.
Pengembangan dan rilis
Outcast: A New Beginning pertama kali diumumkan oleh THQ Nordic pada 17 September 2021 dengan judul awal Outcast 2: A New Beginning. Menjelang peluncurannya, tepatnya pada Agustus 2023, judul game ini secara resmi disederhanakan menjadi Outcast: A New Beginning untuk menegaskan identitasnya sebagai kelanjutan langsung dari game asli tahun 1999.
Proyek ini dikembangkan oleh Appeal Studios, tim asal Belgia yang juga mengerjakan Outcast pertama, menjadikannya semacam reuni kreatif yang mencoba menghidupkan kembali waralaba klasik tersebut dengan teknologi modern.
Game ini akhirnya dirilis pada 15 Maret 2024 untuk PlayStation 5, Windows, dan Xbox Series X|S, menandai kembalinya dunia Adelpha ke ranah game modern setelah lebih dari dua dekade sejak debut aslinya.
Penerimaan
Outcast: A New Beginning menerima ulasan campuran dari para kritikus, menurut agregator Metacritic. Di Jepang, majalah Famitsu memberikan skor total 31 dari 40, mencerminkan penerimaan yang moderat.
IGN menyoroti kelemahan pada misi yang terlalu panjang dan dialog yang terkesan “fiksi ilmiah konyol,” namun tetap merekomendasikannya kepada penggemar game dunia terbuka karena kebebasan eksplorasinya. Rock Paper Shotgun memuji dunia aliennya yang indah tetapi mengkritik struktur quest yang repetitif serta narasi yang dinilai mengandung stereotip penyelamat kulit putih.
Sementara itu, PC Gamer menilai karakter utama Cutter Slade — dengan penampilannya yang sudah setengah baya — justru bisa menarik bagi pemain yang tumbuh di era game klasik, meski desain dan nuansanya terasa kuno. Push Square berpendapat bahwa Outcast: A New Beginning mungkin cocok untuk pemain yang rindu dengan game aksi-petualangan bergaya awal 2000-an, tetapi menyebut pengalaman tersebut tertinggal dibandingkan standar modern dan disertai masalah teknis di versi PlayStation 5.






Penutupan
Outcast: A New Beginning berusaha menghidupkan kembali semangat petualangan klasik dari era game akhir 1990-an dengan pendekatan modern. Meskipun dunia Adelpha yang indah dan sistem eksplorasi bebasnya menawarkan daya tarik nostalgia, eksekusinya masih terbebani oleh misi repetitif, dialog kaku, dan masalah teknis yang menghambat pengalaman.
Namun bagi pemain yang merindukan gaya aksi-petualangan lama dengan sentuhan eksplorasi dunia terbuka, game ini tetap memberikan perjalanan yang menyenangkan — sebuah kembalinya Cutter Slade yang mungkin tidak sempurna, tetapi penuh rasa hormat terhadap warisan aslinya.







