Space Hulk: Deathwing adalah FPS berlatar Warhammer 40,000, dikembangkan oleh Streum On Studio dengan dukungan Cyanide, dan diterbitkan oleh Focus Home Interactive. Diadaptasi dari board game Space Hulk, game ini memperluas konsep koridor sempit menjadi area interior kapal raksasa seperti katedral. Ceritanya ditulis bersama Gav Thorpe, penulis veteran Games Workshop. Versi PC rilis pada 14 Desember 2016, disusul versi konsol pada 28 Maret 2018.
Gameplay
Space Hulk: Deathwing menempatkan kamu sebagai seorang Librarian Terminator dari Dark Angels, bertarung di dalam Space Hulk—kapal raksasa penuh lorong sempit dan ruang megastruktur. Permainan berfokus pada first-person shooter taktis, dengan persenjataan berat khas Terminator seperti storm bolter, flamer, dan force sword.
Kamu bisa memberi perintah sederhana pada anggota skuad, membuka atau menutup pintu, memperbaiki armor, dan mengelola kemampuan psionik untuk mengendalikan situasi pertempuran. Musuh datang dalam gelombang brutal, mayoritas Genestealer yang agresif dan cepat, memaksa pemain menjaga posisi, ruang sempit, dan jalur choke point.
Setiap misi berlangsung di area yang luas dan bercabang, dengan tujuan utama menelusuri Space Hulk, mencari artefak, bertahan hidup, dan menyelesaikan objektif sembari menghadapi serbuan xeno tanpa henti. Gameplay menggabungkan atmosfer claustrophobic dengan aksi intens yang menuntut kewaspadaan dan manajemen skuad.


Ringkas
Dalam kampanye single-player Space Hulk: Deathwing, pemain berperan sebagai seorang Librarian dari Dark Angels Deathwing, satu-satunya kompi yang seluruh anggotanya adalah Terminator—veteran yang mengenakan Tactical Dreadnought Armor dengan persenjataan dan perlindungan jauh lebih kuat dibanding Power Armour biasa.
Musuh utama adalah Genestealers, spesies alien agresif mirip xenomorph yang menghuni sebuah Space Hulk—kapal rongsok raksasa yang melayang di luar angkasa. Mereka menghalangi misi Deathwing mencari artefak sambil mencoba mengubah kapal tersebut menjadi sarang mereka. Genestealers merupakan bagian dari ras Tyranid sebagai pasukan garis depan, dan juga membangun Genestealer Cult untuk menginfeksi serta memicu kekacauan pada populasi sebuah planet sebelum kedatangan Hive Fleet utama.


Reception
Space Hulk: Deathwing mendapat sambutan campuran, dengan skor Metacritic 58 untuk PC. Kritikus menyorot banyak bug, performa buruk, menu yang kaku, AI lemah, serta cerita yang kurang menarik.
IGN menyebut momen aksi epik terlalu singkat dan kurang memberikan rasa pencapaian, sementara potensi co-op dianggap “belum matang” dan terasa seperti prototipe. GameSpot mengkritik AI Space Marine yang sering diam di tempat, tidak merespons serangan, dan menu perintah yang sulit digunakan saat bertempur. Ars Technica menilai ceritanya terlalu padat lore tanpa konteks, membuat pemain baru mudah kebingungan.
Di sisi positif, desain level, atmosfer, dan visual mendapat pujian luas. Banyak reviewer menyebut tampilannya sangat autentik dengan estetika Warhammer 40K—penuh katedral raksasa, laboratorium kelam, dan detail barok khas semestanya. Combat juga dinilai solid, dengan beberapa perbandingan ke Left 4 Dead dan Killing Floor.


Enhanced Edition
Versi konsol hadir sebagai Enhanced Edition, membawa peningkatan besar seperti sistem progresi multiplayer penuh, loot dan kustomisasi kelas, satu kelas baru (Interrogator-Chaplain), serta senjata, skill, dan musuh tambahan dari update Return to Olethros.
Rilis ini dirancang untuk memperbaiki berbagai masalah dari versi awal—mulai dari frame rate rendah, crash yang sering terjadi, matchmaking dan loading yang lama, hingga UI yang dianggap kurang rapi—dengan tujuan membuat pengalaman bermain jauh lebih stabil dan layak.


Penutupan
Sebagai keseluruhan, Space Hulk: Deathwing menawarkan pengalaman FPS taktis yang padat atmosfer—penuh lorong gelap, tekanan konstan, dan gaya bertarung berat khas Terminator. Meski tidak sempurna, permainan ini tetap berhasil menangkap nuansa brutal dan ikonik dari Warhammer 40K, terutama bagi pemain yang mencari aksi intens dalam setting gothic sci-fi yang masif dan mencekam.
