Palia adalah game life simulation MMO (massively multiplayer online) yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Singularity 6. Game ini menggabungkan elemen sosial, eksplorasi, dan pembangunan komunitas dalam dunia yang damai dan penuh warna.
Versi open beta diluncurkan pada akhir 2023 untuk Microsoft Windows dan Nintendo Switch, sementara versi untuk Xbox Series X|S dan PlayStation 5 dirilis pada awal 2025. Dengan pendekatan yang berfokus pada kerja sama, kreativitas, dan kehidupan komunitas, Palia hadir sebagai alternatif santai di antara game online modern yang umumnya berfokus pada kompetisi.
Gameplay
Dalam Palia, pemain berperan sebagai pendatang baru yang berusaha menjadi bagian dari komunitas Kilima Village dengan cara mengumpulkan sumber daya, membuat berbagai item, dan membangun kehidupan sosial di dunia yang damai.
Beragam keahlian dapat dikembangkan, termasuk memancing, berburu serangga, mencari bahan alam, menambang, memasak, berburu, membuat furnitur, dan berkebun. Wilayah Kilima berfungsi sebagai pusat aktivitas utama, sementara Bahari Bay menawarkan sumber daya tingkat lanjut serta acara dunia (server-wide events) yang dipengaruhi oleh siklus siang dan malam.
Pada Mei 2025, pembaruan besar bertajuk Elderwood Update menambahkan wilayah hutan baru dengan misi, makhluk, dan material eksklusif, memperluas potensi eksplorasi, crafting, dan progres komunitas dalam dunia Palia yang terus berkembang.


Setting
Palia berlatar di dunia yang tenang dan penuh keajaiban bernama Majiri, sebuah peradaban yang telah berkembang setelah manusia lama menghilang ribuan tahun sebelumnya. Dalam dunia ini, ras utama yang dikenal sebagai Majiri hidup damai dan harmonis dengan alam, membangun komunitas yang berfokus pada kerja sama, keindahan, dan keseimbangan.
Pemain berperan sebagai manusia yang tiba-tiba muncul kembali di dunia Majiri, suatu peristiwa misterius yang membingungkan para penduduk lokal. Tidak ada yang tahu bagaimana atau mengapa manusia kembali, karena mereka telah lama dianggap sebagai legenda dalam sejarah Majiri. Dengan bergabung dalam desa-desa seperti Kilima Village dan menjalin hubungan dengan para Majiri, pemain mulai menelusuri asal-usul ras manusia dan hubungan antara masa lalu dan masa kini.
Dunia Palia sendiri terbagi menjadi beberapa wilayah dengan ekosistem berbeda — dari lembah subur dan pantai tropis hingga hutan magis seperti Elderwood. Setiap wilayah memiliki sumber daya unik, flora dan fauna khas, serta cerita lokal yang memperkaya nuansa dunia. Dengan atmosfer yang damai, visual yang hangat, dan interaksi sosial yang kuat, Palia menciptakan lingkungan yang mendorong pemain untuk berkembang, berinteraksi, dan menemukan makna baru dalam kebersamaan.
Pengembangan
Palia dikembangkan oleh Singularity 6, studio yang berbasis di Los Angeles, dan pertama kali diumumkan pada 3 Juni 2021. Game ini dirancang sebagai MMO sosial yang menekankan kerja sama, komunitas, dan kehidupan damai dibandingkan pertempuran atau kompetisi.
Versi open beta untuk Windows diluncurkan pada 10 Agustus 2023, diikuti oleh versi Nintendo Switch pada 14 Desember 2023, dan perilisan di Steam pada 25 Maret 2024, yang memperluas akses pemain di seluruh dunia.
Namun, perjalanan pengembangan Palia tidak sepenuhnya mulus. Hanya sebulan setelah peluncuran resminya, Singularity 6 melakukan PHK terhadap 49 karyawan—sekitar 35% dari total staf. Gelombang PHK berlanjut pada Mei 2024, ketika 36 karyawan tambahan (40% tenaga kerja) diberhentikan, menandai rangkaian ketiga sejak September 2023.
Pada akhirnya, pada Juli 2024, studio dan seluruh hak atas Palia diakuisisi oleh Daybreak Game Company, perusahaan yang dikenal sebagai penerbit MMO veteran seperti EverQuest dan DC Universe Online. Akuisisi ini menandai babak baru bagi Palia, dengan harapan menghadirkan stabilitas pengembangan dan memperluas visinya sebagai MMO kehidupan sosial yang terus berkembang lintas platform.


Penerimaan — Open Beta
Versi open beta dari Palia menerima tanggapan yang beragam namun cenderung positif dari para kritikus.
Marshall Cass dari Polygon menilai bahwa kesuksesan Palia sangat bergantung pada konsistensi pembaruan konten. Lauren Morton dari PC Gamer dan Stewart Marcus dari Game Informer menyebut game ini memiliki pondasi kuat dan potensi besar, meski masih belum sepenuhnya matang.
Sam Loveridge dari GamesRadar+ memuji Palia karena “memiliki semua yang diinginkan dari game simulasi kehidupan,” sementara MMORPG.com menyoroti potensi permainan tetapi mengkritik sistem monetisasi. Tyler Edwards dari Massively Overpowered menilai bahwa elemen MMO dan kedalaman gameplay-nya belum cukup untuk memberikan pengalaman yang memuaskan.


Penutupan
Palia menonjol sebagai MMO sosial yang menawarkan ketenangan dan komunitas ketimbang konflik dan kompetisi. Dengan atmosfer hangat, dunia yang indah, serta fokus pada hubungan antar pemain, game ini berhasil menghadirkan pengalaman yang berbeda di tengah dominasi genre aksi.
Meskipun masih menghadapi tantangan dalam hal monetisasi dan kedalaman sistem MMO, pondasi yang kuat serta visi pengembang untuk terus memperluas dunia Majiri memberi harapan besar bagi masa depannya. Palia pada akhirnya menjadi ruang virtual bagi pemain yang mencari kedamaian, kreativitas, dan koneksi antarmanusia—sebuah alternatif lembut dalam dunia game online yang semakin keras.



