Halo Infinite: Kembalinya Sang Legenda FPS dalam Era Modern
Halo Infinite adalah penanda kebangkitan salah satu waralaba first-person shooter (FPS) paling legendaris sepanjang sejarah industri game. Setelah perjalanan panjang sejak era konsol Xbox pertama, Halo kembali dengan pendekatan baru yang memadukan akar klasik dengan inovasi modern. Dikembangkan oleh 343 Industries, Halo Infinite menjadi titik balik bagi seri ini, sekaligus bukti bahwa Halo belum kehilangan taringnya di tengah persaingan game FPS yang semakin brutal.
Latar Cerita: Master Chief dalam Misi Terbesarnya
Halo Infinite berlatar setelah kejadian Halo 5: Guardians. Master Chief kembali sebagai tokoh utama, namun kali ini dalam kondisi yang jauh lebih kritis. Dunia Halo berada di ambang kehancuran, dan ancaman baru muncul dalam wujud faksi bernama The Banished—kelompok brutal yang memisahkan diri dari Covenant dan dipimpin oleh kekuatan militer yang sangat kejam.
Master Chief terdampar di ring Halo misterius yang dikenal sebagai Zeta Halo. Tanpa dukungan pasukan besar, tanpa armada UNSC yang utuh, dan tanpa informasi lengkap, Master Chief harus kembali bangkit dari nol. Ia ditemani oleh AI baru yang menggantikan Cortana, yang kini keberadaannya menjadi misteri besar sekaligus konflik emosional dalam cerita.
Cerita Halo Infinite lebih personal, lebih gelap, dan lebih fokus pada karakter Master Chief sebagai prajurit, bukan sekadar ikon. Narasi disampaikan lewat cutscene sinematik, dialog lingkungan, dan eksplorasi yang memberi kebebasan kepada pemain untuk memahami dunia secara bertahap.




Konsep Open-World: Evolusi Besar dalam Seri Halo
Salah satu perubahan paling revolusioner dalam Halo Infinite adalah penerapan semi open-world. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Halo, pemain diberikan kebebasan menjelajahi area luas di dalam ring Halo.
Map terbuka ini dipenuhi dengan:
- Pos musuh
- Markas The Banished
- Aktivitas sampingan
- FOB (Forward Operating Base)
- Rahasia lore dan collectibles
Pemain bisa menentukan prioritas sendiri: menyelesaikan misi utama, membebaskan wilayah UNSC, atau sekadar menjelajah untuk upgrade senjata dan perlengkapan.
Walau open-world, Halo Infinite tetap mempertahankan struktur misi klasik, sehingga pacing cerita tidak terasa berantakan. Sistem ini sukses membuat Halo terasa segar tanpa meninggalkan identitas lamanya.
Gameplay: Klasik Halo + Sentuhan Modern
Secara gameplay, Halo Infinite adalah perpaduan sempurna antara feel klasik Halo dan mekanik modern FPS. Kecepatan permainan seimbang, tidak terlalu cepat seperti arena shooter modern, namun juga tidak lambat.
Grappleshot: Fitur Paling Ikonik
Salah satu penambahan terbaik adalah Grappleshot, alat multifungsi yang memungkinkan Master Chief:
- Menarik diri ke titik tinggi
- Mengambil senjata dari jauh
- Menarik musuh kecil
- Melakukan combo serangan brutal
Fitur ini mengubah cara bertarung secara total dan membuka kemungkinan eksplorasi vertikal yang lebih luas.
Sistem Pertempuran
Halo Infinite tetap mengedepankan:
- Shield management
- Kombinasi senjata jarak jauh dan dekat
- Granat sebagai elemen krusial
Musuh lebih pintar, Gameplay: Klasik Halo + Sentuhan Modern
Secara gameplay, Halo Infinite adalah perpaduan sempurna antara feel klasik Halo dan mekanik modern FPS. Kecepatan permainan seimbang, tidak terlalu cepat seperti arena shooter modern, namun juga tidak lambat.
Grappleshot: Fitur Paling Ikonik
Salah satu penambahan terbaik adalah Grappleshot, alat multifungsi yang memungkinkan Master Chief:
- Menarik diri ke titik tinggi
- Mengambil senjata dari jauh
- Menarik musuh kecil
- Melakukan combo serangan brutal
Fitur ini mengubah cara bertarung secara total dan membuka kemungkinan eksplorasi vertikal yang lebih luas.
Sistem Pertempuran
Halo Infinite tetap mengedepankan:
- Shield management
- Kombinasi senjata jarak jauh dan dekat
- Granat sebagai elemen krusial
Musuh lebih pintar, agresif, dan variatif. Setiap pertempuran menuntut strategi, bukan sekadar menembak membabi buta.agresif, dan variatif. Setiap pertempuran menuntut strategi, bukan sekadar menembak membabi buta.



Musuh: The Banished yang Brutal
The Banished bukan musuh kaleng-kaleng. Mereka adalah pasukan militer brutal yang terdiri dari berbagai ras alien, masing-masing dengan gaya bertarung unik.
Jenis musuh utama:
- Brute: Agresif, tahan banting, dan mematikan
- Elite: Cerdas dan taktis
- Grunt: Lemah tapi merepotkan dalam jumlah banyak
- Jackal: Penembak jarak jauh dengan shield
- Boss unik: Tiap boss punya gaya bertarung sendiri
Pertarungan boss terasa intens dan menantang, memaksa pemain memahami pola serangan, positioning, dan penggunaan equipment dengan tepat.
Senjata: Keseimbangan Klasik dan Baru
Halo Infinite menghadirkan kombinasi senjata legendaris dan senjata baru yang inovatif.
Senjata ikonik yang kembali:
- Assault Rifle
- Battle Rifle
- Sniper Rifle
- Rocket Launcher
- Energy Sword
Senjata baru yang mencuri perhatian:
- Skewer: Senjata berat sekali tembak, mematikan
- Cindershot: Proyektil plasma dengan kontrol arah
- Shock Rifle: Senjata listrik presisi tinggi
Setiap senjata terasa punya fungsi jelas, tidak ada yang benar-benar sia-sia. Desain ini mendorong pemain untuk terus beradaptasi dengan situasi tempur.
Grafis dan Desain Dunia
Secara visual, Halo Infinite tidak mengejar realisme ekstrem, melainkan gaya artistik khas Halo. Dunia Zeta Halo luas, hijau, futuristik, namun tetap terasa misterius dan asing.
Detail lingkungan seperti:
- Struktur Forerunner
- Reruntuhan peradaban
- Efek pencahayaan dinamis
memberi nuansa eksplorasi yang kuat. Desain karakter dan musuh juga kembali ke akar klasik Halo, sesuatu yang sangat diapresiasi oleh penggemar lama.
Musik dan Atmosfer
Musik Halo Infinite adalah perpaduan musik orkestrasi modern dengan tema klasik Halo. Nada heroik, melankolis, dan misterius berpadu sempurna dengan suasana permainan.
Efek suara senjata, langkah kaki, dan dialog karakter memperkuat imersi, membuat setiap momen terasa hidup dan intens.
Multiplayer: Free-to-Play dan Kompetitif
Mode multiplayer Halo Infinite menjadi salah satu kekuatan terbesarnya. Untuk pertama kalinya, multiplayer Halo dirilis sebagai free-to-play, membuat basis pemain meningkat drastis.
Fitur utama multiplayer:
- Arena klasik 4v4
- Big Team Battle
- Sistem Battle Pass tanpa waktu kedaluwarsa
- Kustomisasi Spartan mendalam
Gameplay multiplayer tetap mempertahankan identitas Halo: skill-based shooting, map control, dan kerja sama tim lebih penting daripada sekadar refleks cepat.
Walaupun sempat mendapat kritik terkait sistem progresi dan kosmetik, pembaruan berkala membuat multiplayer semakin matang dan seimbang.
Dukungan Jangka Panjang
Halo Infinite dirancang sebagai platform jangka panjang. Konten baru seperti:
- Mode permainan tambahan
- Event musiman
- Update keseimbangan
- Cerita lanjutan
terus dikembangkan agar game tetap relevan bertahun-tahun ke depan.
Pendekatan ini menjadikan Halo Infinite bukan sekadar satu game, tapi fondasi masa depan franchise Halo.
Kelebihan Halo Infinite
✅ Gameplay solid dan adiktif
✅ Open-world terasa pas untuk Halo
✅ Grappleshot inovatif
✅ Cerita lebih personal
✅ Multiplayer gratis dan kompetitif
✅ Identitas Halo kembali kuat
Kekurangan Halo Infinite
❌ Variasi lingkungan open-world terbatas
❌ Konten awal terasa kurang banyak
❌ AI kadang terlalu agresif di level tinggi
Kesimpulan
Halo Infinite adalah kebangkitan yang solid bagi franchise Halo. Ia tidak berusaha meniru tren FPS modern secara membabi buta, melainkan memperbaiki fondasi klasik Halo dengan inovasi yang cerdas. Cerita yang lebih fokus, gameplay yang tajam, serta multiplayer yang kompetitif menjadikan Halo Infinite sebagai salah satu FPS paling penting di generasi modern.
